Sinergi Tekan Kemiskinan Ekstrem: BAZNAS Lampung Utara Paparkan Program Terpadu "Pelita Zannah" di Forum Bappeda
11/03/2026 | Penulis: Humas
Dokumentasi Baznas LU
KOTABUMI (10/3) – Upaya percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrem dan peningkatan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lampung Utara terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Dalam Forum Perangkat Daerah yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lampung Utara baru-baru ini, BAZNAS Lampung Utara hadir membawa terobosan strategis melalui pemanfaatan dana umat.
Undangan khusus dari Bappeda ini menjadi momentum penting bagi BAZNAS untuk menyelaraskan program kerja lembaga dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), khususnya dalam intervensi kantong-kantong kemiskinan di tingkat desa.
Inovasi Program "Pelita Zannah"
Dalam forum tersebut, melalui Waka III BAZNAS Lampung Utara, Dadang Iskandar, memaparkan skema program terpadu bertajuk Pelita Zannah (Program Eliminasi Kemiskinan Terpadu melalui Zakat Infaq dan Sedekah). Program ini dirancang sebagai solusi ganda: menanggulangi kemiskinan sekaligus menstimulus pertumbuhan ekonomi lokal melalui pendayagunaan zakat produktif.
Berbeda dengan bantuan konsumtif yang bersifat sekali habis, Pelita Zannah fokus pada pemberian modal usaha, pengembangan ternak kambing, lumbung pangan, pendampingan teknis, dan penyediaan sarana prasarana bagi keluarga prasejahtera agar memiliki penghasilan yang berkelanjutan.
"Melalui Pelita Zannah, kami ingin mengubah status mustahik (penerima zakat) menjadi munfiq atau bahkan muzakki (pemberi zakat) di masa depan. Fokus kami adalah pemberdayaan ekonomi berbasis potensi desa, sehingga zakat tidak hanya sekadar bantuan sosial, tetapi menjadi mesin penggerak ekonomi warga," ujar Dadang Iskandar BAZNAS Lampung Utara.
Pada kesempatan tersebut Dadang Iskandar juga memaparkan data progres Program Pelita Zannah yang dimulai pertengah tahun 2024. Salah satu kegiatan yang sudah sangat dirasakan pada penerima manfaat adalah bantuan indukan kambing dari 136 ekor yang disalurkan selama kurang lebih 2 tahun sudah berkembang menjadi 422 ekor dan bantuan modal usaha untuk 135 pelaku usaha mikro. "Mereka bisa memanfaatkan anak-anak kambing untuk memenuhi kebutuhan hidupnya," ujar Waka III Baznas LU itu.
Integrasi Data dan Sasaran
Pihak Bappeda Lampung Utara menyambut baik inisiatif ini. Integrasi program BAZNAS ke dalam Forum Perangkat Daerah diharapkan dapat memastikan bahwa bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih dengan program bantuan pemerintah daerah lainnya.
Dengan sinkronisasi data kemiskinan ekstrem yang dimiliki Bappeda, program Pelita Zannah akan diarahkan secara presisi ke wilayah-wilayah yang membutuhkan intervensi ekonomi paling mendesak. Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat pencapaian target penurunan angka kemiskinan di Lampung Utara pada tahun anggaran mendatang.
Melalui langkah kolaboratif ini, pemerintah daerah dan BAZNAS optimistis bahwa pengelolaan zakat yang profesional dan produktif akan menjadi pilar penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Lampung Utara secara menyeluruh.
Berita Lainnya
BAZNAS Lampung Utara Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Disabilitas di Penagan Ratu
Apresiasi Muzakki dan Sinergi Perlindungan Sosial Warnai Pencanangan GSZ Lampung Utara
Baznas Lampung Utara Salurkan Bantuan "Lampura Taqwa" untuk Guru Ngaji di Abung Selatan
BAZNAS Lampung Utara Buka Rekening Khusus Donasi Bencana Alam: Salurkan Bantuan untuk Korban di Dalam dan Luar Daerah
BAZNAS Lampung Utara Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Kebakaran di Sidodadi
Baznas Lampung Utara Salurkan Bantuan Zakat Produktif untuk 30 Pelaku Usaha Mikro

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
