WhatsApp Icon
PENETAPAN BESARAN ZAKAT FITRAH DAN FIDYAH

Kotabumi-Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Lampung secara resmi telah menerbitkan ketetapan mengenai besaran Zakat Fitrah dan Fidyah untuk tahun 1447 H/2026 M. Keputusan ini tertuang dalam surat resmi nomor B-006/DP-M/MUI-IX/II/2026.

Berdasarkan surat tersebut, standar Zakat Fitrah bagi umat Muslim di wilayah Provinsi Lampung adalah sebesar 1 "sha"  setara dengan 2,7 kilogram beras per jiwa. Bagi masyarakat yang ingin menunaikan zakatnya dalam bentuk uang, nominal yang ditetapkan adalah senilai Rp40.000 per jiwa.

Selain Zakat Fitrah, MUI juga mengatur besaran Fidyah bagi mereka yang memiliki kriteria tertentu untuk mengganti hutang puasa, yakni sebesar 1/2 "sha" bahan makanan pokok (beras) untuk setiap hari puasa yang ditinggalkan, atau bila dikonversikan dalam bentuk uang adalah sebesar   Rp20.000 per hari.

Penetapan ini berlandaskan pada ketentuan fiqih Islam dan menunjuk pada Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 62 Tahun 2002 tentang Zakat Fitrah, serta hasil kajian Komisi Fatwa MUI Provinsi Lampung dengan mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Respons Baznas Lampung Utara

Menanggapi ketetapan tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lampung Utara, melalui ketuanya, Budi Cipto Utomo,  menyatakan kesiapannya untuk melakukan sosialisasi dan pemungutan. Namun, pihak Baznas Lampung Utara menegaskan bahwa implementasi di tingkat kabupaten masih menunggu prosedur administratif lebih lanjut.

"Kami akan segera menindaklanjuti surat keputusan MUI Lampung tersebut. Namun, saat ini kami masih menunggu instruksi resmi dari Baznas Provinsi Lampung serta hasil koordinasi dengan Bupati Lampung Utara," ujar Ketua Baznas Lampung Utara.

Langkah koordinasi ini dilakukan guna memastikan bahwa pelaksanaan pemungutan zakat di wilayah Lampung Utara berjalan selaras dengan kebijakan pemerintah daerah dan memiliki payung hukum yang kuat di tingkat kabupaten. Ketua Baznas Lampung Utara mengharapkan sesuai dengan Edaran Bupati Lampung Utara Nomor 184 Tahun 2026 ASN dilingkungan Pemda Lampung Utara dapat menyalurkan zakat fitrah, zakat mal, dan infaq nya melalui Baznas Lampung Utara. 

23/02/2026 | Kontributor: Humas
Pasca-Bencana Kotabumi, BAZNAS Lampung Utara Salurkan Ratusan Paket Sembako

KOTABUMI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Utara bergerak cepat meringankan beban warga terdampak bencana alam. Sebanyak 152 paket sembako disalurkan kepada keluarga korban yang terdampak hujan deras disertai angin kencang di wilayah Kelurahan Sribasuki, Kecamatan Kotabumi.

Penyaluran bantuan ini merupakan tindak lanjut nyata dari hasil rapat koordinasi penanganan pasca-bencana yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Lampung Utara, Dra. Intji Indriati, M.H., bersama jajaran dinas terkait seperti BPBD, Dinas Perkim, Dinas Sosial, dan BAZNAS.

Dampak Kerusakan yang Luas

Bencana yang melanda pada Sabtu, 14 Februari 2026 tersebut menyisakan kerusakan yang cukup signifikan. Tercatat sekitar 870 rumah warga mengalami kerusakan dengan kategori berat, sedang, hingga ringan.

Berdasarkan data sektoral, wilayah terdampak paling parah meliputi:

  • Kelurahan Sribasuki: 399 rumah rusak.

  • Kelurahan Tanjung Aman: 260 rumah rusak.

  • Sisanya meliputi : Kotabumi Tengah, Cempedak, Gapura, Kotabumi Ilir dan Rejosari

Baznas Lampung Utara melalui Program Tanggap Bencana membuka Dompet Bencana BAZNAS Lampung Utara melalui Bank BSI Norek 7336421963 yang merupakan rekening khusus untuk warga bila ingin berdonasi.

Sinergi Pemerintah dan Lembaga Sosial

Penyerahan bantuan sembako ini diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga di Kelurahan Sribasuki yang menjadi titik terdampak paling banyak. Sinergi antara Pemerintah Kabupaten melalui BPBD dan Dinas Sosial dengan BAZNAS diharapkan dapat mempercepat masa pemulihan psikologis dan ekonomi warga.

"Bantuan ini merupakan bentuk kehadiran negara dan kepedulian umat melalui BAZNAS untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Semoga dapat sedikit meringankan beban dapur keluarga yang terdampak," ujar Harry Romadhon, Waka I, BAZNAS Lampung Utara di sela pembagian bantuan.

Hingga saat ini, pemerintah daerah terus melakukan pendataan dan validasi terkait kerusakan infrastruktur serta rumah tinggal guna menentukan langkah perbaikan lebih lanjut melalui Dinas Perkim dan instansi terkait lainnya. Sekda berharap selain penyaluran bantuan, warga diminta bergotong royong dan tetap waspada terhadap cuaca aktrem yang masih kerap akan terjadi. 

20/02/2026 | Kontributor: Humas
Apresiasi Muzakki dan Sinergi Perlindungan Sosial Warnai Pencanangan GSZ Lampung Utara

KOTABUMI (5/2) – Selain mencanangkan Gerakan Sadar Zakat, Bupati Lampung Utara, Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., memberikan apresiasi khusus kepada para pihak yang dinilai konsisten dalam menunaikan kewajiban zakatnya melalui Baznas Lampung Utara. Penyerahan Piagam Penghargaan Baznas ini menjadi simbol terima kasih pemerintah daerah atas kontribusi nyata para muzakki dalam mendukung kesejahteraan umat.

Penerima Penghargaan Baznas Lampung Utara

Penghargaan diberikan kepada berbagai sektor yang menunjukkan komitmen tinggi dalam penyaluran zakat, infaq, dan shodaqoh:

Kategori Penerima Penghargaan
BUMN/BUMD BPRS Kotabumi
Instansi Vertikal Kementerian Agama Lampung Utara & BPS Lampung Utara
Perangkat Daerah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)
Sektor Swasta RS Handayani
Perorangan Dra. Hj. Dina Prawitarini, MM. dan Apriantina

Perlindungan bagi Marbot: Kerjasama Baznas dan BPJS Ketenagakerjaan

Momen penting lainnya dalam acara tersebut adalah penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Baznas Lampung Utara dengan BPJS Ketenagakerjaan. Prosesi ini disaksikan langsung oleh Bupati Hamartoni Ahadis. Penandatanganan dilakukan oleh Ketua Baznas Lampung Utara, Budi Cipto Utomo, bersama Kepala Perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Lampung Utara, Hedry Nora.

Fokus Kerja Sama:

  • Sasaran: Sebanyak 100 orang Marbot (petugas kebersihan) masjid dan musholla di wilayah Lampung Utara.

  • Kriteria: Marbot yang bertugas di masjid/musholla yang telah resmi membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ).

  • Manfaat Program: Hedry Nora menjelaskan bahwa para Marbot akan mendapatkan perlindungan melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

"Ini adalah langkah konkret Baznas dalam memberikan rasa aman bagi para pejuang agama. Dengan terdaftarnya mereka di BPJS Ketenagakerjaan, ada proteksi bagi mereka dan keluarga jika terjadi risiko saat bertugas," jelas Budi Cipto Utomo.

Bupati Hamartoni berharap langkah ini dapat menjadi pemantik bagi instansi lain untuk terus berinovasi dalam mengoptimalkan dana zakat guna memberikan dampak sosial yang lebih luas dan terukur bagi masyarakat Lampung Utara.

06/02/2026 | Kontributor: Humas
Berdayakan Ekonomi Umat, Baznas Lampung Utara Salurkan Bantuan Ternak Kambing di Desa Madukoro Baru

KOTABUMI UTARA (6/2) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lampung Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam mengentaskan kemiskinan melalui program pemberdayaan ekonomi. Kali ini, sebanyak 14 warga (mustahik) di Desa Madukoro Baru, Kecamatan Kotabumi Utara, menerima bantuan zakat produktif berupa ternak kambing.

Program ini bertujuan untuk mengubah status mustahik (penerima zakat) menjadi muzakki (pemberi zakat) di masa depan melalui usaha peternakan yang berkelanjutan.

Mekanisme Penyaluran dan Komitmen

Dalam penyaluran kali ini, masing-masing mustahik menerima 3 ekor kambing indukan. Namun, bantuan ini tidak diberikan begitu saja. Sebelum ternak diserahterahkan, para penerima manfaat terlebih dahulu mendapatkan pengarahan intensif mengenai tata cara pemeliharaan yang baik. Sebagai bentuk tanggung jawab, para mustahik juga menandatangani surat komitmen yang berisi poin-poin penting:

  • Perawatan Mandiri: Mustahik wajib merawat dan menjaga kesehatan ternak dengan baik.

  • Masa Kontrak: Komitmen pemeliharaan dilakukan selama jangka waktu 2 tahun.

  • Pengembangbiakan: Fokus utama adalah mengembangbiakan indukan yang telah diberikan.

Hasil Milik Sepenuhnya Bagi Mustahik

Salah satu poin menarik dari program zakat produktif ini adalah skema bagi hasilnya yang sangat berpihak pada mustahik. Seluruh anak kambing yang lahir dari hasil pengembangbiakan selama masa pemeliharaan akan menjadi hak milik sepenuhnya bagi para mustahik.

"Langkah ini diambil agar masyarakat memiliki aset produktif yang nyata. Kami ingin bantuan ini tidak habis sekali pakai, tapi terus berputar dan berkembang menjadi sumber penghasilan baru bagi keluarga," ujar perwakilan Baznas Lampung Utara dalam arahannya.

Wakil Ketua III, Dadang Iskandar, menjelaskan masa kerjasama selama 2 (dua) tahun dan bila penerima manfaat masih ingin melanjutkan pemeliharaan, dapat diperpanjang selama 1 (satu) periode lagi. Setelah itu kambing indukan itu akan ditarik dan akan dijual untuk selanjutnya dibelikan lagi kambing yang produktif, dan digulirkan kepada warga mustahik lain.

Penyerahan bantuan ternak kambing diserahkan Wakil Ketua Bidang Pendistribusian, Yudi Surono, kepada para mustahik penerima manfaat. Kades Madukoro Baru, Sultan Hamid, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas zakat produktif ternak yang disalurkan di wilayahnya. "Bila dijumlahkan dengan penerima manfaat sebelumnya, Desa Madukoro berpotensi menjadi lumbung ternak kambing," katanya. 

Melalui pendampingan dan komitmen kuat dari para peternak di Desa Madukoro Baru, diharapkan populasi ternak di wilayah tersebut meningkat, sekaligus mengangkat taraf hidup ekonomi lokal secara signifikan.

06/02/2026 | Kontributor: Humas
Optimalkan Potensi ZIS, Bupati Lampung Utara Canangkan Gerakan Sadar Zakat

KOTABUMI (5/2)– Bupati Lampung Utara, Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., secara resmi mencanangkan Gerakan Sadar Zakat, Infaq, dan Shodaqoh (GSZ) tingkat Kabupaten Lampung Utara. Acara yang mengusung tema "Zakat Menguatkan Indonesia dan Menyejahterakan Umat" ini berlangsung khidmat di Gedung Pusiban Agung, Kotabumi.

Dalam sambutannya, Hamartoni Ahadis menekankan bahwa Lampung Utara memiliki potensi zakat yang sangat besar. Jika dikelola dengan maksimal, instrumen keagamaan ini dapat menjadi motor penggerak pembangunan daerah, khususnya dalam mengakselerasi pengentasan kemiskinan.

Tiga Dimensi Utama Zakat

Bupati menjelaskan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan memiliki tiga dimensi fundamental yang saling berkaitan:

  1. Dimensi Spiritual: Sebagai bentuk ketaatan dan pembersihan diri bagi muzakki (pembayar zakat).

  2. Dimensi Ekonomi: Menjadi instrumen redistribusi kekayaan untuk mendorong perputaran ekonomi di lapisan masyarakat bawah.

  3. Dimensi Keadilan Sosial: Berperan dalam memperkecil kesenjangan sosial dan menciptakan keseimbangan di tengah masyarakat.

"Zakat memiliki kekuatan luar biasa dalam membiayai berbagai permasalahan pembangunan. Ini adalah solusi nyata untuk membantu saudara-saudara kita yang kurang beruntung agar dapat hidup lebih layak," ujar Hamartoni.


Himbauan bagi ASN dan Instansi

Secara khusus, Bupati menghimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Lampung Utara untuk menjadi teladan dalam menunaikan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lampung Utara.

"Kami mengajak para ASN untuk menyalurkan zakatnya ke Baznas. Jika belum mencapai nishob zakat, setidaknya dapat rutin memberikan infaq. Kontribusi kecil yang dilakukan secara kolektif akan berdampak besar bagi kesejahteraan umat," tambahnya.

Sinergi Lintas Sektor

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, kepala badan/dinas perangkat daerah, para camat, pimpinan instansi vertikal, serta perwakilan BUMN dan BUMD. Turut hadir pula pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid dan musholla dari seluruh penjuru Lampung Utara. Pencanangan Gerakan Sadar Zakat Lampung Utara ditandai dengan penekanan "Sirene" yang dilakukan bersama-sama: Forkopimda, Ketua Baznas Prov Lampung dan Ketua Baznas Lampung Utara.  

Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan komitmen bersama untuk memperkuat tata kelola zakat di tingkat kabupaten. Setelah prosesi pencanangan GSZ selesai, agenda langsung dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Baznas Lampung Utara guna menyusun langkah strategis pengelolaan zakat ke depan.

06/02/2026 | Kontributor: Humas

Berita Terbaru

PENETAPAN BESARAN ZAKAT FITRAH DAN FIDYAH
PENETAPAN BESARAN ZAKAT FITRAH DAN FIDYAH
Kotabumi-Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Lampung secara resmi telah menerbitkan ketetapan mengenai besaran Zakat Fitrah dan Fidyah untuk tahun 1447 H/2026 M. Keputusan ini tertuang dalam surat resmi nomor B-006/DP-M/MUI-IX/II/2026. Berdasarkan surat tersebut, standar Zakat Fitrah bagi umat Muslim di wilayah Provinsi Lampung adalah sebesar 1 "sha" setara dengan 2,7 kilogram beras per jiwa. Bagi masyarakat yang ingin menunaikan zakatnya dalam bentuk uang, nominal yang ditetapkan adalah senilai Rp40.000 per jiwa. Selain Zakat Fitrah, MUI juga mengatur besaran Fidyah bagi mereka yang memiliki kriteria tertentu untuk mengganti hutang puasa, yakni sebesar 1/2 "sha" bahan makanan pokok (beras) untuk setiap hari puasa yang ditinggalkan, atau bila dikonversikan dalam bentuk uang adalah sebesar Rp20.000 per hari. Penetapan ini berlandaskan pada ketentuan fiqih Islam dan menunjuk pada Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 62 Tahun 2002 tentang Zakat Fitrah, serta hasil kajian Komisi Fatwa MUI Provinsi Lampung dengan mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Respons Baznas Lampung Utara Menanggapi ketetapan tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lampung Utara, melalui ketuanya, Budi Cipto Utomo, menyatakan kesiapannya untuk melakukan sosialisasi dan pemungutan. Namun, pihak Baznas Lampung Utara menegaskan bahwa implementasi di tingkat kabupaten masih menunggu prosedur administratif lebih lanjut. "Kami akan segera menindaklanjuti surat keputusan MUI Lampung tersebut. Namun, saat ini kami masih menunggu instruksi resmi dari Baznas Provinsi Lampung serta hasil koordinasi dengan Bupati Lampung Utara," ujar Ketua Baznas Lampung Utara. Langkah koordinasi ini dilakukan guna memastikan bahwa pelaksanaan pemungutan zakat di wilayah Lampung Utara berjalan selaras dengan kebijakan pemerintah daerah dan memiliki payung hukum yang kuat di tingkat kabupaten. Ketua Baznas Lampung Utara mengharapkan sesuai dengan Edaran Bupati Lampung Utara Nomor 184 Tahun 2026 ASN dilingkungan Pemda Lampung Utara dapat menyalurkan zakat fitrah, zakat mal, dan infaq nya melalui Baznas Lampung Utara.
BERITA23/02/2026 | Humas
Pasca-Bencana Kotabumi, BAZNAS Lampung Utara Salurkan Ratusan Paket Sembako
Pasca-Bencana Kotabumi, BAZNAS Lampung Utara Salurkan Ratusan Paket Sembako
KOTABUMI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Utara bergerak cepat meringankan beban warga terdampak bencana alam. Sebanyak 152 paket sembako disalurkan kepada keluarga korban yang terdampak hujan deras disertai angin kencang di wilayah Kelurahan Sribasuki, Kecamatan Kotabumi. Penyaluran bantuan ini merupakan tindak lanjut nyata dari hasil rapat koordinasi penanganan pasca-bencana yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Lampung Utara, Dra. Intji Indriati, M.H., bersama jajaran dinas terkait seperti BPBD, Dinas Perkim, Dinas Sosial, dan BAZNAS. Dampak Kerusakan yang Luas Bencana yang melanda pada Sabtu, 14 Februari 2026 tersebut menyisakan kerusakan yang cukup signifikan. Tercatat sekitar 870 rumah warga mengalami kerusakan dengan kategori berat, sedang, hingga ringan. Berdasarkan data sektoral, wilayah terdampak paling parah meliputi: Kelurahan Sribasuki: 399 rumah rusak. Kelurahan Tanjung Aman: 260 rumah rusak. Sisanya meliputi : Kotabumi Tengah, Cempedak, Gapura, Kotabumi Ilir dan Rejosari Baznas Lampung Utara melalui Program Tanggap Bencana membuka Dompet Bencana BAZNAS Lampung Utara melalui Bank BSI Norek 7336421963 yang merupakan rekening khusus untuk warga bila ingin berdonasi. Sinergi Pemerintah dan Lembaga Sosial Penyerahan bantuan sembako ini diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga di Kelurahan Sribasuki yang menjadi titik terdampak paling banyak. Sinergi antara Pemerintah Kabupaten melalui BPBD dan Dinas Sosial dengan BAZNAS diharapkan dapat mempercepat masa pemulihan psikologis dan ekonomi warga. "Bantuan ini merupakan bentuk kehadiran negara dan kepedulian umat melalui BAZNAS untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Semoga dapat sedikit meringankan beban dapur keluarga yang terdampak," ujar Harry Romadhon, Waka I, BAZNAS Lampung Utara di sela pembagian bantuan. Hingga saat ini, pemerintah daerah terus melakukan pendataan dan validasi terkait kerusakan infrastruktur serta rumah tinggal guna menentukan langkah perbaikan lebih lanjut melalui Dinas Perkim dan instansi terkait lainnya. Sekda berharap selain penyaluran bantuan, warga diminta bergotong royong dan tetap waspada terhadap cuaca aktrem yang masih kerap akan terjadi.
BERITA20/02/2026 | Humas
Apresiasi Muzakki dan Sinergi Perlindungan Sosial Warnai Pencanangan GSZ Lampung Utara
Apresiasi Muzakki dan Sinergi Perlindungan Sosial Warnai Pencanangan GSZ Lampung Utara
KOTABUMI (5/2) – Selain mencanangkan Gerakan Sadar Zakat, Bupati Lampung Utara, Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., memberikan apresiasi khusus kepada para pihak yang dinilai konsisten dalam menunaikan kewajiban zakatnya melalui Baznas Lampung Utara. Penyerahan Piagam Penghargaan Baznas ini menjadi simbol terima kasih pemerintah daerah atas kontribusi nyata para muzakki dalam mendukung kesejahteraan umat. Penerima Penghargaan Baznas Lampung Utara Penghargaan diberikan kepada berbagai sektor yang menunjukkan komitmen tinggi dalam penyaluran zakat, infaq, dan shodaqoh: Kategori Penerima Penghargaan BUMN/BUMD BPRS Kotabumi Instansi Vertikal Kementerian Agama Lampung Utara & BPS Lampung Utara Perangkat Daerah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sektor Swasta RS Handayani Perorangan Dra. Hj. Dina Prawitarini, MM. dan Apriantina Perlindungan bagi Marbot: Kerjasama Baznas dan BPJS Ketenagakerjaan Momen penting lainnya dalam acara tersebut adalah penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Baznas Lampung Utara dengan BPJS Ketenagakerjaan. Prosesi ini disaksikan langsung oleh Bupati Hamartoni Ahadis. Penandatanganan dilakukan oleh Ketua Baznas Lampung Utara, Budi Cipto Utomo, bersama Kepala Perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Lampung Utara, Hedry Nora. Fokus Kerja Sama: Sasaran: Sebanyak 100 orang Marbot (petugas kebersihan) masjid dan musholla di wilayah Lampung Utara. Kriteria: Marbot yang bertugas di masjid/musholla yang telah resmi membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Manfaat Program: Hedry Nora menjelaskan bahwa para Marbot akan mendapatkan perlindungan melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). "Ini adalah langkah konkret Baznas dalam memberikan rasa aman bagi para pejuang agama. Dengan terdaftarnya mereka di BPJS Ketenagakerjaan, ada proteksi bagi mereka dan keluarga jika terjadi risiko saat bertugas," jelas Budi Cipto Utomo. Bupati Hamartoni berharap langkah ini dapat menjadi pemantik bagi instansi lain untuk terus berinovasi dalam mengoptimalkan dana zakat guna memberikan dampak sosial yang lebih luas dan terukur bagi masyarakat Lampung Utara.
BERITA06/02/2026 | Humas
Berdayakan Ekonomi Umat, Baznas Lampung Utara Salurkan Bantuan Ternak Kambing di Desa Madukoro Baru
Berdayakan Ekonomi Umat, Baznas Lampung Utara Salurkan Bantuan Ternak Kambing di Desa Madukoro Baru
KOTABUMI UTARA (6/2) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lampung Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam mengentaskan kemiskinan melalui program pemberdayaan ekonomi. Kali ini, sebanyak 14 warga (mustahik) di Desa Madukoro Baru, Kecamatan Kotabumi Utara, menerima bantuan zakat produktif berupa ternak kambing. Program ini bertujuan untuk mengubah status mustahik (penerima zakat) menjadi muzakki (pemberi zakat) di masa depan melalui usaha peternakan yang berkelanjutan. Mekanisme Penyaluran dan Komitmen Dalam penyaluran kali ini, masing-masing mustahik menerima 3 ekor kambing indukan. Namun, bantuan ini tidak diberikan begitu saja. Sebelum ternak diserahterahkan, para penerima manfaat terlebih dahulu mendapatkan pengarahan intensif mengenai tata cara pemeliharaan yang baik. Sebagai bentuk tanggung jawab, para mustahik juga menandatangani surat komitmen yang berisi poin-poin penting: Perawatan Mandiri: Mustahik wajib merawat dan menjaga kesehatan ternak dengan baik. Masa Kontrak: Komitmen pemeliharaan dilakukan selama jangka waktu 2 tahun. Pengembangbiakan: Fokus utama adalah mengembangbiakan indukan yang telah diberikan. Hasil Milik Sepenuhnya Bagi Mustahik Salah satu poin menarik dari program zakat produktif ini adalah skema bagi hasilnya yang sangat berpihak pada mustahik. Seluruh anak kambing yang lahir dari hasil pengembangbiakan selama masa pemeliharaan akan menjadi hak milik sepenuhnya bagi para mustahik. "Langkah ini diambil agar masyarakat memiliki aset produktif yang nyata. Kami ingin bantuan ini tidak habis sekali pakai, tapi terus berputar dan berkembang menjadi sumber penghasilan baru bagi keluarga," ujar perwakilan Baznas Lampung Utara dalam arahannya. Wakil Ketua III, Dadang Iskandar, menjelaskan masa kerjasama selama 2 (dua) tahun dan bila penerima manfaat masih ingin melanjutkan pemeliharaan, dapat diperpanjang selama 1 (satu) periode lagi. Setelah itu kambing indukan itu akan ditarik dan akan dijual untuk selanjutnya dibelikan lagi kambing yang produktif, dan digulirkan kepada warga mustahik lain. Penyerahan bantuan ternak kambing diserahkan Wakil Ketua Bidang Pendistribusian, Yudi Surono, kepada para mustahik penerima manfaat. Kades Madukoro Baru, Sultan Hamid, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas zakat produktif ternak yang disalurkan di wilayahnya. "Bila dijumlahkan dengan penerima manfaat sebelumnya, Desa Madukoro berpotensi menjadi lumbung ternak kambing," katanya. Melalui pendampingan dan komitmen kuat dari para peternak di Desa Madukoro Baru, diharapkan populasi ternak di wilayah tersebut meningkat, sekaligus mengangkat taraf hidup ekonomi lokal secara signifikan.
BERITA06/02/2026 | Humas
Optimalkan Potensi ZIS, Bupati Lampung Utara Canangkan Gerakan Sadar Zakat
Optimalkan Potensi ZIS, Bupati Lampung Utara Canangkan Gerakan Sadar Zakat
KOTABUMI (5/2)– Bupati Lampung Utara, Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., secara resmi mencanangkan Gerakan Sadar Zakat, Infaq, dan Shodaqoh (GSZ) tingkat Kabupaten Lampung Utara. Acara yang mengusung tema "Zakat Menguatkan Indonesia dan Menyejahterakan Umat" ini berlangsung khidmat di Gedung Pusiban Agung, Kotabumi. Dalam sambutannya, Hamartoni Ahadis menekankan bahwa Lampung Utara memiliki potensi zakat yang sangat besar. Jika dikelola dengan maksimal, instrumen keagamaan ini dapat menjadi motor penggerak pembangunan daerah, khususnya dalam mengakselerasi pengentasan kemiskinan. Tiga Dimensi Utama Zakat Bupati menjelaskan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan memiliki tiga dimensi fundamental yang saling berkaitan: Dimensi Spiritual: Sebagai bentuk ketaatan dan pembersihan diri bagi muzakki (pembayar zakat). Dimensi Ekonomi: Menjadi instrumen redistribusi kekayaan untuk mendorong perputaran ekonomi di lapisan masyarakat bawah. Dimensi Keadilan Sosial: Berperan dalam memperkecil kesenjangan sosial dan menciptakan keseimbangan di tengah masyarakat. "Zakat memiliki kekuatan luar biasa dalam membiayai berbagai permasalahan pembangunan. Ini adalah solusi nyata untuk membantu saudara-saudara kita yang kurang beruntung agar dapat hidup lebih layak," ujar Hamartoni. Himbauan bagi ASN dan Instansi Secara khusus, Bupati menghimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Lampung Utara untuk menjadi teladan dalam menunaikan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lampung Utara. "Kami mengajak para ASN untuk menyalurkan zakatnya ke Baznas. Jika belum mencapai nishob zakat, setidaknya dapat rutin memberikan infaq. Kontribusi kecil yang dilakukan secara kolektif akan berdampak besar bagi kesejahteraan umat," tambahnya. Sinergi Lintas Sektor Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, kepala badan/dinas perangkat daerah, para camat, pimpinan instansi vertikal, serta perwakilan BUMN dan BUMD. Turut hadir pula pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid dan musholla dari seluruh penjuru Lampung Utara. Pencanangan Gerakan Sadar Zakat Lampung Utara ditandai dengan penekanan "Sirene" yang dilakukan bersama-sama: Forkopimda, Ketua Baznas Prov Lampung dan Ketua Baznas Lampung Utara. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan komitmen bersama untuk memperkuat tata kelola zakat di tingkat kabupaten. Setelah prosesi pencanangan GSZ selesai, agenda langsung dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Baznas Lampung Utara guna menyusun langkah strategis pengelolaan zakat ke depan.
BERITA06/02/2026 | Humas
Penuhi Janji Kampanye, Bupati Lampung Utara Sambangi Bukit Kemuning dan Abung Tinggi
Penuhi Janji Kampanye, Bupati Lampung Utara Sambangi Bukit Kemuning dan Abung Tinggi
LAMPUNG UTARA (5/2) – Langkah nyata dalam menyerap aspirasi masyarakat terus ditunjukkan oleh Bupati Lampung Utara, Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si. Dalam rangkaian kunjungan kerja (kunker) ke seluruh wilayah kabupaten, Bupati menyambangi dua kecamatan sekaligus, yakni Kecamatan Bukit Kemuning dan Kecamatan Abung Tinggi. Kunjungan ini merupakan pemenuhan janji politik Bupati pasca-pelantikan, di mana ia berkomitmen untuk turun langsung ke lapangan guna memastikan roda pemerintahan berjalan hingga ke tingkat desa. Tidak sendirian, Bupati memboyong sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) strategis untuk memberikan informasi program kerja sekaligus mendengar langsung keluhan warga. Sinergi Pemerintah dan Baznas untuk Kesejahteraan Salah satu agenda utama dalam kunker ini adalah penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan. Dalam rombongan kali ini, Bupati menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lampung Utara sebagai mitra pemerintah dalam pengentasan kemiskinan. Hadir mewakili lembaga zakat tersebut, Wakil Ketua I Baznas Lampung Utara, Harry Romadhon. Di kedua kecamatan tersebut, Harry secara simbolis menyerahkan paket bantuan sembako kepada para mustahik (penerima zakat). "Kehadiran kami di sini mendampingi Bapak Bupati adalah bentuk sinergi antara umara dan lembaga zakat. Kami menyalurkan amanah zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki untuk meringankan beban saudara-saudara kita di Bukit Kemuning dan Abung Tinggi," ujar Harry Romadhon di sela-sela acara. Menyerap Aspirasi, Mempercepat Pembangunan Selain pembagian bantuan, sesi dialog menjadi momen yang paling dinantikan warga. Beberapa poin utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut meliputi: Infrastruktur: Percepatan perbaikan jalan penghubung antar desa. Pelayanan Publik: Sosialisasi kemudahan administrasi kependudukan oleh OPD terkait. Kesehatan & Pendidikan: Peningkatan fasilitas layanan kesehatan dasar di tingkat kecamatan. Bupati menegaskan bahwa kehadiran para kepala OPD dalam rombongan ini bertujuan agar setiap aspirasi yang masuk bisa langsung dicatat dan segera dikaji untuk ditindaklanjuti pada tahun anggaran berjalan maupun mendatang. "Kita pastikan pelaksanaan pembangunan sesuai dengan visi dan misi pembangunan yaitu terwujudnya Lampung Utara yang "Bermartabat", kata Bupati Hamartoni. Kunjungan kerja ini direncanakan akan terus berlanjut ke seluruh kecamatan di Lampung Utara secara bertahap, guna memastikan tidak ada wilayah yang merasa terpinggirkan dari program pembangunan pemerintah daerah.
BERITA05/02/2026 | Humas
LEGACY GUS DUR: ZAKAT ANTARA IBADAH DAN HARAPAN BANGSA
LEGACY GUS DUR: ZAKAT ANTARA IBADAH DAN HARAPAN BANGSA
Dua puluh lima tahun lalu, bangsa ini mencatat sebuah langkah penting yang kerap luput dari sorotan publik. Melalui Keputusan Presiden Nomor 8 Tahun 2001, Presiden Republik Indonesia ke-4, KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), meletakkan fondasi berdirinya Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sebagai institusi negara dalam pengelolaan zakat. Bagi saya, keputusan ini bukanlah kebijakan biasa, melainkan warisan pemikiran besar tentang bagaimana agama dihadirkan secara nyata dalam kehidupan berbangsa. Gus Dur memahami bahwa zakat tidak berhenti sebagai ritual personal antara manusia dan Tuhan. Ia melihat zakat sebagai kekuatan sosial yang dapat menjawab problem ketimpangan, kemiskinan struktural, dan keterbatasan akses ekonomi umat. Dalam pandangannya, negara memiliki peran penting untuk memastikan nilai-nilai keagamaan bekerja secara sistemik demi keadilan sosial. Sebagaimana pesan Gus Dur yang hingga kini terus bergema, “Agama harus menjadi sumber etika sosial, bukan alat konflik.” Melalui pendirian BAZNAS, Gus Dur menerjemahkan pesan tersebut ke dalam kebijakan nyata. Zakat ditempatkan bukan sekadar sebagai kewajiban individu, tetapi sebagai instrumen kolektif yang dikelola secara profesional, terukur, dan berdampak luas bagi masyarakat. Langkah ini menunjukkan keberanian berpikir yang melampaui zamannya. Gus Dur menempatkan nilai agama di simpul strategis antara moralitas, keadilan sosial, dan pembangunan nasional. Zakat tidak hanya dikumpulkan, tetapi dikelola dengan akuntabilitas, tanpa kehilangan ruh spiritualnya. Inilah wajah Islam yang inklusif, membumi, dan berpihak pada kemanusiaan. Gus Dur pernah mengingatkan, “Yang lebih penting dari simbol-simbol keagamaan adalah bagaimana nilai agama itu menghadirkan keadilan dan kemanusiaan.” Dalam konteks hari ini, ketika tantangan ekonomi semakin kompleks dan kesenjangan sosial masih nyata, pemikiran Gus Dur justru terasa semakin relevan. Zakat bukan hanya soal kepatuhan individu, melainkan tanggung jawab kolektif membangun bangsa yang berkeadilan. Negara, masyarakat, dan lembaga keagamaan perlu terus menjaga visi besar ini agar zakat benar-benar menjadi solusi, bukan sekadar simbol. Warisan Gus Dur mengajarkan bahwa agama dan negara tidak harus dipertentangkan. Keduanya justru dapat saling menguatkan ketika nilai spiritual diterjemahkan menjadi kebijakan yang berpihak pada rakyat kecil. Di situlah zakat menemukan makna sejatinya—sebagai ibadah yang hidup, bergerak, dan menyalakan harapan. Sebagaimana kata Gus Dur yang sangat manusiawi dan mendalam, “Memuliakan manusia berarti memuliakan kehidupan.” Dan melalui zakat yang dikelola dengan amanah, pesan itu terus hidup—mengalir dari para muzaki, menguatkan mustahik, dan menjadi denyut kepedulian bangsa. Artikel Opini By: Samsul Mungin
BERITA19/01/2026 | Humas
Warga Abung Surakarta Serahkan Bantuan Bencana Banjir Sumatera
Warga Abung Surakarta Serahkan Bantuan Bencana Banjir Sumatera
KOTABUMI – Bentuk kepedulian sosial ditunjukkan oleh masyarakat Kecamatan Abung Surakarta, Kabupaten Lampung Utara. Secara kolektif, warga berhasil mengumpulkan donasi kemanusiaan untuk membantu korban bencana banjir yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Bantuan berupa uang tunai sebesar Rp24.700.000 tersebut diserahkan langsung oleh Camat Abung Surakarta, M. Nur, M.M., kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Lampung Utara pada Senin (12/1). Penyerahan dilakukan di Kantor BAZNAS Lampung Utara dan diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Lampung Utara, Budi Cipto Utomo yang didampingi seluruh Pimpinan Baznas Lampung Utara. Camat M. Nur mengutarakan bahwa sumbangan ini merupakan inisiatif warga masyarakat desa di wilayah Kecamatan Abung Surakarta sebagai bentuk keperdulian terhadap bencana alam banjir yang melanda beberapa daerah di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. "Tentu saja inisiatif yang baik ini harus didukung sepenuhnya," ujar M. Nur. Amanah dan Terpercaya Camat Abung Surakarta, M. Nur, menjelaskan bahwa dana tersebut merupakan hasil sumbangan sukarela dari seluruh lapisan masyarakat di wilayahnya. Ia menegaskan alasan kuat mengapa pihaknya memilih menyalurkan bantuan tersebut melalui BAZNAS. "Kami mempercayakan donasi ini melalui BAZNAS Lampung Utara karena kami sudah melihat bagaimana Baznas mengelola bantuan sampai ke lTimur Tengah, terutama Palestina. Sehingga kami meyakini lembaga ini sangat amanah dan profesional dalam mengelola serta menyalurkan bantuan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan," ujar M. Nur saat prosesi penyerahan. Apresiasi dari BAZNAS Sementara itu, Ketua BAZNAS Lampung Utara, Budi Cipto Utomo, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas kepercayaan masyarakat Abung Surakarta. Ia memastikan bahwa amanah tersebut akan segera diproses untuk didistribusikan ke wilayah-wilayah terdampak bencana di Sumatera. Hingga hari ini Baznas Lampung Utara telah menghimpun donasi sebesar Rp46.595.000,- Di mana telah disalurkan sebesar Rp21.895.000,- "Donasi ini adalah bukti nyata solidaritas masyarakat Lampung Utara terhadap saudara-saudara kita di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Kami akan segera menyalurkannya sesuai mekanisme agar manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh para korban banjir," pungkas Budi. Baznas Lampung Utara melalui Program Baznas Tanggap Becana membuka Dompet Bencana Baznas Lampura BSI Norek 7336421963. Dan juga turut membantu musibah bencana alam yang terjadi di beberapa lokasi di Lampung Utara seperti Blambangan Pagar dan Nyapah Banyu, Abung Pekurun, Juga terhadap warga yang mendapat musibah kebakaran di beberapa lokasi di wilayah Lampung Utara.
BERITA12/01/2026 | Humas
Baznas Lampung Utara Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang dan Puting Beliung di Abung Pekurun
Baznas Lampung Utara Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang dan Puting Beliung di Abung Pekurun
ABUNG PEKURUN (22/12) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lampung Utara bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui program "Lampura Peduli" bagi warga terdampak bencana alam di Desa Nyapah Banyu, Kecamatan Abung Pekurun, Senin (22/12). Bantuan berupa paket sembako ini diserahkan kepada 47 kepala keluarga (KK) yang menjadi korban banjir bandang aliran Way Kiki, serta 2 KK yang rumahnya mengalami kerusakan berat (nyaris roboh) akibat tertimpa pohon saat angin puting beliung menerjang wilayah tersebut. Secara simbolis bantuan diserahkan Bupati Hamartoni Ahadis. Bupati berpesan terutama kepada para aparat desa dan kecamatan untuk senantiasa waspada karena pada bulan di ujung tahun dan awal tahun baru curah hujan semakin tinggi sehingga berpotensi terjadinya musiban banjir atau longsor. Bupati bersyukur tidak ada korban akibat musibah banjir ini. "Sekecil apapun bencana Pemda akan selalu hadir untuk membantu dan menenangkan warga," katanya. Kronologi Musibah Peristiwa banjir bandang terjadi pada Minggu (21/12) sekitar pukul 17.00 WIB. Hujan deras yang turun beberapa hari terakhir mengakibatkan debit air dari arah Gunung Gijul meningkat tajam hingga menjebol tanggul pembatas. Aliran Way Kiki yang meluap kemudian menerjang pemukiman warga dengan cepat. "Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material cukup signifikan, termasuk satu unit bengkel motor non-permanen yang hanyut terbawa arus," lapor Kades Robet Andi Kusuma. Menurut keterangan warga, sungai Way Kiki setiap musim hujan debitnya selalu tinggi, arus air semakin tinggi dan kuat karena tingginya sedimentasi akibat marterial yang dibawah air dari atas gunung. "Tapi memang yang terjadi kemarin lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," cerita ibu-ibu kepada Baznas. Sinergi Penanganan Pascabencana Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Baznas Lampung Utara, Disdukcapil dan Dinas Sosial guna meringankan beban harian para penyintas. Selain bantuan logistik, proses pemulihan di lokasi kejadian berlangsung sangat cepat. Nampak hadir dilokasi bencana: Waka I dan III Baznas Harry Romadhon dan Dadang Iskandar, Kadisdukcapil Maryadi Muhtar, Kadis Sosial Imam Hanafi, Kepala BPBD Erwin, Camat Abung Pekurun Darwis Setia Budi, Kapolsek dan Danramil Abung Barat. Hanya dalam waktu satu hari, seluruh rumah warga yang terdampak material lumpur berhasil dibersihkan. Keberhasilan ini berkat gotong royong masif yang melibatkan: Aparat BPBD Lampung Utara Personel Koramil dan Polsek Abung Barat Pemerintah Desa Nyapah Banyu Pihak Kecamatan Abung Pekurun Harapan bagi Warga Pihak Baznas berharap bantuan paket sembako ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan mendesak bagi para korban. Saat ini, warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, mengingat letak geografis pemukiman berada di kaki Gunung Gijul dan dilalui aliran sungai Way Kiki yang bermuara ke Bendungan (Danau) Way Rarem.
BERITA23/12/2025 | Humas
Baznas Lampung Utara Salurkan Bantuan "Lampura Taqwa" untuk Guru Ngaji di Abung Selatan
Baznas Lampung Utara Salurkan Bantuan "Lampura Taqwa" untuk Guru Ngaji di Abung Selatan
LAMPUNG UTARA (19/12) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lampung Utara kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pejuang syiar Islam di tingkat desa. Melalui program Lampura Taqwa, Baznas menyalurkan bantuan kepada tiga orang guru ngaji di Musholla Al Barokah, Dusun Tanjung Sari, Desa Bumi Raya, Kecamatan Abung Selatan, Jumat (19/1 Ketiga guru ngaji yang diberikan apresiasi yaitu: Rina Wati, Nur Anisa, dan Joni Nawawi, sedangkan dua mustahik yang mendapatkan bantuan yaitu: Partini dan Suwarti yang tinggal di sekitar Musholla Al Barokah. Penyerahan bantuan ini berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh tokoh agama setempat, ibu-ibu pengajian, serta puluhan anak-anak santri yang tampak antusias. Motivasi untuk Pejuang Al-Qur'an Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua (Waka) III Baznas Lampung Utara, Dadang Iskandar. Dalam sambutannya di hadapan para hadirin, beliau menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk pengakuan dan perhatian pemerintah serta muzakki melalui Baznas terhadap dedikasi para guru ngaji. "Bantuan yang kami berikan ini mungkin terlihat sederhana secara nilai materi, namun ini adalah bentuk nyata perhatian dan motivasi dari kami. Kami ingin para guru ngaji tetap semangat dalam mendidik karakter dan akhlak generasi muda di Lampung Utara," ujar Waka III Baznas Lampura. Rasa Syukur Penerima Manfaat Suasana haru menyelimuti saat prosesi penyerahan bantuan. Ketiga guru ngaji yang selama ini mengabdi di Musholla Al Barokah menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian Baznas Lampung Utara. Mereka mengaku bantuan ini sangat bermanfaat untuk menunjang aktivitas sosial dan keagamaan mereka. Senada dengan itu, dua warga mustahik yang turut menerima santunan menyampaikan apresiasi serupa. Mereka merasa sangat terbantu dengan adanya kehadiran Baznas yang menjangkau hingga ke pelosok dusun. Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto sebagai simbol kebersamaan antara ulama, umara, dan masyarakat dalam membangun Lampung Utara yang lebih agamis dan sejahtera.
BERITA19/12/2025 | Humas
Baznas Lampung Utara Salurkan Bantuan "Lampura Peduli"
Baznas Lampung Utara Salurkan Bantuan "Lampura Peduli"
Lampung Utara (18/12)--Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Lampung Utara kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat kurang mampu melalui program "Lampura Peduli". Kali ini, bantuan disalurkan kepada keluarga mustahik Ibu Hartini yang tinggal di Desa Pekuon Agung, Kecamatan Muara Sungkai. Ibu Hartini menjadi single parent setelah suaminya meningggal, harus menghidupi tiga orang anak, salah satunya mengalami disabilitas. Mereka hidup dalam kondisi serba terbatas dan menempati rumah yang tidak layak huni. Ironisnya, keluarga ini tidak termasuk dalam daftar penerima bantuan sosial pemerintah, sehingga semakin memperberat beban hidup mereka. Melihat kondisi tersebut, Baznas Lampung Utara hadir memberikan bantuan sebagai wujud nyata kepedulian terhadap keluarga mustahik yang membutuhkan. "Bantuan Baznas Lampura Peduli ini semoga dapat meringankan kebutuhan hidup keluarga," ujar Waka I Baznas Lampura, Harry Romadhon. Penyaluran bantuan "Lampura Peduli" juga dalam rangka merealisasikan Kerjasama BAZNAS Lampung Utara-Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yaitu SEHATI (Sinergi Kemanusiaan dan Administrasi Kependudukan Terintegrasi) karenanya turut hadir Kepala Dinas Kadisdukcapil) Lampung Utara, Maryadi Muhtar, sebagai bentuk sinergi antar lembaga dalam memastikan bantuan tepat sasaran. Kadisdukcapil, Maryadi Muhtar, juga meminta aparat desa dan kecamatan untuk memperhatikan dan membantu warganya yang tidak mampu. Dia menambahkan apabila ada masalah dengan administrasi kependudukan dapat menghubungi pihak kecamatan atau langsung ke Disdukcapil untuk bisa cepat diproses administrasi kependudukannya. "Jangan sampai masalah administrasi mengakibatkan hak warga miskin terabaikan," demikian Maryadi mengingatkan. Program Lampura Peduli dan SEHATI Baznas & Disdukcapil terus melakukan kegiatan mambantu dan meringankan beban keluarga yang tidak mampu sepertu yang dialami Ibu Hartini. Kerjasama ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial harus terus digelorakan. Baznas Lampung Utara menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang belum tersentuh bantuan pemerintah.
BERITA18/12/2025 | Humas
Gerakkan Ekonomi Desa, BAZNAS Lampung Utara Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk Ibu-Ibu di Suka Maju
Gerakkan Ekonomi Desa, BAZNAS Lampung Utara Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk Ibu-Ibu di Suka Maju
LAMPUNG UTARA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Utara terus berkomitmen memperdayakan ekonomi umat hingga ke tingkat desa. Kali ini, BAZNAS menyalurkan bantuan modal usaha mikro kepada enam orang ibu rumah tangga yang memiliki usaha kecil di Desa Suka Maju, Kecamatan Bunga Mayang, Lampung Utara. Bantuan ini menyasar para pelaku usaha kecil yang gigih membantu ekonomi keluarga melalui warung makanan, kedai minuman, serta usaha aneka gorengan. Meski diberikan dalam nilai yang sederhana, bantuan ini diproyeksikan menjadi stimulus tambahan modal bagi mereka. Pihak BAZNAS Lampung Utara menyatakan bahwa fokus utama dari program ini adalah memastikan roda ekonomi di tingkat rumah tangga tetap berputar. Dengan adanya tambahan modal ini, para ibu diharapkan dapat menambah variasi dagangan mereka, sehingga pendapatan harian dapat meningkat. "Kami ingin melihat usaha ibu-ibu di Desa Suka Maju ini semakin berkembang. Dengan bertambahnya jenis dagangan, baik itu makanan maupun minuman, diharapkan daya tarik pembeli meningkat dan hasilnya bisa membantu kebutuhan sekolah anak atau kebutuhan dapur," ujar Waka I Harry Romadhon saat penyerahan bantuan. Salah satu penerima manfaat , Warsiyah (56), mengungkapkan rasa syukurnya. Menurutnya, tambahan modal ini sangat berarti untuk mengisi kekosongan stok barang dan menambah jenis gorengan yang selama ini banyak ditanyakan pelanggan. Program bantuan usaha mikro ini merupakan salah satu pilar program ekonomi BAZNAS "Lampura Makmur" yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat. BAZNAS berharap pola pemberdayaan seperti ini dapat menciptakan kemandirian ekonomi bagi warga di pelosok Kabupaten Lampung Utara. Hadir pada penyerahan bantuan Kadisdukcapil, Maryadi yant turut memotivasi para ibu-ibu yang turut membantu ekonomi keluarga.
BERITA18/12/2025 | Humas
BAZNAS Lampung Utara Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Desa Bandar Abung
BAZNAS Lampung Utara Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Desa Bandar Abung
LAMPUNG UTARA (18/12) – Bentuk kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Utara. BAZNAS menyalurkan bantuan kepada dua keluarga korban kebakaran di Desa Bandar Abung, Kecamatan Abung Surakarta, [Rabu/17/12]. Musibah kebakaran hebat yang terjadi Senin (16/12) sore menghanguskan dua unit rumah beserta seluruh isinya milik Bapak Sopian dan Ibu Fitriani. Kondisi bangunan yang rata dengan tanah menyisakan kesedihan mendalam bagi para korban yang kini kehilangan tempat tinggal. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua I BAZNAS Lampung Utara, Harry Romadhon. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS memberikan bantuan berupa uang tunai dan logistik darurat untuk meringankan beban para korban dalam memenuhi kebutuhan mendesak. "Kami hadir sebagai bentuk empati dan tanggung jawab sosial dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS. Semoga bantuan yang tidak seberapa ini bisa sedikit mengobati duka dan membantu Bapak Sopian serta Ibu Fitriani untuk bangkit kembali," ujar Harry Romadhon di lokasi. Sinergi kuat terlihat dengan hadirnya jajaran Pemerintah Daerah, yakni Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Maryadi serta Kepala Dinas Sosial (Kadis Sosial) Imam Hanafi. Kedua kepala dinas tersebut turut menyerahkan bantuan sesuai bidang masing-masing, mulai dari pemulihan dokumen kependudukan yang terbakar hingga bantuan logistik pangan dan perlengkapan keluarga. Kehadiran para pejabat daerah dan BAZNAS, serta Camat Abung Surakarta M. Nur di tengah lokasi bencana menjadi angin segar bagi keluarga korban. Bapak Sopian menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian cepat yang diberikan oleh pemerintah dan BAZNAS. Dengan adanya sinergi antara lembaga pengelola zakat dan pemerintah daerah ini, diharapkan proses pemulihan pascabencana bagi warga Desa Bandar Abung dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran. Terima kasih kepada para muzaki yang telah menyalurkan zakat, infaq dan sedekahnya melalui Baznas Lampung Utara.
BERITA18/12/2025 | Humas
Lumbung Pangan Baznas Sukses Swasembada Pangan Lampung Utara
Lumbung Pangan Baznas Sukses Swasembada Pangan Lampung Utara
BLAMBANGAN PAGAR (16/12) – Program Lumbung Pangan di Kabupaten Lampung Utara terus menunjukkan progres positif. Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Harapan Maju yang berlokasi di Desa Jagang, Kecamatan Blambangan Pagar, melaporkan telah menyelesaikan 100 persen tahapan penanaman padi di lahan seluas 20 hektare. Keberhasilan ini merupakan bagian dari upaya penguatan stok pangan daerah yang melibatkan sedikitnya 30 petani setempat secara intensif. Target Tanam Tepat Waktu Seperti dilaporkan Pendamping Lapangan, Rizki, Proses penanaman dilakukan secara serentak guna menjaga pola tanam yang seragam dan meminimalisir serangan hama. Adapun jadwal pelaksanaan dimulai sejak 20 November dan berhasil diselesaikan sepenuhnya pada 3 Desember 2025. "Seluruh area seluas 20 hektare kini sudah tertanami. Kami mengapresiasi kedisiplinan para petani dalam mengikuti jadwal tanam yang telah ditentukan," ujar Bapak Musa perwakilan pengurus Gapoktan Harapan Maju. Keunggulan Varietas Paktiwi Menurut Pak Musa Pada musim tanam kali ini, Gapoktan Harapan Maju memilih untuk menggunakan Varietas Paktiwi. Pemilihan jenis padi ini didasarkan pada beberapa pertimbangan teknis, di antaranya: Potensi Hasil: Memiliki produktivitas yang tinggi per hektarenya. Ketahanan: Dikenal cukup tangguh terhadap serangan hama dan penyakit tanaman tertentu. Kualitas Gabah: Menghasilkan kualitas beras yang sesuai dengan kebutuhan pasar dan konsumsi warga. Namun menurut Pak Musa, dalam anggota Gapoktannya tidak semua menggunakan varietas Paktiwi ada juga menggunakan jenis varietas Melati Jumbo. "Kedua varietas terseut memiliki keunggulan masing-masing." katanya. Harapan Kedepan Dengan selesainya fase penanaman ini, fokus selanjutnya bagi 30 petani di Desa Jagang adalah pada tahap perawatan, pemupukan, dan pengairan yang terjadwal. Program lumbung pangan ini diharapkan tidak hanya menjamin ketersediaan beras di tingkat desa, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi para anggota Gapoktan Harapan Maju saat masa panen tiba. Masalah yang dihadapi para petani menurut Rizki, masalah yang di hadapi kelompok ini adalah gulma yang mulai banyak dan ada sebagian di bersihkan secara manual ada yg di semprot menggunakan pestisida dan hama keong mas ada sebagian yang di bersihkan secara manual dan ada yg di semprot menggunakan pestisida. Para petani berharap dan memperkirakan panen sudah bisa dilakukan antara minggu ke-2 dan ke-3 Maret 2026. "Semoga hasilnya memuaskan," ujar para anggota gapoktan penuh harap
BERITA16/12/2025 | Humas
BAZNAS Lampung Utara Buka Rekening Khusus Donasi Bencana Alam: Salurkan Bantuan untuk Korban di Dalam dan Luar Daerah
BAZNAS Lampung Utara Buka Rekening Khusus Donasi Bencana Alam: Salurkan Bantuan untuk Korban di Dalam dan Luar Daerah
Kotabumi, 6/12 2025] – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lampung Utara secara resmi membuka rekening khusus untuk menampung donasi dari masyarakat yang ingin berkontribusi dalam membantu korban bencana alam. Pembukaan rekening ini merupakan bagian dari pelaksanaan program strategis Baznas Tanggap Bencana (BTB). Rekening donasi ini dibentuk untuk menjadi wadah utama bagi kepedulian masyarakat, dengan fokus ganda: Bantuan Bencana Nasional: Mendukung penyaluran bantuan ke daerah-daerah yang dilanda bencana di luar Lampung Utara, seperti Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Kesiapsiagaan Lokal: Memastikan ketersediaan dana cepat tanggap untuk membantu korban bencana alam yang terjadi di wilayah Kabupaten Lampung Utara sendiri. Ketua Baznas Lampung Utara, Budi Cipto Utomo, menyampaikan bahwa inisiatif ini sangat penting untuk menjamin bahwa bantuan dapat disalurkan secara cepat, tepat, dan akuntabel kepada mereka yang membutuhkan, baik di tingkat nasional maupun lokal. Ayo Berbagi dan Salurkan Donasi Anda! Baznas Lampung Utara mengajak seluruh elemen masyarakat, instansi pemerintah, swasta, dan komunitas untuk bersama-sama meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak musibah. Salurkan kepedulian Anda melalui: Dompet Bencana Baznas Lampung Utara Bank Syariah Indonesia (BSI) Nomor Rekening: 7336421963 Setiap rupiah yang Anda donasikan akan disalurkan sepenuhnya untuk program penanganan dan pemulihan pascabencana. Apresiasi untuk Para Donatur Pendidikan Pada kesempatan ini, Baznas Lampung Utara juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada lembaga pendidikan yang telah menunjukkan kepedulian luar biasa terhadap korban bencana alam. Terima kasih khusus disampaikan kepada: SMP Kemala Bhayangkari SMPN 3 Kotabumi Ganesha Operation (GO) Donasi yang telah dikumpulkan oleh lembaga-lembaga ini merupakan wujud nyata semangat gotong royong dan kemanusiaan. Kami berterima kasih karena donasi tersebut telah langsung disalurkan ke Baznas RI untuk disalurkan ke wilayah bencana. Semoga aksi mulia ini menjadi inspirasi bagi semua pihak. Mari bersama-sama wujudkan kepedulian, karena bantuan sekecil apapun akan sangat berarti bagi korban bencana.
BERITA10/12/2025 | Humas
Baznas Lampung Utara Salurkan Bantuan Zakat Produktif untuk 30 Pelaku Usaha Mikro
Baznas Lampung Utara Salurkan Bantuan Zakat Produktif untuk 30 Pelaku Usaha Mikro
Kotabumi, [2/12] – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lampung Utara (LU) kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi umat. Sebanyak 30 pelaku usaha mikro menerima bantuan zakat produktif pada hari ini, sebagai realisasi kerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Lampung Utara dalam rangka Program Revitalisasi Kantor Urusan Agama (KUA). Para penerima bantuan mendatangi kantor Baznas LU didampingi oleh para penyuluh KUA dari berbagai kecamatan, menandai sinergi yang kuat antara Baznas dan Kemenag dalam menyalurkan dana zakat secara tepat sasaran. Ketua Baznas Lampung Utara, Budi Cipto Utomo, dalam sambutannya menekankan pentingnya perluasan peran KUA. Menurutnya, tugas KUA tidak seharusnya terbatas pada urusan pernikahan saja. "Peran KUA harus diperluas, bukan hanya pada urusan nikah, tetapi juga bagaimana KUA dapat turut serta dalam membina dan mengembangkan usaha keluarga di wilayah kerjanya," ujar Budi Cipto Utomo yang juga mantan Kepala Kemenag Lampung Utara. Ia berharap bantuan zakat produktif ini dapat menjadi modal penguatan bagi para pelaku usaha mikro agar dapat mengembangkan usahanya dan meningkatkan taraf hidup keluarga. Komitmen Pemberdayaan Baznas LU Penyerahan bantuan kali ini menegaskan kembali fokus Baznas LU pada sektor pemberdayaan usaha mikro. Sebelumnya, dalam rangkaian peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2025, Baznas Lampung Utara juga telah menyerahkan bantuan usaha mikro serupa kepada 39 pelaku usaha, termasuk sejumlah santri. Program zakat produktif ini dirancang untuk mengubah mustahik (penerima zakat) menjadi muzaki (pemberi zakat) di masa depan, melalui pemberian modal usaha yang diharapkan dapat berputar dan berkembang. Kolaborasi dengan KUA dan penyuluh agama diharapkan dapat memberikan pendampingan dan pembinaan yang berkelanjutan bagi para penerima bantuan.
BERITA05/12/2025 | Humas
Pimpinan Baznas Lampung Utara Hadiri Rakorda Baznas Provinsi Lampung
Pimpinan Baznas Lampung Utara Hadiri Rakorda Baznas Provinsi Lampung
Bandar Lampung – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lampung Utara turut serta dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Baznas Provinsi Lampung yang berlangsung di Hotel Emersia, Bandar Lampung, selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 Desember 2025. Kehadiran delegasi dari Baznas Lampung Utara dipimpin langsung oleh Ketua Baznas, Budi Cipto Utomo, didampingi oleh Wakil Ketua I, Harry Romadhon, dan Wakil Ketua III, Dadang Iskandar. Rakorda Baznas Provinsi Lampung secara resmi dibuka oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal. Acara ini mengusung tema sentral, yaitu "Menguatkan Baznas Dalam Mewujudkan Lampung Maju". Tema ini menekankan pentingnya peran strategis Baznas dalam mengoptimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk mendukung program pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Lampung. Selama pelaksanaan Rakorda, sejumlah agenda penting dibahas untuk menyelaraskan program kerja Baznas di tingkat kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Salah satu agenda utamanya adalah: Penyampaian Laporan kinerja Baznas Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung tahun berjalan. Pembahasan dan Penetapan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) untuk Tahun 2026. Ketua Baznas Lampung Utara Budi Cipto Utomo menjelaskan bahwa kehadiran BAZNAS Kabupaten Lampung Utara dalam Rakorda ini adalah bagian dari komitmen untuk membawa perubahan nyata di daerah. Materi dan arahan yang diberikan menjadi dorongan kuat agar pengelolaan zakat di Lampung Barat semakin transparan, responsif, dan berdampak luas bagi mustahik. Sedangka Waka III Dadang Iskandang yang membidangi Perencanaan, Keuangan dan Laporan menyampaikan bahwa dalam Rakorda ini akan dibahas tentang Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun 2026. Pembahasan RKAT ini penting karena menyangkut proyeksi penerimaan dari berbagai sumber bukan hanya zakat atau infaq tapi juga CSR dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL). Target berapa banyak mustahik yang akan menjadi penerima manfaat dari lima program: Ekonomi, Pendidikan, Kesehatan, Kemanusiaan, dan Dakwah. Dadang Iskandar menegaskan bahwa orientasi pendistribusian ZIS nanti akan lebih diarahkan ke sektor dan usaha produktif sehingga akan memberi dampak kepada mustahik untuk bisa berusaha, sebagaimana harapan yang ditegaskan Gubernur Rahmat Mirzani. "Kurangi zakat yang sifat konsumtif, salurkan lebih banyak ke usaha-usaha produktif mustahik," demikian Waka III itu menegaskan.
BERITA05/12/2025 | Humas
GUBERNUR LAMPUNG LAUNCHING GERAKAN SADAR ZAKAT
GUBERNUR LAMPUNG LAUNCHING GERAKAN SADAR ZAKAT
Bandarlampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meluncurkan "Gerakan Sadar Zakat" saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung di Hotel Emersia Bandarlampung, Kamis (4/12/2025). Rakorda Baznas yang dibuka Gubernur Mirza dihadiri Wakil Ketua Baznas RI Prof. Ir. Muhammad Nadratuzzaman Hosen, M.Si. Ph.D. Ketua Baznas Lampung Iskandar Zulkarnain, Sekdaprov Marindo Kurniawan anggota Forkopimda, Ketua TP PKK Purnama Wulan Sari Mirza, dan para kepala/wakil kepala daerah 15 kabupaten kota se Provinsi Lampung.. Program Gerakan Sadar Zakat menurut Gubernur Lampung merupaka gerakan penyadaran akan pentingnya zakat sebagai pemenuhan kewajiban rukun Islam yang ke-3. Gubernur Lampung melanjutkan, ditengah tantangan yang dihadapi pemerintah dan pemerintah daerah adalah mencari dan manambah pendapatan daerah untuk mendukung program-program pembangunan yang membutuhkan pembiayaan yang sangat besar. "Potensi Zakat sangat besar dan sangat menentukan terutama dalam program penanggulangan kemiskinan," tegas Gubernur Mirza. Gubernur mencontohkan dalam sejarah Islam bahwa Khalifah Umar bin Abdul Azis pada masa pemerintahan Bani Umayyah yang hanya memerintah selama 3 tahun, menerapkan kebijakan penarikan zakat dari orang-orang mampu, dan hanya dalam waktu 2 tahun kemiskinan di wilayah kekuasaannya dapat dientaskan berkas peran zakat yang dikelolanya. Bahkan setelah itu, hampir seluruh warganya rela dan ikhlas memberikan sedekah hartanya untuk mambantu masa kekhalifahannya.. Gubernur menegaskan bahwa tidak ada keraguan untuk menarik zakat dari warga masyarakat karena perintahnya jelas merupakan satu kewajiban kepada yang mampu. Sedangkan dalam pengelolannya, Gubernur menambahkan, telah jelas juga dasar hukumnya yaitu Undang-undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat dan Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014. "Jadi bagi kepala daerah jangan ada keraguan lagi untuk mengeluarkan kebijakan pengeluaran zakat," tegasnya. Gubernur Mirza mengajak para kepala daerah memberikan dukungan penuh terhadap gerakan sadar zakat dan membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat OPD, kecamatan hingga desa/kelurahan. Namun gubernur juga mengingatkan agar Baznas harus menjadi lembaga yang dipercaya masyarakat dalam mengelola ZIS secara akurat, terbuka, tepat sasaran, dan akuntabel. “Ciptakan rasa percaya pada masyarakat bahwa Baznas adalah lembaga yang dipercaya dalam penyaluran dan pengelolaan zakat, infaq dan shodaqoh," demikian Gubernur Mirza menegaskan. Sementara itu, Wakil Ketua Baznas Prof Dr. Ir. Muhammad Nadratuzzaman Hosen, menyampaikan apresiasi atas peluncuran Gerakan Sadar Zakat di Provinsi Lampung. Menurutnya, langkah ini merupakan upaya memperluas jangkauan zakat dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat kurang mampu. Ia menegaskan bahwa Baznas RI siap mendukung program-program strategis daerah, mulai dari pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, penanganan kemanusiaan, dan penanggulangan kemiskinan di daerah.Karena itu Prof Nadra menjelaskan Baznas RI terus berinovasi dalam penciptaan produk dan fasilitas digital untuk memudahkan masyarakat menyalurkan zakatnya. "Kita terus melakukan transformasi digital agar penyaluran zakat dari para muzaki menjadi sangat mudah," jelas Wakil Ketua Bidang Teknologi dan Informasi itu.
BERITA04/12/2025 | Humas
Baznas Lampung Utara Serahkan 2 Unit Rumah Layak Huni, Beri Asa Baru bagi Buruh Tani
Baznas Lampung Utara Serahkan 2 Unit Rumah Layak Huni, Beri Asa Baru bagi Buruh Tani
Lampung Utara – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lampung Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam pengentasan kemiskinan dengan menyerahkan dua unit Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) tahun 2025 kepada dua warga mustahik di Desa Surakarta, Kecamatan Abung Timur pada Senin (1/12). Dua penerima manfaat yang berprofesi sebagai buruh tani/kebun tersebut adalah Roni Saputra dan Saleh. Keduanya kini dapat bernapas lega setelah sekian lama hidup di rumah yang kondisinya tidak layak huni. Proses rehabilitasi kedua rumah ini memakan waktu kurang lebih 40 hingga 50 hari kerja. Dengan kerja cepat dan gotong royong, kini rumah Roni dan Saleh telah berdiri kokoh, aman, dan nyaman untuk dihuni. Ungkapan Syukur Penerima Manfaat Roni Saputra dan Saleh tak kuasa menahan rasa syukur mereka atas bantuan yang diterima. "Kami sangat berterima kasih kepada Baznas Lampung Utara dan seluruh muzaki yang telah menyalurkan hartanya. Selama ini kami tinggal di rumah yang sangat tidak layak, dan sekarang, alhamdulillah, kami punya rumah baru yang nyaman," ujar salah satu penerima manfaat dengan mata berkaca-kaca. Ajakan Menyisihkan Zakat, Infak, dan Sedekah Pimpinan Baznas Lampung Utara yang menyerahkan RLHB yaitu Waka I Harry Romadhon dan Waka II Yudi Surono menyampaikan bahwa program RLHB ini merupakan salah satu program unggulan yang fokus pada perbaikan kualitas hidup masyarakat kurang mampu. "Kami menyadari, di Lampung Utara ini, jumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) masih sangat banyak. Oleh karena itu, kami mengajak kepada seluruh masyarakat Lampung Utara yang diberikan kemampuan lebih, para pengusaha, dan seluruh ASN untuk tidak ragu menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS)-nya melalui Baznas Lampung Utara," tegasnya. Dana ZIS yang terkumpul akan dikelola secara transparan dan profesional, dan salah satu hasilnya adalah melalui program RLHB yang telah dirasakan langsung manfaatnya oleh Bapak Roni dan Bapak Saleh. Dengan berzakat, masyarakat mampu tidak hanya membersihkan hartanya, tetapi juga turut serta memberikan harapan dan kehidupan yang lebih baik bagi para mustahik.
BERITA01/12/2025 | Humas
BAZNAS Lampung Utara Salurkan Bantuan bagi Korban Puting Beliung di Blambangan Pagar
BAZNAS Lampung Utara Salurkan Bantuan bagi Korban Puting Beliung di Blambangan Pagar
LAMPUNG UTARA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Utara bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak bencana angin puting beliung di Desa Blambangan, Kecamatan Blambangan Pagar, pada Selasa (18/11/2025). Bencana yang terjadi pada Senin sore, 17 November 2025 lalu, dilaporkan merusak puluhan hunian warga. Berdasarkan data yang diterima Kantor Baznas Lampung Utara tercatat sebanyak 30 rumah warga terdampak, dengan rincian 3 unit rumah mengalami rusak berat dan 27 unit rumah mengalami rusak ringan, serta atap klas sekolah. Bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Ketua II Yudi Surono dan Waka III Dadang Iskandar kepada perwakilan warga yang tertimpa musibah. Penyerahan bantuan ini turut disaksikan Andriani, SE.MM (Camat Blambangan Pagar) dan Adi Kurniawan Kades Blambangan, serta dari Dinas Sosial Lampung Utara. Wakil Ketua II BAZNAS Lampung Utara menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dari para muzakki (pembayar zakat) yang dikelola BAZNAS untuk membantu meringankan beban masyarakat yang sedang tertimpa musibah alam. Camat Blambangan Pagar, Andriani, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas respon cepat BAZNAS Lampung Utara. Beliau berharap bantuan ini dapat membantu warga untuk segera memulai perbaikan rumah, terutama bagi mereka yang kategorinya rusak berat. "Kami sangat berterima kasih atas kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat Blambangan. Semoga bantuan ini menjadi penyemangat bagi warga untuk bangkit kembali setelah musibah ini," ujar Andriani. Hal senada disampaikan Adi Kurniawan Kades Blambangan, menyampaikan terima kasih atas keperdulian warga melalui Baznas Lampung Utara. "Kami atas nama warga terdampak bencana menyampaikan terima kasih," ujar Kades Blambangan. Pemerintah desa dan kecamatan mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang diprediksi masih akan terjadi dalam beberapa pekan ke depan.
BERITA18/11/2025 | Humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat