Lahan Lumbung Pangan Gapoktan Harapan Maju

Lumbung Pangan Baznas Sukses Swasembada Pangan Lampung Utara

16/12/2025 | Humas

BLAMBANGAN PAGAR (16/12) – Program Lumbung Pangan di Kabupaten Lampung Utara terus menunjukkan progres positif. Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Harapan Maju yang berlokasi di Desa Jagang, Kecamatan Blambangan Pagar, melaporkan telah menyelesaikan 100 persen tahapan penanaman padi di lahan seluas 20 hektare. Keberhasilan ini merupakan bagian dari upaya penguatan stok pangan daerah yang melibatkan sedikitnya 30 petani setempat secara intensif.

Target Tanam Tepat Waktu

Seperti dilaporkan Pendamping Lapangan, Rizki,  Proses penanaman dilakukan secara serentak guna menjaga pola tanam yang seragam dan meminimalisir serangan hama. Adapun jadwal pelaksanaan dimulai sejak 20 November dan berhasil diselesaikan sepenuhnya pada 3 Desember 2025.

"Seluruh area seluas 20 hektare kini sudah tertanami. Kami mengapresiasi kedisiplinan para petani dalam mengikuti jadwal tanam yang telah ditentukan," ujar Bapak Musa perwakilan pengurus Gapoktan Harapan Maju.

Keunggulan Varietas Paktiwi

Menurut Pak Musa Pada musim tanam kali ini, Gapoktan Harapan Maju memilih untuk menggunakan Varietas Paktiwi. Pemilihan jenis padi ini didasarkan pada beberapa pertimbangan teknis, di antaranya:

  • Potensi Hasil: Memiliki produktivitas yang tinggi per hektarenya.

  • Ketahanan: Dikenal cukup tangguh terhadap serangan hama dan penyakit tanaman tertentu.

  • Kualitas Gabah: Menghasilkan kualitas beras yang sesuai dengan kebutuhan pasar dan konsumsi warga.

Namun menurut Pak Musa, dalam anggota Gapoktannya tidak semua menggunakan varietas Paktiwi ada juga menggunakan jenis varietas Melati Jumbo. "Kedua varietas terseut memiliki keunggulan masing-masing." katanya. 

Harapan Kedepan

Dengan selesainya fase penanaman ini, fokus selanjutnya bagi 30 petani di Desa Jagang adalah pada tahap perawatan, pemupukan, dan pengairan yang terjadwal. Program lumbung pangan ini diharapkan tidak hanya menjamin ketersediaan beras di tingkat desa, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi para anggota Gapoktan Harapan Maju saat masa panen tiba.

Masalah yang dihadapi para petani menurut Rizki, masalah yang di hadapi kelompok ini adalah gulma  yang mulai banyak dan ada sebagian di bersihkan secara manual ada yg di semprot menggunakan pestisida dan hama keong mas ada sebagian yang di bersihkan secara manual dan ada yg di semprot menggunakan pestisida. Para petani berharap dan memperkirakan panen sudah bisa dilakukan antara minggu ke-2 dan ke-3 Maret 2026. "Semoga hasilnya memuaskan," ujar para anggota gapoktan penuh harap

KABUPATEN LAMPUNG UTARA

Copyright © 2026 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ  |   2.2.12