LAMPURA TAQWA BAZNAS LU
Baznas Lampung Utara Salurkan Bantuan "Lampura Taqwa" untuk Guru Ngaji di Abung Selatan
19/12/2025 | HumasLAMPUNG UTARA (19/12) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lampung Utara kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pejuang syiar Islam di tingkat desa. Melalui program Lampura Taqwa, Baznas menyalurkan bantuan kepada tiga orang guru ngaji di Musholla Al Barokah, Dusun Tanjung Sari, Desa Bumi Raya, Kecamatan Abung Selatan, Jumat (19/1
Ketiga guru ngaji yang diberikan apresiasi yaitu: Rina Wati, Nur Anisa, dan Joni Nawawi, sedangkan dua mustahik yang mendapatkan bantuan yaitu: Partini dan Suwarti yang tinggal di sekitar Musholla Al Barokah. Penyerahan bantuan ini berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh tokoh agama setempat, ibu-ibu pengajian, serta puluhan anak-anak santri yang tampak antusias.
Motivasi untuk Pejuang Al-Qur'an
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua (Waka) III Baznas Lampung Utara, Dadang Iskandar. Dalam sambutannya di hadapan para hadirin, beliau menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk pengakuan dan perhatian pemerintah serta muzakki melalui Baznas terhadap dedikasi para guru ngaji.
"Bantuan yang kami berikan ini mungkin terlihat sederhana secara nilai materi, namun ini adalah bentuk nyata perhatian dan motivasi dari kami. Kami ingin para guru ngaji tetap semangat dalam mendidik karakter dan akhlak generasi muda di Lampung Utara," ujar Waka III Baznas Lampura.
Rasa Syukur Penerima Manfaat
Suasana haru menyelimuti saat prosesi penyerahan bantuan. Ketiga guru ngaji yang selama ini mengabdi di Musholla Al Barokah menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian Baznas Lampung Utara. Mereka mengaku bantuan ini sangat bermanfaat untuk menunjang aktivitas sosial dan keagamaan mereka.
Senada dengan itu, dua warga mustahik yang turut menerima santunan menyampaikan apresiasi serupa. Mereka merasa sangat terbantu dengan adanya kehadiran Baznas yang menjangkau hingga ke pelosok dusun.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto sebagai simbol kebersamaan antara ulama, umara, dan masyarakat dalam membangun Lampung Utara yang lebih agamis dan sejahtera.