WhatsApp Icon
Tunjukkan Keteladanan, Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis Serahkan Zakat Penghasilan melalui BAZNAS

KOTABUMI – Langkah nyata dalam menunjukkan keteladanan sebagai seorang pemimpin ditunjukkan oleh Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis. Pada Selasa (14/07/2026), Bupati secara resmi menyerahkan zakat penghasilan pribadinya langsung melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Utara. Prosesi penyerahan zakat yang berlangsung khidmat ini digelar di rumah dinas Bupati.

Langkah ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban pribadi sebagai seorang Muslim, melainkan juga instrumen penggerak bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), pejabat daerah, pelaku usaha, hingga masyarakat luas di Lampung Utara. Melalui momentum ini, Bupati berharap kesadaran akan pentingnya berzakat melalui lembaga resmi penyeleksi dan penyalur zakat pemerintah dapat semakin meningkat pesat demi kemaslahatan umat.

Wujud Ketaatan dan Keteladanan Pemimpin

Sebagai kepala daerah, Hamartoni Ahadis menekankan bahwa penyerahan zakat penghasilan ini merupakan bentuk ketaatan mutlak kepada perintah Allah SWT sekaligus wujud kepedulian sosial terhadap sesama. Beliau menginginkan tindakan nyata ini dapat menjadi stimulus moral bagi para pejabat publik dan ASN di Lampung Utara agar segera membersihkan hartanya melalui zakat.

"Zakat adalah kewajiban yang tidak boleh kita abaikan sebagai umat Muslim yang diberikan kelebihan rezeki. Hari ini, saya menyerahkan zakat penghasilan saya secara langsung melalui BAZNAS Lampung Utara. Saya berharap langkah kecil ini dapat memicu dan menginspirasi seluruh ASN, para pejabat di lingkungan Pemkab Lampung Utara, pelaku usaha, hingga masyarakat yang sudah memenuhi syarat muzaki (wajib zakat) untuk segera menyusul," ujar Bupati Hamartoni usai menyerahkan zakatnya.

Bupati juga menegaskan pentingnya mempercayakan pengelolaan dana umat ini kepada lembaga yang memiliki legalitas dan profesionalisme tinggi.

"Saya mengajak seluruh masyarakat dan ASN di Lampung Utara untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) mereka melalui BAZNAS Lampung Utara. Kita tidak perlu ragu, karena BAZNAS dikelola secara amanah, profesional, transparan, dan akuntabel. Pendistribusiannya pun terukur dan memberikan manfaat yang nyata serta langsung menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan," tambahnya secara lugas.

Apresiasi Tinggi dari BAZNAS Lampung Utara

Ketua BAZNAS Kabupaten Lampung Utara, Budi Cipto Utomo, menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas keteladanan yang ditunjukkan oleh orang nomor satu di Lampung Utara tersebut. Menurutnya, langkah Bupati Hamartoni merupakan dorongan moral yang luar biasa bagi penguatan gerakan zakat di wilayah berjuluk Bumi Ragam Tunas Lampung ini.

"Kami sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati Hamartoni Ahadis atas kepercayaan dan keteladanannya. Pemimpin yang mengawali gerakan zakat dengan dirinya sendiri adalah contoh terbaik. Hal ini tentu akan meningkatkan kepercayaan  publik terhadap BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat resmi pemerintah," ungkap Ketua BAZNAS Lampung Utara.

Lebih lanjut, Ketua BAZNAS menjelaskan bahwa seluruh dana zakat, infak, dan sedekah yang terhimpun akan dikelola secara profesional sesuai syariat dan regulasi yang berlaku. Dana tersebut nantinya didistribusikan secara merata kepada delapan golongan penerima zakat (asnaf) melalui berbagai program unggulan BAZNAS Lampung Utara, yang meliputi:

  • Lampura Taqwa: Program bantuan untuk bidang keagamaan, pembinaan dai, bantuan sarana ibadah, dan syiar Islam.
  • Lampura Sehat: Bantuan layanan kesehatan bagi keluarga kurang mampu yang kesulitan mengakses pengobatan.
  • Lampura Cerdas: Pemberian beasiswa pendidikan bagi siswa dan mahasiswa berprestasi dari keluarga prasejahtera agar terhindar dari putus sekolah.
  • Lampura Makmur: Program pemberdayaan ekonomi umat melalui pemberian modal usaha mandiri dan pendampingan UMKM.
  • Lampura Peduli: Program respons cepat darurat bencana dan bantuan kemanusiaan langsung bagi masyarakat yang tertimpa musibah.

Selain kelima program tersebut, BAZNAS Lampung Utara juga menggulirkan program akselerasi pengentasan kemiskinan ekstrem, yaitu PELITA ZANNAH (Program Eliminasi Kemiskinan melalui Zakat, Infak, dan Sedekah). Program ini dirancang khusus untuk mengintegrasikan bantuan modal usaha, pembinaan spiritual, dan pemenuhan kebutuhan dasar mustahik secara komprehensif agar mereka dapat mandiri secara finansial.

Mengubah Mustahik Menjadi Muzaki

BAZNAS Lampung Utara berkomitmen agar dana zakat yang dihimpun tidak hanya bersifat konsumtif atau sekali habis, melainkan diarahkan pada program-program produktif. Penyaluran zakat produktif difokuskan untuk membantu pengentasan kemiskinan secara struktural, pemberdayaan ekonomi mustahik (penerima zakat), peningkatan kualitas pendidikan, jaminan kesehatan, bantuan kemanusiaan, serta kegiatan dakwah yang menyasar wilayah-wilayah pelosok.

Dengan pendekatan produktif ini, BAZNAS berupaya merubah status penerima zakat (mustahik) agar kelak di masa depan bisa mandiri dan naik kelas menjadi pembayar zakat (muzaki).

Harapan untuk Kesejahteraan Lampung Utara

Menutup rangkaian kegiatan tersebut, BAZNAS Lampung Utara menaruh harapan besar agar sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga amil zakat terus terjalin erat. Dengan adanya teladan dari Bupati Hamartoni Ahadis, diharapkan kesadaran berzakat di kalangan ASN dan masyarakat umum di Kabupaten Lampung Utara mengalami lompatan yang signifikan. Setelah menyerahkan zakat, pimpinan langsung memperoses dan menyerahkan bukti pembayaran zakat kepada Bupati Hamartoni.

Semakin banyak muzaki yang mempercayakan penyaluran zakatnya melalui BAZNAS Lampung Utara, maka akan semakin besar pula daya jangkau dan manfaat yang dapat disebarluaskan. Dengan demikian, zakat benar-benar hadir sebagai solusi konkret dalam menekan angka kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan, dan mewujudkan Kabupaten Lampung Utara yang maju, agamis, dan sejahtera.

14/07/2026 | Kontributor: Humas
Lebaran Yatim dan Disabilitas 1448 H, BAZNAS Lampung Utara Salurkan Santunan dan Berbagai Program Pemberdayaan Mustahik

Kotabumi – BAZNAS Lampung Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan melalui kegiatan Lebaran Yatim dan Disabilitas Tahun 1448 H/2026 M. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Agung Al Jami' Kotabumi ini menjadi momentum berbagi kasih sayang sekaligus memperkuat semangat kepedulian sosial di bulan Muharram.

Acara dihadiri oleh Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis, unsur Forkopimda, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Iskandar Zulkarnaen, Ketua BAZNAS Lampung Utara Budi Cipto Utomo, para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, Camat Kotabumi, Lurah Cempedak, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para muzaki dan mustahik.

Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Lampung Utara menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, meliputi santunan kepada 52 anak yatim dhuafa, bantuan 5 unit kursi roda bagi penyandang disabilitas, bantuan Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) kepada 3 mustahik, serta penyerahan santunan Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris (alm.) Ustadz M. Effendi, marbot Masjid Al Amin Sukajadi, Bumi Raya.

Dalam sambutannya, Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BAZNAS Lampung Utara atas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang dinilai profesional, amanah, serta tepat sasaran. Menurutnya, berbagai program yang dijalankan BAZNAS telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi bagian penting dalam mendukung program pembangunan serta pengentasan kemiskinan di Kabupaten Lampung Utara.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Lampung Utara. Secara khusus, beliau menekankan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara agar menyalurkan ZIS melalui BAZNAS sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama sekaligus memperkuat penghimpunan dana umat untuk kemaslahatan masyarakat.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Iskandar Zulkarnaen, menyampaikan bahwa BAZNAS Provinsi Lampung akan terus memperkuat sinergi dengan BAZNAS kabupaten/kota. Ia menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dukungan kepada daerah melalui berbagai program yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun di tingkat provinsi sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Ketua BAZNAS Lampung Utara, Budi Cipto Utomo, dalam laporannya menyampaikan bahwa hingga Juni 2026, penghimpunan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di BAZNAS Lampung Utara telah mencapai Rp659.729.400,-, sedangkan penyaluran kepada para mustahik telah terealisasi sebesar Rp377.416.800,-. Dana tersebut disalurkan melalui berbagai program unggulan BAZNAS di bidang kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, dakwah, dan sosial keagamaan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzaki, para ASN, masyarakat, dunia usaha, serta seluruh pihak yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Lampung Utara. Kepercayaan ini menjadi amanah bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan dan memastikan setiap dana yang dihimpun dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi mustahik," ujar Budi Cipto Utomo.

Melalui kegiatan Lebaran Yatim dan Disabilitas ini, BAZNAS Lampung Utara berharap dapat menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim, penyandang disabilitas, dan keluarga mustahik, sekaligus mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus memperkuat budaya berbagi. Dengan semakin meningkatnya penghimpunan zakat, infak, dan sedekah, diharapkan semakin banyak masyarakat yang dapat diberdayakan sehingga cita-cita mewujudkan kesejahteraan umat dan mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Lampung Utara dapat tercapai secara berkelanjutan.

08/07/2026 | Kontributor: Humas
Program Rumah Layak Huni BAZNAS: Menghadirkan Harapan bagi Warga Kurang Mampu

Kotabumi – Rumah bukan sekadar tempat berteduh, tetapi juga menjadi fondasi bagi terciptanya kehidupan yang sehat, aman, dan bermartabat. Namun, hingga saat ini masih banyak warga di Kabupaten Lampung Utara yang hidup di bawah garis kemiskinan dan menempati rumah yang tidak layak huni. Kondisi bangunan yang rapuh, atap bocor, lantai tanah, hingga minimnya fasilitas dasar menjadi realitas yang harus dihadapi sebagian masyarakat setiap hari.

Sebagai wujud kepedulian terhadap mustahik dan masyarakat kurang mampu, BAZNAS Lampung Utara terus menjalankan Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Program ini bertujuan membantu masyarakat miskin agar dapat tinggal di rumah yang lebih aman, sehat, dan nyaman sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup mereka.

Ketua Baznas Lampung Utara, Budi Cipto Utomo menjelaskan, pada Tahun 2025, BAZNAS Lampung Utara telah berhasil merealisasikan pembangunan dan rehabilitasi 2 unit rumah layak huni bagi keluarga penerima manfaat kolaborasi dengan Baznas RI. Sementara itu, pada Tahun 2026, BAZNAS Lampung Utara menargetkan pembangunan dan rehabilitasi 5 unit rumah layak huni, di mana 2 unit di antaranya akan segera direalisasikan melalui kolaborasi antara BAZNAS Lampung Utara dan BAZNAS Provinsi Lampung.

Program Rumah Layak Huni BAZNAS mencakup berbagai bentuk perbaikan dan peningkatan kualitas hunian, antara lain:

1. Perbaikan struktur bangunan rumah yang mengalami kerusakan berat maupun sedang.
2. Peningkatan kualitas lantai, dinding, dan atap rumah.
3. Penyediaan fasilitas dasar rumah layak huni.
4. Peningkatan kesehatan, keamanan, dan kenyamanan lingkungan tempat tinggal penerima manfaat.

Budi Cipto Utomo melanjutkan bahwa kebutuhan bantuan rumah layak huni masih sangat besar dibandingkan dengan kemampuan pendanaan yang tersedia saat in. Oleh karena itu, dukungan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan agar lebih banyak keluarga miskin dapat merasakan manfaat program ini.

"Setiap zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan melalui BAZNAS tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan konsumtif mustahik, tetapi juga menjadi investasi sosial yang mampu mengubah kualitas hidup keluarga penerima manfaat dalam jangka panjang. Rumah yang layak akan memberikan rasa aman, meningkatkan kesehatan keluarga, dan menjadi tempat tumbuh kembang yang baik bagi anak-anak," ujarnya Budi Cipto Utomo.

BAZNAS Lampung Utara mengajak para muzakki, dermawan, dan masyarakat luas untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS guna mendukung keberlanjutan Program Rumah Layak Huni. Setiap kontribusi yang diberikan akan menjadi amal jariyah yang manfaatnya terus dirasakan oleh penerima bantuan.

Selain itu, BAZNAS Lampung Utara juga mengundang BUMN, BUMD, perbankan, serta dunia usaha untuk berpartisipasi melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kolaborasi antara lembaga zakat, pemerintah, dan dunia usaha diyakini akan mempercepat pengentasan kemiskinan serta memperluas jangkauan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Melalui semangat gotong royong dan kepedulian bersama, Program Rumah Layak Huni BAZNAS diharapkan dapat menjadi salah satu solusi nyata dalam menghadirkan hunian yang lebih layak, sehat, dan bermartabat bagi masyarakat Lampung Utara. Zakat, Infak, Sedekah dan donasi dapat di salurkan ke Rekening Baznas Lampung Utara:

BSI     : 7269938824

Bank Lampung : 3820301170699

Bank Syariah Kotabumi : 01101005294

Bank BNI  : 2918191817

CIMB Niaga Syariah : 860008928800

Mari bersama BAZNAS Lampung Utara membangun harapan, menghadirkan hunian yang layak, dan mewujudkan kehidupan yang lebih sejahtera bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Karena rumah yang layak adalah hak setiap keluarga Indonesia. ????????

Tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda melalui BAZNAS Lampung Utara. Bersama, kita bangun rumah, bangun harapan, dan bangun masa depan.

24/06/2026 | Kontributor: Humas
Lebaran Yatim dan Peduli Penyandang Disabilitas 1448 H, BAZNAS Lampung Utara Siapkan Kolaborasi Bersama Lembaga Zakat

Kotabumi – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Utara akan berpartisipasi dalam pelaksanaan Lebaran Yatim dan Peduli Penyandang Disabilitas Tahun 1448 Hijriah, sebuah gerakan kepedulian nasional yang bertujuan menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan penyandang disabilitas melalui berbagai program santunan, pendidikan, serta pemberdayaan.

Kegiatan ini akan dilaksanakan secara kolaboratif bersama berbagai Lembaga Amil Zakat (LAZ), organisasi sosial keagamaan, dan para pemangku kepentingan lainnya di bawah koordinasi Kementerian Agama Kabupaten Lampung Utara. Melalui sinergi tersebut diharapkan semakin banyak anak yatim dan penyandang disabilitas yang merasakan manfaat serta perhatian dari masyarakat.

Secara nasional, pencanangan dan pelaksanaan Lebaran Yatim dan Peduli Penyandang Disabilitas Tahun 1448 H akan dilaksanakan secara serentak pada Kamis, 25 Juni 2026 bertepatan dengan 10 Muharam 1448 Hijriah. Kegiatan pusat direncanakan berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi Kementerian Agama RI, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, dan Masjid Istiqlal Jakarta, yang akan menjadi momentum penguatan gerakan kepedulian terhadap anak yatim dan penyandang disabilitas di seluruh Indonesia.

Ketua BAZNAS Kabupaten Lampung Utara menyampaikan bahwa momentum 10 Muharam yang dikenal sebagai Hari Raya Anak Yatim hendaknya menjadi pengingat bagi seluruh umat Islam untuk meningkatkan kepedulian sosial, khususnya terhadap anak-anak yatim yang membutuhkan dukungan pendidikan dan pembinaan untuk meraih masa depan yang lebih baik.

"Anak yatim adalah amanah umat. Mereka membutuhkan perhatian, kasih sayang, serta dukungan pendidikan yang berkelanjutan. Begitu pula penyandang disabilitas yang memerlukan akses dan kesempatan yang setara untuk berkembang. Melalui program ini, kita ingin menghadirkan kebahagiaan sekaligus memperkuat semangat inklusi sosial," ujarnya.

Pada peringatan tahun ini, BAZNAS Lampung Utara akan menggalang dukungan masyarakat melalui zakat, infak, sedekah, dan donasi kemanusiaan yang akan disalurkan untuk berbagai kebutuhan, antara lain bantuan pendidikan anak yatim, perlengkapan sekolah, santunan, bantuan sosial bagi penyandang disabilitas, serta program pemberdayaan yang mendukung kemandirian mereka.

BAZNAS Lampung Utara mengajak seluruh masyarakat, aparatur sipil negara, pelaku usaha, perbankan, lembaga pendidikan, serta para dermawan untuk bersama-sama menyukseskan gerakan Lebaran Yatim dan Peduli Penyandang Disabilitas 1448 H. Setiap bantuan yang diberikan akan menjadi investasi kebaikan yang membantu mewujudkan masa depan yang lebih cerah bagi mereka yang membutuhkan. Untuk kebutuhan santunan bagi Yatim Disabilitas, dapat disalurkan ke Rekening Baznas Lampung Utara, yaitu:

1. BSI (7269938824),

2. Bank Lampung (3820301170699),

3. Bank Syariah Kotabumi (01101005294),

4. BNI (2918191817),

5. CIMB Niaga Syariah (860008928800)

Untuk informasi lebih lanjut dan konfirmasi dapat mengubungi Call Center Baznas Lampung Utara: 082280808049.

Mari jadikan 10 Muharam 1448 H sebagai momentum berbagi kebahagiaan, menguatkan harapan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap anak yatim serta penyandang disabilitas. Dengan kebersamaan dan gotong royong, kita dapat menghadirkan lebih banyak senyum, harapan, dan kesempatan bagi generasi penerus bangsa.

 

"Muliakan Yatim, Peduli Disabilitas, Tebarkan Kebaikan untuk Indonesia yang Lebih Berdaya."

24/06/2026 | Kontributor: Humas
Masjid Agung Al Jami Kotabumi: Menanti Sentuhan dan Kebangkitan Kembali sebagai Pusat Syiar Islam

Kotabumi – Di tengah hiruk-pikuk pusat perekonomian Kota Kotabumi, berdiri sebuah bangunan yang sarat sejarah dan menjadi saksi perjalanan perkembangan Islam di Kabupaten Lampung Utara, yakni Masjid Agung Al Jami' Kotabumi. Masjid yang selesai dibangun pada tahun 1972 ini merupakan salah satu aset Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara yang memiliki nilai historis dan strategis bagi masyarakat.

Berlokasi di jantung Kota Kotabumi, Masjid Agung Al Jami' dikelilingi berbagai pusat aktivitas masyarakat, seperti perkantoran Bank Mandiri, BRI, BCA, Mandiri Taspen, serta Pasar Kotabumi yang saat ini sedang dalam proses rehabilitasi. Posisi yang sangat strategis tersebut sejatinya menjadikan masjid ini sebagai pusat ibadah, dakwah, dan pemberdayaan umat yang ramai dikunjungi setiap hari.

Namun, seiring berjalannya waktu, kondisi Masjid Agung Al Jami' semakin memerlukan perhatian. Perawatan sarana dan prasarana yang belum optimal serta jumlah jamaah yang terus menyusut menjadi tantangan tersendiri. Padahal, masjid ini pernah menjadi pusat aktivitas keislaman yang sangat hidup di Lampung Utara.

Pada masa kejayaannya, sejumlah organisasi Islam menjadikan Masjid Agung Al Jami' sebagai pusat kegiatan dan perkantoran, di antaranya Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), Dewan Masjid Indonesia (DMI), hingga Badan Amil Zakat, Infaq dan Sedekah (BAZIS) yang kini berkembang menjadi BAZNAS. Dari masjid inilah berbagai kegiatan dakwah, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan umat pernah tumbuh dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Ketua BAZNAS Lampung Utara Budi Cipto Utomo berharap Masjid Agung Al Jami' dapat kembali menjadi pusat syiar Islam yang modern, inklusif, dan mampu menjawab kebutuhan umat di era saat ini. Dengan dukungan pemerintah daerah, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan Islam, dunia usaha, serta seluruh masyarakat, masjid ini memiliki peluang besar untuk bangkit dan kembali menjadi kebanggaan Lampung Utara.

"Masjid bukan hanya tempat menunaikan salat, tetapi juga pusat peradaban umat. Kita berharap Masjid Agung Al Jami' kembali hidup dengan berbagai kegiatan keagamaan, pendidikan, pembinaan generasi muda, dan pemberdayaan ekonomi umat," ujar Budi Cipto Utomo. 

Momentum pembangunan dan revitalisasi kawasan pusat Kota Kotabumi, termasuk rehabilitasi Pasar Kotabumi, diharapkan menjadi peluang untuk menghidupkan kembali fungsi strategis Masjid Agung Al Jami'. Kehadiran para pegawai perbankan, pedagang, pelaku usaha, dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar masjid dapat menjadi kekuatan besar untuk memakmurkan rumah Allah tersebut.

Ketua BAZNAS Lampung Utara mengajak seluruh masyarakat khususnya warga Kotabumi para pegawai kantor pemerintah dan swasta untuk bersama-sama meramaikan Masjid Agung Al Jami' Kotabumi dengan memperbanyak salat berjamaah, mengikuti kajian keislaman, kegiatan sosial, serta mendukung upaya perbaikan dan pengembangan masjid. Dengan kebersamaan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat, Masjid Agung Al Jami' diharapkan dapat kembali menjadi ikon religius Kabupaten Lampung Utara sekaligus pusat syiar Islam yang modern, maju, dan membawa keberkahan bagi daerah.

Ustadz Dr. Sanusi Marzuki mengutarakan, Rosulullah meskipun sudah membangun Masjid Nabawi yang besar, namun dia tidak melupakan Masjid Quba yang pertama dibangunnya ketika berhijrah. "Setiap hari Sabtu Nabi Muhammad Saw selalu mengajak para sahabatnya untuk sholat berjamaah di Masjid Quba," ungkapnya.  Ungkapan Ustadz Sanusi seolah mengingatkan meskipun sudah dibangun Islamic Center tapi Masjid Jami' jangan dilupakan apalagi ditinggalkan.

Ketua DMI Lampura, Ahmad Shaybani dan Ketua PDM Ahmad Junaidi sepakat, sesuai dengan keinginan Bupati Hamartoni Ahadis untuk menggiatkan kembali aktifitas Masjid Jami' akan dilakukan restrukturisasi pengurus DKM Masjid Agung Al Jami' Kotabumi dan berkoordinasi dengan Bagian Kesra. Selanjutnya akan disusun rencana kegiatan dan kajian rutin ke-Islam-an seperti tausiyah singkat (kultum) pada waktu atau saat jamaah masjid cukup ramai.  

"Dan sesungguhnya yang memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir..." (QS. At-Taubah: 18).

Mari bersama memakmurkan Masjid Agung Al Jami' Kotabumi, menjaga warisan sejarah, dan menghidupkan kembali pusat syiar Islam kebanggaan Lampung Utara.

21/06/2026 | Kontributor: Humas

Berita Terbaru

Tunjukkan Keteladanan, Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis Serahkan Zakat Penghasilan melalui BAZNAS
Tunjukkan Keteladanan, Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis Serahkan Zakat Penghasilan melalui BAZNAS
KOTABUMI – Langkah nyata dalam menunjukkan keteladanan sebagai seorang pemimpin ditunjukkan oleh Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis. Pada Selasa (14/07/2026), Bupati secara resmi menyerahkan zakat penghasilan pribadinya langsung melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Utara. Prosesi penyerahan zakat yang berlangsung khidmat ini digelar di rumah dinas Bupati. Langkah ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban pribadi sebagai seorang Muslim, melainkan juga instrumen penggerak bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), pejabat daerah, pelaku usaha, hingga masyarakat luas di Lampung Utara. Melalui momentum ini, Bupati berharap kesadaran akan pentingnya berzakat melalui lembaga resmi penyeleksi dan penyalur zakat pemerintah dapat semakin meningkat pesat demi kemaslahatan umat. Wujud Ketaatan dan Keteladanan Pemimpin Sebagai kepala daerah, Hamartoni Ahadis menekankan bahwa penyerahan zakat penghasilan ini merupakan bentuk ketaatan mutlak kepada perintah Allah SWT sekaligus wujud kepedulian sosial terhadap sesama. Beliau menginginkan tindakan nyata ini dapat menjadi stimulus moral bagi para pejabat publik dan ASN di Lampung Utara agar segera membersihkan hartanya melalui zakat. "Zakat adalah kewajiban yang tidak boleh kita abaikan sebagai umat Muslim yang diberikan kelebihan rezeki. Hari ini, saya menyerahkan zakat penghasilan saya secara langsung melalui BAZNAS Lampung Utara. Saya berharap langkah kecil ini dapat memicu dan menginspirasi seluruh ASN, para pejabat di lingkungan Pemkab Lampung Utara, pelaku usaha, hingga masyarakat yang sudah memenuhi syarat muzaki (wajib zakat) untuk segera menyusul," ujar Bupati Hamartoni usai menyerahkan zakatnya. Bupati juga menegaskan pentingnya mempercayakan pengelolaan dana umat ini kepada lembaga yang memiliki legalitas dan profesionalisme tinggi. "Saya mengajak seluruh masyarakat dan ASN di Lampung Utara untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) mereka melalui BAZNAS Lampung Utara. Kita tidak perlu ragu, karena BAZNAS dikelola secara amanah, profesional, transparan, dan akuntabel. Pendistribusiannya pun terukur dan memberikan manfaat yang nyata serta langsung menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan," tambahnya secara lugas. Apresiasi Tinggi dari BAZNAS Lampung Utara Ketua BAZNAS Kabupaten Lampung Utara, Budi Cipto Utomo, menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas keteladanan yang ditunjukkan oleh orang nomor satu di Lampung Utara tersebut. Menurutnya, langkah Bupati Hamartoni merupakan dorongan moral yang luar biasa bagi penguatan gerakan zakat di wilayah berjuluk Bumi Ragam Tunas Lampung ini. "Kami sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati Hamartoni Ahadis atas kepercayaan dan keteladanannya. Pemimpin yang mengawali gerakan zakat dengan dirinya sendiri adalah contoh terbaik. Hal ini tentu akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat resmi pemerintah," ungkap Ketua BAZNAS Lampung Utara. Lebih lanjut, Ketua BAZNAS menjelaskan bahwa seluruh dana zakat, infak, dan sedekah yang terhimpun akan dikelola secara profesional sesuai syariat dan regulasi yang berlaku. Dana tersebut nantinya didistribusikan secara merata kepada delapan golongan penerima zakat (asnaf) melalui berbagai program unggulan BAZNAS Lampung Utara, yang meliputi: Lampura Taqwa: Program bantuan untuk bidang keagamaan, pembinaan dai, bantuan sarana ibadah, dan syiar Islam. Lampura Sehat: Bantuan layanan kesehatan bagi keluarga kurang mampu yang kesulitan mengakses pengobatan. Lampura Cerdas: Pemberian beasiswa pendidikan bagi siswa dan mahasiswa berprestasi dari keluarga prasejahtera agar terhindar dari putus sekolah. Lampura Makmur: Program pemberdayaan ekonomi umat melalui pemberian modal usaha mandiri dan pendampingan UMKM. Lampura Peduli: Program respons cepat darurat bencana dan bantuan kemanusiaan langsung bagi masyarakat yang tertimpa musibah. Selain kelima program tersebut, BAZNAS Lampung Utara juga menggulirkan program akselerasi pengentasan kemiskinan ekstrem, yaitu PELITA ZANNAH (Program Eliminasi Kemiskinan melalui Zakat, Infak, dan Sedekah). Program ini dirancang khusus untuk mengintegrasikan bantuan modal usaha, pembinaan spiritual, dan pemenuhan kebutuhan dasar mustahik secara komprehensif agar mereka dapat mandiri secara finansial. Mengubah Mustahik Menjadi Muzaki BAZNAS Lampung Utara berkomitmen agar dana zakat yang dihimpun tidak hanya bersifat konsumtif atau sekali habis, melainkan diarahkan pada program-program produktif. Penyaluran zakat produktif difokuskan untuk membantu pengentasan kemiskinan secara struktural, pemberdayaan ekonomi mustahik (penerima zakat), peningkatan kualitas pendidikan, jaminan kesehatan, bantuan kemanusiaan, serta kegiatan dakwah yang menyasar wilayah-wilayah pelosok. Dengan pendekatan produktif ini, BAZNAS berupaya merubah status penerima zakat (mustahik) agar kelak di masa depan bisa mandiri dan naik kelas menjadi pembayar zakat (muzaki). Harapan untuk Kesejahteraan Lampung Utara Menutup rangkaian kegiatan tersebut, BAZNAS Lampung Utara menaruh harapan besar agar sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga amil zakat terus terjalin erat. Dengan adanya teladan dari Bupati Hamartoni Ahadis, diharapkan kesadaran berzakat di kalangan ASN dan masyarakat umum di Kabupaten Lampung Utara mengalami lompatan yang signifikan. Setelah menyerahkan zakat, pimpinan langsung memperoses dan menyerahkan bukti pembayaran zakat kepada Bupati Hamartoni. Semakin banyak muzaki yang mempercayakan penyaluran zakatnya melalui BAZNAS Lampung Utara, maka akan semakin besar pula daya jangkau dan manfaat yang dapat disebarluaskan. Dengan demikian, zakat benar-benar hadir sebagai solusi konkret dalam menekan angka kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan, dan mewujudkan Kabupaten Lampung Utara yang maju, agamis, dan sejahtera.
BERITA14/07/2026 | Humas
Lebaran Yatim dan Disabilitas 1448 H, BAZNAS Lampung Utara Salurkan Santunan dan Berbagai Program Pemberdayaan Mustahik
Lebaran Yatim dan Disabilitas 1448 H, BAZNAS Lampung Utara Salurkan Santunan dan Berbagai Program Pemberdayaan Mustahik
Kotabumi – BAZNAS Lampung Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan melalui kegiatan Lebaran Yatim dan Disabilitas Tahun 1448 H/2026 M. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Agung Al Jami' Kotabumi ini menjadi momentum berbagi kasih sayang sekaligus memperkuat semangat kepedulian sosial di bulan Muharram. Acara dihadiri oleh Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis, unsur Forkopimda, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Iskandar Zulkarnaen, Ketua BAZNAS Lampung Utara Budi Cipto Utomo, para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, Camat Kotabumi, Lurah Cempedak, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para muzaki dan mustahik. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Lampung Utara menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, meliputi santunan kepada 52 anak yatim dhuafa, bantuan 5 unit kursi roda bagi penyandang disabilitas, bantuan Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) kepada 3 mustahik, serta penyerahan santunan Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris (alm.) Ustadz M. Effendi, marbot Masjid Al Amin Sukajadi, Bumi Raya. Dalam sambutannya, Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BAZNAS Lampung Utara atas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang dinilai profesional, amanah, serta tepat sasaran. Menurutnya, berbagai program yang dijalankan BAZNAS telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi bagian penting dalam mendukung program pembangunan serta pengentasan kemiskinan di Kabupaten Lampung Utara. Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Lampung Utara. Secara khusus, beliau menekankan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara agar menyalurkan ZIS melalui BAZNAS sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama sekaligus memperkuat penghimpunan dana umat untuk kemaslahatan masyarakat. Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Iskandar Zulkarnaen, menyampaikan bahwa BAZNAS Provinsi Lampung akan terus memperkuat sinergi dengan BAZNAS kabupaten/kota. Ia menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dukungan kepada daerah melalui berbagai program yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun di tingkat provinsi sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Ketua BAZNAS Lampung Utara, Budi Cipto Utomo, dalam laporannya menyampaikan bahwa hingga Juni 2026, penghimpunan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di BAZNAS Lampung Utara telah mencapai Rp659.729.400,-, sedangkan penyaluran kepada para mustahik telah terealisasi sebesar Rp377.416.800,-. Dana tersebut disalurkan melalui berbagai program unggulan BAZNAS di bidang kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, dakwah, dan sosial keagamaan. "Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzaki, para ASN, masyarakat, dunia usaha, serta seluruh pihak yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Lampung Utara. Kepercayaan ini menjadi amanah bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan dan memastikan setiap dana yang dihimpun dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi mustahik," ujar Budi Cipto Utomo. Melalui kegiatan Lebaran Yatim dan Disabilitas ini, BAZNAS Lampung Utara berharap dapat menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim, penyandang disabilitas, dan keluarga mustahik, sekaligus mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus memperkuat budaya berbagi. Dengan semakin meningkatnya penghimpunan zakat, infak, dan sedekah, diharapkan semakin banyak masyarakat yang dapat diberdayakan sehingga cita-cita mewujudkan kesejahteraan umat dan mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Lampung Utara dapat tercapai secara berkelanjutan.
BERITA08/07/2026 | Humas
Program Rumah Layak Huni BAZNAS: Menghadirkan Harapan bagi Warga Kurang Mampu
Program Rumah Layak Huni BAZNAS: Menghadirkan Harapan bagi Warga Kurang Mampu
Kotabumi – Rumah bukan sekadar tempat berteduh, tetapi juga menjadi fondasi bagi terciptanya kehidupan yang sehat, aman, dan bermartabat. Namun, hingga saat ini masih banyak warga di Kabupaten Lampung Utara yang hidup di bawah garis kemiskinan dan menempati rumah yang tidak layak huni. Kondisi bangunan yang rapuh, atap bocor, lantai tanah, hingga minimnya fasilitas dasar menjadi realitas yang harus dihadapi sebagian masyarakat setiap hari. Sebagai wujud kepedulian terhadap mustahik dan masyarakat kurang mampu, BAZNAS Lampung Utara terus menjalankan Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Program ini bertujuan membantu masyarakat miskin agar dapat tinggal di rumah yang lebih aman, sehat, dan nyaman sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup mereka. Ketua Baznas Lampung Utara, Budi Cipto Utomo menjelaskan, pada Tahun 2025, BAZNAS Lampung Utara telah berhasil merealisasikan pembangunan dan rehabilitasi 2 unit rumah layak huni bagi keluarga penerima manfaat kolaborasi dengan Baznas RI. Sementara itu, pada Tahun 2026, BAZNAS Lampung Utara menargetkan pembangunan dan rehabilitasi 5 unit rumah layak huni, di mana 2 unit di antaranya akan segera direalisasikan melalui kolaborasi antara BAZNAS Lampung Utara dan BAZNAS Provinsi Lampung. Program Rumah Layak Huni BAZNAS mencakup berbagai bentuk perbaikan dan peningkatan kualitas hunian, antara lain: 1. Perbaikan struktur bangunan rumah yang mengalami kerusakan berat maupun sedang.2. Peningkatan kualitas lantai, dinding, dan atap rumah.3. Penyediaan fasilitas dasar rumah layak huni.4. Peningkatan kesehatan, keamanan, dan kenyamanan lingkungan tempat tinggal penerima manfaat. Budi Cipto Utomo melanjutkan bahwa kebutuhan bantuan rumah layak huni masih sangat besar dibandingkan dengan kemampuan pendanaan yang tersedia saat in. Oleh karena itu, dukungan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan agar lebih banyak keluarga miskin dapat merasakan manfaat program ini. "Setiap zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan melalui BAZNAS tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan konsumtif mustahik, tetapi juga menjadi investasi sosial yang mampu mengubah kualitas hidup keluarga penerima manfaat dalam jangka panjang. Rumah yang layak akan memberikan rasa aman, meningkatkan kesehatan keluarga, dan menjadi tempat tumbuh kembang yang baik bagi anak-anak," ujarnya Budi Cipto Utomo. BAZNAS Lampung Utara mengajak para muzakki, dermawan, dan masyarakat luas untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS guna mendukung keberlanjutan Program Rumah Layak Huni. Setiap kontribusi yang diberikan akan menjadi amal jariyah yang manfaatnya terus dirasakan oleh penerima bantuan. Selain itu, BAZNAS Lampung Utara juga mengundang BUMN, BUMD, perbankan, serta dunia usaha untuk berpartisipasi melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kolaborasi antara lembaga zakat, pemerintah, dan dunia usaha diyakini akan mempercepat pengentasan kemiskinan serta memperluas jangkauan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui semangat gotong royong dan kepedulian bersama, Program Rumah Layak Huni BAZNAS diharapkan dapat menjadi salah satu solusi nyata dalam menghadirkan hunian yang lebih layak, sehat, dan bermartabat bagi masyarakat Lampung Utara. Zakat, Infak, Sedekah dan donasi dapat di salurkan ke Rekening Baznas Lampung Utara: BSI : 7269938824 Bank Lampung : 3820301170699 Bank Syariah Kotabumi : 01101005294 Bank BNI : 2918191817 CIMB Niaga Syariah : 860008928800 Mari bersama BAZNAS Lampung Utara membangun harapan, menghadirkan hunian yang layak, dan mewujudkan kehidupan yang lebih sejahtera bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Karena rumah yang layak adalah hak setiap keluarga Indonesia. ???????? Tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda melalui BAZNAS Lampung Utara. Bersama, kita bangun rumah, bangun harapan, dan bangun masa depan.
BERITA24/06/2026 | Humas
Lebaran Yatim dan Peduli Penyandang Disabilitas 1448 H, BAZNAS Lampung Utara Siapkan Kolaborasi Bersama Lembaga Zakat
Lebaran Yatim dan Peduli Penyandang Disabilitas 1448 H, BAZNAS Lampung Utara Siapkan Kolaborasi Bersama Lembaga Zakat
Kotabumi – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Utara akan berpartisipasi dalam pelaksanaan Lebaran Yatim dan Peduli Penyandang Disabilitas Tahun 1448 Hijriah, sebuah gerakan kepedulian nasional yang bertujuan menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan penyandang disabilitas melalui berbagai program santunan, pendidikan, serta pemberdayaan. Kegiatan ini akan dilaksanakan secara kolaboratif bersama berbagai Lembaga Amil Zakat (LAZ), organisasi sosial keagamaan, dan para pemangku kepentingan lainnya di bawah koordinasi Kementerian Agama Kabupaten Lampung Utara. Melalui sinergi tersebut diharapkan semakin banyak anak yatim dan penyandang disabilitas yang merasakan manfaat serta perhatian dari masyarakat. Secara nasional, pencanangan dan pelaksanaan Lebaran Yatim dan Peduli Penyandang Disabilitas Tahun 1448 H akan dilaksanakan secara serentak pada Kamis, 25 Juni 2026 bertepatan dengan 10 Muharam 1448 Hijriah. Kegiatan pusat direncanakan berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi Kementerian Agama RI, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, dan Masjid Istiqlal Jakarta, yang akan menjadi momentum penguatan gerakan kepedulian terhadap anak yatim dan penyandang disabilitas di seluruh Indonesia. Ketua BAZNAS Kabupaten Lampung Utara menyampaikan bahwa momentum 10 Muharam yang dikenal sebagai Hari Raya Anak Yatim hendaknya menjadi pengingat bagi seluruh umat Islam untuk meningkatkan kepedulian sosial, khususnya terhadap anak-anak yatim yang membutuhkan dukungan pendidikan dan pembinaan untuk meraih masa depan yang lebih baik. "Anak yatim adalah amanah umat. Mereka membutuhkan perhatian, kasih sayang, serta dukungan pendidikan yang berkelanjutan. Begitu pula penyandang disabilitas yang memerlukan akses dan kesempatan yang setara untuk berkembang. Melalui program ini, kita ingin menghadirkan kebahagiaan sekaligus memperkuat semangat inklusi sosial," ujarnya. Pada peringatan tahun ini, BAZNAS Lampung Utara akan menggalang dukungan masyarakat melalui zakat, infak, sedekah, dan donasi kemanusiaan yang akan disalurkan untuk berbagai kebutuhan, antara lain bantuan pendidikan anak yatim, perlengkapan sekolah, santunan, bantuan sosial bagi penyandang disabilitas, serta program pemberdayaan yang mendukung kemandirian mereka. BAZNAS Lampung Utara mengajak seluruh masyarakat, aparatur sipil negara, pelaku usaha, perbankan, lembaga pendidikan, serta para dermawan untuk bersama-sama menyukseskan gerakan Lebaran Yatim dan Peduli Penyandang Disabilitas 1448 H. Setiap bantuan yang diberikan akan menjadi investasi kebaikan yang membantu mewujudkan masa depan yang lebih cerah bagi mereka yang membutuhkan. Untuk kebutuhan santunan bagi Yatim Disabilitas, dapat disalurkan ke Rekening Baznas Lampung Utara, yaitu: 1. BSI (7269938824), 2. Bank Lampung (3820301170699), 3. Bank Syariah Kotabumi (01101005294), 4. BNI (2918191817), 5. CIMB Niaga Syariah (860008928800) Untuk informasi lebih lanjut dan konfirmasi dapat mengubungi Call Center Baznas Lampung Utara: 082280808049. Mari jadikan 10 Muharam 1448 H sebagai momentum berbagi kebahagiaan, menguatkan harapan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap anak yatim serta penyandang disabilitas. Dengan kebersamaan dan gotong royong, kita dapat menghadirkan lebih banyak senyum, harapan, dan kesempatan bagi generasi penerus bangsa. "Muliakan Yatim, Peduli Disabilitas, Tebarkan Kebaikan untuk Indonesia yang Lebih Berdaya."
BERITA24/06/2026 | Humas
Masjid Agung Al Jami Kotabumi: Menanti Sentuhan dan Kebangkitan Kembali sebagai Pusat Syiar Islam
Masjid Agung Al Jami Kotabumi: Menanti Sentuhan dan Kebangkitan Kembali sebagai Pusat Syiar Islam
Kotabumi – Di tengah hiruk-pikuk pusat perekonomian Kota Kotabumi, berdiri sebuah bangunan yang sarat sejarah dan menjadi saksi perjalanan perkembangan Islam di Kabupaten Lampung Utara, yakni Masjid Agung Al Jami' Kotabumi. Masjid yang selesai dibangun pada tahun 1972 ini merupakan salah satu aset Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara yang memiliki nilai historis dan strategis bagi masyarakat. Berlokasi di jantung Kota Kotabumi, Masjid Agung Al Jami' dikelilingi berbagai pusat aktivitas masyarakat, seperti perkantoran Bank Mandiri, BRI, BCA, Mandiri Taspen, serta Pasar Kotabumi yang saat ini sedang dalam proses rehabilitasi. Posisi yang sangat strategis tersebut sejatinya menjadikan masjid ini sebagai pusat ibadah, dakwah, dan pemberdayaan umat yang ramai dikunjungi setiap hari. Namun, seiring berjalannya waktu, kondisi Masjid Agung Al Jami' semakin memerlukan perhatian. Perawatan sarana dan prasarana yang belum optimal serta jumlah jamaah yang terus menyusut menjadi tantangan tersendiri. Padahal, masjid ini pernah menjadi pusat aktivitas keislaman yang sangat hidup di Lampung Utara. Pada masa kejayaannya, sejumlah organisasi Islam menjadikan Masjid Agung Al Jami' sebagai pusat kegiatan dan perkantoran, di antaranya Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), Dewan Masjid Indonesia (DMI), hingga Badan Amil Zakat, Infaq dan Sedekah (BAZIS) yang kini berkembang menjadi BAZNAS. Dari masjid inilah berbagai kegiatan dakwah, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan umat pernah tumbuh dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Ketua BAZNAS Lampung Utara Budi Cipto Utomo berharap Masjid Agung Al Jami' dapat kembali menjadi pusat syiar Islam yang modern, inklusif, dan mampu menjawab kebutuhan umat di era saat ini. Dengan dukungan pemerintah daerah, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan Islam, dunia usaha, serta seluruh masyarakat, masjid ini memiliki peluang besar untuk bangkit dan kembali menjadi kebanggaan Lampung Utara. "Masjid bukan hanya tempat menunaikan salat, tetapi juga pusat peradaban umat. Kita berharap Masjid Agung Al Jami' kembali hidup dengan berbagai kegiatan keagamaan, pendidikan, pembinaan generasi muda, dan pemberdayaan ekonomi umat," ujar Budi Cipto Utomo. Momentum pembangunan dan revitalisasi kawasan pusat Kota Kotabumi, termasuk rehabilitasi Pasar Kotabumi, diharapkan menjadi peluang untuk menghidupkan kembali fungsi strategis Masjid Agung Al Jami'. Kehadiran para pegawai perbankan, pedagang, pelaku usaha, dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar masjid dapat menjadi kekuatan besar untuk memakmurkan rumah Allah tersebut. Ketua BAZNAS Lampung Utara mengajak seluruh masyarakat khususnya warga Kotabumi para pegawai kantor pemerintah dan swasta untuk bersama-sama meramaikan Masjid Agung Al Jami' Kotabumi dengan memperbanyak salat berjamaah, mengikuti kajian keislaman, kegiatan sosial, serta mendukung upaya perbaikan dan pengembangan masjid. Dengan kebersamaan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat, Masjid Agung Al Jami' diharapkan dapat kembali menjadi ikon religius Kabupaten Lampung Utara sekaligus pusat syiar Islam yang modern, maju, dan membawa keberkahan bagi daerah. Ustadz Dr. Sanusi Marzuki mengutarakan, Rosulullah meskipun sudah membangun Masjid Nabawi yang besar, namun dia tidak melupakan Masjid Quba yang pertama dibangunnya ketika berhijrah. "Setiap hari Sabtu Nabi Muhammad Saw selalu mengajak para sahabatnya untuk sholat berjamaah di Masjid Quba," ungkapnya. Ungkapan Ustadz Sanusi seolah mengingatkan meskipun sudah dibangun Islamic Center tapi Masjid Jami' jangan dilupakan apalagi ditinggalkan. Ketua DMI Lampura, Ahmad Shaybani dan Ketua PDM Ahmad Junaidi sepakat, sesuai dengan keinginan Bupati Hamartoni Ahadis untuk menggiatkan kembali aktifitas Masjid Jami' akan dilakukan restrukturisasi pengurus DKM Masjid Agung Al Jami' Kotabumi dan berkoordinasi dengan Bagian Kesra. Selanjutnya akan disusun rencana kegiatan dan kajian rutin ke-Islam-an seperti tausiyah singkat (kultum) pada waktu atau saat jamaah masjid cukup ramai. "Dan sesungguhnya yang memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir..." (QS. At-Taubah: 18). Mari bersama memakmurkan Masjid Agung Al Jami' Kotabumi, menjaga warisan sejarah, dan menghidupkan kembali pusat syiar Islam kebanggaan Lampung Utara.
BERITA21/06/2026 | Humas
Program Rumah Layak Huni BAZNAS Lampung Utara Hadirkan Harapan bagi Keluarga Dhuafa
Program Rumah Layak Huni BAZNAS Lampung Utara Hadirkan Harapan bagi Keluarga Dhuafa
Kotabumi – BAZNAS Kabupaten Lampung Utara terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Program Rumah Layak Huni (RLH). Program ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap keluarga dhuafa yang masih menempati rumah dalam kondisi memprihatinkan dan tidak memenuhi standar kelayakan hunian. Pada tahun 2025, BAZNAS Lampung Utara telah berhasil merealisasikan pembangunan dan rehabilitasi 2 unit Rumah Layak Huni bagi mustahik yang membutuhkan. Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat mampu menghadirkan perubahan besar dalam kehidupan penerima manfaat. Memasuki tahun 2026, BAZNAS Lampung Utara menargetkan pembangunan 5 unit Rumah Layak Huni, dengan 2 unit di antaranya akan segera direalisasikan dalam waktu dekat. Program ini terlaksana melalui kolaborasi dan sinergi antara BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Lampung, dan BAZNAS Kabupaten Lampung Utara, sehingga manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan. Ketua BAZNAS Lampung Utara, Budi Cipto Utomo menyampaikan, bahwa masih banyak keluarga dhuafa di berbagai kecamatan yang tinggal di rumah dengan kondisi rusak, bocor, berdinding rapuh, serta tidak memiliki fasilitas dasar yang memadai. Oleh karena itu, dukungan seluruh masyarakat sangat dibutuhkan agar program ini dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat. "Rumah yang layak bukan hanya tempat berteduh, tetapi juga menjadi fondasi bagi kehidupan keluarga yang lebih sehat, aman, dan bermartabat. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama berpartisipasi melalui zakat, infak, dan sedekah agar semakin banyak keluarga dhuafa yang dapat merasakan manfaat Program Rumah Layak Huni ini," ujarnya. BAZNAS Lampung Utara mengajak para muzaki, munfik, dan dermawan untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah terbaiknya melalui BAZNAS. Setiap rupiah yang dititipkan akan dikelola secara amanah, transparan, dan tepat sasaran guna membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk untuk mendukung Program Rumah Layak Huni. Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda Melalui: BAZNAS Kabupaten Lampung Utara Bank: BSI (Bank Syariah Indonesia) No. Rekening: 7269938824 Atau konfirmasi dan informasi lebih lanjut melalui Call Center BAZNAS Kabupaten Lampung Utara 082280808049. Mari bersama membangun harapan dan menghadirkan hunian yang layak bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Zakat Anda, Sedekah Anda, Mengubah Kehidupan Mereka.
BERITA19/06/2026 | Humas
BAZNAS Lampung Utara Salurkan Bantuan Biaya Pengobatan untuk Warga yang Berjuang Melawan Penyakit
BAZNAS Lampung Utara Salurkan Bantuan Biaya Pengobatan untuk Warga yang Berjuang Melawan Penyakit
Kotabumi Selatan – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui Program Lampung Utara Sehat. Kali ini, bantuan biaya pengobatan disalurkan kepada dua warga yang tengah berjuang menghadapi masalah kesehatan serius dan membutuhkan dukungan untuk menjalani proses pengobatan. Penerima bantuan pertama adalah Rizki A. Soni (40 tahun), warga Kelurahan Kelapa Tujuh, Kecamatan Kotabumi Selatan. Rizki saat ini masih dalam masa pemulihan pasca menjalani operasi hemoroid (wasir) dan membutuhkan penanganan kesehatan lanjutan. Berdasarkan rencana medis yang telah disusun, Rizki akan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Hasan Sadikin Bandung guna mendapatkan pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut. Kondisi kesehatan yang dialami Rizki berdampak pada kemampuan dirinya untuk bekerja dan memenuhi kebutuhan keluarga. Oleh karena itu, BAZNAS Lampung Utara hadir memberikan bantuan biaya pengobatan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan agar proses pengobatan dapat berjalan dengan baik. Selain itu, BAZNAS Lampung Utara juga menyalurkan bantuan kepada Meisna Hayani, seorang ibu dengan tiga orang anak yang saat ini sedang berjuang melawan penyakit Malignant Neoplasm of Pelvic Bones, Sacrum and Coccyx atau kanker ganas pada tulang panggul, sakrum, dan tulang ekor. Dalam menjalani pengobatan, Meisna harus bolak-balik ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta untuk mendapatkan penanganan medis secara berkala. Selain menghadapi tantangan kesehatan, keluarga juga harus menanggung biaya transportasi, akomodasi, dan kebutuhan pendukung lainnya selama proses pengobatan berlangsung. Melalui dana zakat yang dipercayakan oleh para muzaki, BAZNAS Lampung Utara berupaya meringankan beban kedua keluarga tersebut agar dapat fokus menjalani pengobatan dan proses pemulihan kesehatan. Ketua BAZNAS Lampung Utara menyampaikan bahwa program bantuan kesehatan merupakan salah satu wujud nyata pemanfaatan zakat untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi ujian kesehatan. "Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban biaya pengobatan yang harus ditanggung keluarga. Semoga Bapak Rizki A. Soni dan Ibu Meisna Hayani diberikan kesembuhan, kekuatan, serta kemudahan dalam menjalani proses pengobatan," ujarnya. BAZNAS Lampung Utara terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi mereka yang mengalami kesulitan ekonomi dan membutuhkan bantuan kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, maupun pemberdayaan ekonomi. Mari Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda Melalui BAZNAS Lampung Utara Bantuan yang diterima oleh para mustahik seperti Rizki A. Soni dan Meisna Hayani merupakan amanah dari para muzaki, munfiq, dan donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Lampung Utara. Dengan menunaikan zakat dan berbagi melalui BAZNAS, Anda turut membantu masyarakat yang sedang berjuang menghadapi keterbatasan ekonomi, sakit berkepanjangan, serta berbagai persoalan sosial lainnya. Rekening Resmi BAZNAS Kabupaten Lampung Utara Bank Syariah Indonesia (BSI)No. Rekening: 7269938824a.n. BAZNAS Kabupaten Lampung Utara Bank Lampung No. Rekening: 382.03.01.17069.9a.n. BAZNAS Kabupaten Lampung Utara CIMB Niaga SyariahNo. Rekening: 860008928800a.n. BAZNAS Lampung Utara Bank Syariah KotabumiNo. Rekening: 01101005294a.n. BAZNAS Lampung Utara ???? Konfirmasi ZIS: 0822-8080-8049???? Website: kablampungutara.baznas.go.id "Zakat yang Anda tunaikan hari ini dapat menjadi harapan bagi mereka yang sedang berjuang untuk sembuh dan bangkit kembali." Mari bersama BAZNAS Lampung Utara menghadirkan manfaat, menebar kepedulian, dan menguatkan sesama.
BERITA19/06/2026 | Humas
BAZNAS Lampung Utara Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Buruh Tani di Desa Surakarta
BAZNAS Lampung Utara Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Buruh Tani di Desa Surakarta
Abung Timur – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Utara kembali menyalurkan dana zakat kepada masyarakat yang membutuhkan melalui Program Lampung Utara Peduli. Kali ini bantuan kemanusiaan untuk kebutuhan hidup diberikan kepada Mat Nasir (61 tahun), warga Desa Surakarta, Kecamatan Abung Timur, yang termasuk dalam kategori mustahik (fakir miskin). Mat Nasir sehari-hari bekerja sebagai buruh tani dengan penghasilan yang tidak menentu. Di usianya yang telah memasuki masa lanjut, ia masih harus berjuang memenuhi kebutuhan hidup keluarganya yang terdiri dari seorang istri dan lima orang anak. Saat tim BAZNAS Lampung Utara melakukan asesmen lapangan, kondisi tempat tinggal keluarga Mat Nasir sangat memprihatinkan. Rumah yang ditempati terbuat dari papan dan dinding bambu (pelupoh) yang sudah lapuk, dengan banyak celah pada dinding serta bagian bangunan yang mengalami kerusakan. Kondisi tersebut menunjukkan keterbatasan ekonomi yang selama ini dihadapi keluarga tersebut. Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang berada dalam kondisi rentan, BAZNAS Lampung Utara menyalurkan bantuan kemanusiaan guna membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga Mat Nasir. Program bantuan sosial kemanusiaan merupakan salah satu bentuk pendistribusian zakat untuk membantu mustahik memenuhi kebutuhan hidup dan meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu. BAZNAS Lampung Utara diwakili Waka I Harry Romadhon menyampaikan bahwa zakat yang ditunaikan oleh para muzaki memiliki peran besar dalam menghadirkan harapan bagi keluarga-keluarga yang hidup dalam keterbatasan. Melalui pengelolaan zakat yang amanah dan tepat sasaran, BAZNAS terus berupaya menjangkau masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah Kabupaten Lampung Utara. "Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan kebutuhan hidup sehari-hari keluarga Bapak Mat Nasir. Semoga menjadi penyemangat bagi beliau dan keluarga untuk terus menjalani kehidupan dengan penuh kesabaran dan harapan," ujarnya. BAZNAS Lampung Utara mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzaki, munfiq, dan donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Setiap dana yang dititipkan menjadi sumber manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan serta membantu mewujudkan kesejahteraan umat. Mari Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda Melalui BAZNAS Lampung Utara Bersama kita dapat membantu lebih banyak keluarga dhuafa, fakir miskin, lansia, yatim, serta masyarakat yang membutuhkan bantuan kemanusiaan. Rekening Resmi BAZNAS Lampung Utara: Bank Syariah Indonesia : 7269938824 Bank Syariah Kotabumi: 01101005294 a.n. BAZNAS Kabupaten Lampung Utara Bank Lampung: 382.03.01.17069.9 a.n. BAZNAS Kabupaten Lampung Utara CIMB Niaga Syariah: 860008928800 a.n. BAZNAS Lampung Utara Informasi dan konfirmasi donasi: ????/WhatsApp: 0822-8080-8049 ???? BAZNAS Lampung Utara "Karena di setiap harta yang kita miliki, terdapat hak saudara-saudara kita yang membutuhkan."
BERITA15/06/2026 | Humas
BAZNAS Lampung Utara Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Ibu Maryana di Desa Surakarta
BAZNAS Lampung Utara Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Ibu Maryana di Desa Surakarta
Lampung Utara – Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Utara menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada Ibu Maryana, warga Desa Surakarta, Kecamatan Abung Timur, Kabupaten Lampung Utara. Ibu Maryana merupakan seorang ibu tangguh yang selama ini harus berjuang memenuhi kebutuhan keluarganya seorang diri setelah suaminya meninggal dunia. Dalam kesehariannya, ia bekerja sebagai buruh tani dengan penghasilan yang tidak menentu untuk menghidupi dua orang anaknya. Cobaan hidup yang dihadapi Ibu Maryana tidaklah ringan. Anak pertamanya mengalami gangguan mental sejak usia kecil sehingga memerlukan perhatian dan pendampingan khusus. Sementara itu, anak keduanya masih berstatus sebagai pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang masih membutuhkan dukungan biaya pendidikan dan kebutuhan sehari-hari. Selain keterbatasan ekonomi, kondisi tempat tinggal keluarga ini juga memprihatinkan. Rumah yang ditempati dinilai kurang layak huni dan membutuhkan perhatian agar dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi penghuninya. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Lampung Utara hadir memberikan bantuan kemanusiaan sebagai bentuk kepedulian dan upaya meringankan beban yang dihadapi keluarga Ibu Maryana. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga serta memberikan semangat bagi Ibu Maryana dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Ketua BAZNAS Kabupaten Lampung Utara, Budi Cipto Utomo menyampaikan, bahwa program bantuan kemanusiaan merupakan salah satu bentuk penyaluran zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzaki untuk membantu masyarakat yang berada dalam kondisi rentan dan membutuhkan perhatian. “BAZNAS hadir untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan hidup. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban Ibu Maryana dan keluarganya serta menjadi penyemangat untuk terus berjuang dalam menjalani kehidupan,” ujarnya. Baznas Lampung Utara juga memberikan bantuan serupa kepada Pak Kemis warga Surakarta, Abung Timur. Lelaki berusia 70 tahun itu kini hidup sendirian, isterinya sudah lama meninggal. Sehari-hari Pak Kemis bekerja sebagai buruh tani untuk memenuhi kebutuhan hidup. Hampir mirip dengan Bu Maryana, kondisi rumahnya jauh dari kata layak. BAZNAS Kabupaten Lampung Utara terus berkomitmen menyalurkan amanah para muzaki secara tepat sasaran melalui berbagai program sosial, kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi. Melalui semangat gotong royong dan kepedulian sosial, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terbantu dan memperoleh kesempatan untuk hidup lebih sejahtera. Salurkan Zakat, Infaq, dan Sedekah anda melalui Baznas Lampung Utara: BSI (7336421963), BPRS Kotabumi (01101005294), Bank Lampung (3820301170699) #BaznasLampungUtara #Pelita_Zannah
BERITA08/06/2026 | Humas
Optimalkan Syiar Islam, Bupati Lampung Utara Minta Safari Subuh Diperluas dan Dorong Baznas Aktifkan Masjid Jami Kotabumi
Optimalkan Syiar Islam, Bupati Lampung Utara Minta Safari Subuh Diperluas dan Dorong Baznas Aktifkan Masjid Jami Kotabumi
KOTABUMI – Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan dan mempererat silaturahmi dengan masyarakat. Terkait hal tersebut, Bupati Lampung Utara meminta Dewan Masjid Indonesia (DMI) Lampung Utara untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program Safari Subuh dan memperluas jangkauannya dapat menyentuh lapisan masyarakat yang lebih luas. Hal ini ditegaskan Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, saat memberikan sambutan pada Safari Subuh di Masjid Ar-Rozana, Kali Pasir, Kotabumi. Menurutnya, gerakan Safari Subuh yanf dilaksanakan 2 minggu sekali tidak boleh sekadar menjadi agenda seremonial rutin, melainkan harus bertransformasi menjadi wadah komunikasi yang efektif antara pemerintah, ulama, dan umat hingga ke tingkat pelosok desa. "Kita ingin Safari Subuh DMI ini memiliki dampak yang lebih masif. Oleh karena itu, perlu ada evaluasi berkala mengenai polanya, penjadwalannya, hingga materi syiarnya agar kehadiran kita benar-benar dirasakan dan mampu menjangkau wilayah yang lebih luas di Lampung Utara," ujar Bupati Hamartoni. Dorong Pengaktifan Masjid Jami' Kotabumi Di samping mengevaluasi program Safari Subuh, Bupati juga memberikan perhatian khusus terhadap pemanfaatan rumah ibadah bersejarah, salah satunya adalah Masjid Jami' Kotabumi. Beliau meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lampung Utara untuk ambil bagian secara aktif dalam menggerakkan kembali roda aktivitas keagamaan dan sosial di masjid tersebut. Bupati menilai, Masjid Jami' Kotabumi memiliki potensi besar untuk dikembangkan bukan hanya sebagai tempat ibadah ritual, melainkan juga sebagai pusat peradaban umat dan pemberdayaan ekonomi berbasis syariah. "Masjid Jami' adalah Ikon Lampung Utara," katanya "Saya meminta kepada jajaran pengurus Baznas Lampung Utara untuk ikut andil dalam pengaktifan kembali Masjid Jami' Kotabumi. Sinergi antara DMI, Baznas, dan pemerintah daerah sangat krusial agar masjid-masjid kita, khususnya Masjid Jami', bisa kembali makmur dan menjadi pilar kesejahteraan umat," tambah Bupati. Melalui langkah integrasi program keagamaan dan penguatan fungsi kelembagaan seperti DMI dan Baznas ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berharap dapat mewujudkan masyarakat yang lebih agamis, harmonis, serta sejahtera di bawah semangat "Lampura Bermartabat". Sejarah Masjid Jami' Tidak mudah menelusuri jejak sejarah pendirian dan pembangunan Masjid Jami' Kotabumi. pada sebuah harian www.kupastuntas.co ditemukan jejak sejarah bahwa lahan tempat Masjid Jami' berdiri adalah lokasi tempat penyerahan kedaulatan dari penjajah Belanda untuk wilayah Sumbagsel ke pangkuan RI pada 27 Desember 1949. Penyerahan tersebut dihadiri dari berbagai negara: Belanda, Belgia, Amerika, Australi dan Perancis. Namun dalam uraian tersebut tidak diungkapkan kapan Masjid tersebut mulai dibangun. Masjid Jami' pada perkembangan kini seolah ditinggalkan, diam dan kusam seiring dengan pembangunan dan berfungsinya Islamic Center yang dipusatkan di Kelurahan Kota Alam, Kotabumi Selatan. Jumlah jamaahnya sangat menyusut, meskipun lokasinya strategis berada di tengah kota Kotabumi, namun memang jauh dari rumah penduduk. Lokasi sekelilingnya di penuhi perkantoran Bank: BRI, Bank Mandiri, BCA, Bank Mandiri-Taspen. Padahal Masjid Jami' ini menurut informasi adalah aset Pemda Lampung Utara. Lalu mengapa seperti tidak terurus? Baznas Lampung Utara dan DMI Lampung Utara bertekad akan mengaktifkan kembali fungsi Masjid Jami' Kotabumi. Menurut Ketua DMI Lampura, H. Syaibani, bila perlu akan dilakukan penyegaran pengurus masjidnya. Pada tanggal 21 Juni 2026 mendatang Safari Subuh akan dilaksanakan di Masjid Jami' yang kini bernama Masjid Agung Al Jami'. Semoga ini bukan sekedar pergantian nama, tapi manjadi spirit religius untuk meningkat nuansa ruhaniah beribadah masyarakat Kotabumi khususnya.
BERITA07/06/2026 | Humas
BAZNAS Lampung Utara Berpartisipasi dalam Acara Ponpes Daarul Khair Kotabumi
BAZNAS Lampung Utara Berpartisipasi dalam Acara Ponpes Daarul Khair Kotabumi
KOTABUMI– Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lampung Utara turut ambil bagian dalam menyemarakkan perayaan Milad ke-35 sekaligus Wisuda Santriwan/Santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Daarul Khair yang berlangsung di Muara Aman, Kotabumi. Sinergi antara Ponpes Daarul Khair dan Baznas Lampung Utara dalam aksi pembagian sembako serta donor darah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif langsung bagi warga Muara Aman, sekaligus menjadi bukti nyata bagaimana nilai-nilai kepedulian Islam dipraktikkan di tengah masyarakat. Kehadiran Baznas dalam momen penting ini diwujudkan melalui aksi nyata kepedulian sosial, yakni pendistribusian paket sembako kepada 170 mustahik (penerima zakat) di lingkungan sekitar, serta partisipasi aktif dalam kegiatan donor darah yang diselenggarakan pada Kamis (21/5). Pembagian Sembako dan donor darah merupakan bagian dari rangkaian perayaan milad ponpes tahun ini terbilang istimewa karena memadukan pencapaian akademis, spiritual, dan kepedulian sosial. Pada Sabtu (23/5) Ponpes Daarul Khair melangsungkan wisuda bagi 55 santri, yang terdiri dari 26 santri lulusan setara SMA dan 29 santri program Tahfidz (penghafal Al-Qur'an) mulai dari 8 hingga 30 juz. Selain prosesi wisuda, agenda tahunan ini juga dirangkai dengan peringatan Haul Muassis (pendiri) ke-9 dan ditutup dengan Tabligh Akbar. Perayaan tersebut sangat meriah dihadiri Bupati Hamartono Ahadis dan seluruh pejabat Forkopimda Lampung Utara, pejabat pemerintahan, dan tentu saja para orang tua wisudawan/wati. Bagi masyarakat Lampung Utama, terlebih Kotabumi, nama Daarul Khair sudah sangat akrab, karena memiliki sejarah yang cukup panjang. Pendirinya Ulama kharismatik, KH. Abdul Syukursyah, yang wafat 9 tahun lalu. Pimpinan Ponpes Daarul Khair, Ustadz Andi Komarhadi, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan tahun ini mengusung tema "Santri Berakhlak, Umat Bermartabat." Tema ini merefleksikan komitmen pesantren dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual dan spiritual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi terhadap masyarakat sekitar.
BERITA25/05/2026 | Humas
Kemenhaj Dukung Tata Kelola Dam oleh BAZNAS, Jemaah Haji Bisa Bayar di Tanah Air
Kemenhaj Dukung Tata Kelola Dam oleh BAZNAS, Jemaah Haji Bisa Bayar di Tanah Air
Jakarta – Dukungan terhadap penguatan tata kelola dam haji di dalam negeri kian menguat. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyatakan dukungannya kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dalam memfasilitasi pembayaran dan penyaluran dam bagi jemaah haji Indonesia langsung dari Tanah Air. Kebijakan ini dinilai bukan hanya mempermudah jemaah, tetapi juga berpotensi besar menggerakkan roda ekonomi umat di berbagai daerah. Dukungan tersebut mencuat dalam audiensi antara BAZNAS RI dan Kemenhaj di Gedung Kemenhaj, Jakarta, Kamis (9/4/2026). Pertemuan ini dihadiri Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid, Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak, Wakil Ketua BAZNAS RI Zainut Tauhid Sa’adi, serta Pimpinan BAZNAS RI Neyla Saida Anwar. Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid menegaskan, pengelolaan dam oleh BAZNAS bukan hal baru. Selama ini, BAZNAS telah memiliki sistem dan standar operasional yang tertib, mulai dari pembayaran hingga distribusi. “Tata kelola dam oleh BAZNAS sudah berjalan dengan prosedur yang jelas. Kami pastikan seluruh proses transparan, mulai dari konfirmasi pembayaran, bukti pemotongan hewan, hingga laporan penyaluran yang bisa diakses jemaah,” ujarnya. Tak hanya itu, BAZNAS juga menerbitkan sertifikat bagi para mudhohi sebagai bentuk akuntabilitas. Lebih jauh, Sodik menekankan bahwa pelaksanaan dam memiliki dimensi sosial ekonomi yang kuat. Hewan dam disuplai dari peternak lokal dan UMKM binaan BAZNAS di berbagai daerah. “Ini bukan sekadar ibadah, tapi juga memberdayakan ekonomi masyarakat. Dampaknya bisa dirasakan hingga pelosok negeri,” jelasnya. Di sisi lain, Kemenhaj memberikan fleksibilitas bagi jemaah untuk menunaikan dam, baik di Tanah Suci maupun di Indonesia. Kebijakan ini membuka ruang kolaborasi yang luas. Selain BAZNAS, lembaga lain seperti LAZ dan KBIH juga diberi kesempatan untuk berkontribusi dalam layanan dam, sehingga pengelolaannya berjalan secara inklusif. Langkah ini dinilai sebagai pendekatan kolaboratif dalam pengelolaan ibadah sosial keagamaan yang semakin modern dan adaptif. Sodik pun mengajak jemaah haji Indonesia untuk mempercayakan pembayaran dam kepada lembaga resmi negara. “Jika ibadah haji dikelola oleh pemerintah, maka pengelolaan dam juga sebaiknya melalui lembaga resmi pemerintah, yakni BAZNAS,” tegasnya. Ia juga membuka peluang kerja sama ke depan yang lebih luas, tidak hanya pada dam, tetapi juga pada pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dari para jemaah haji, tentu dengan tetap berpegang pada prinsip syariat dan asas kemanfaatan. Kolaborasi antara Kemenhaj dan BAZNAS ini menjadi sinyal kuat bahwa pengelolaan ibadah tidak lagi sekadar ritual, tetapi juga diarahkan pada dampak nyata bagi masyarakat. Dengan tata kelola yang transparan dan berbasis pemberdayaan, dam haji berpotensi menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kesejahteraan umat—dari jemaah hingga peternak di daerah.
BERITA01/05/2026 | Humas
BAZNAS LAMPUNG UTARA DORONG KEMANDIRIAN EKONOMI LEWAT PROGRAM LUMBUNG PANGAN HORTIKULTURA
BAZNAS LAMPUNG UTARA DORONG KEMANDIRIAN EKONOMI LEWAT PROGRAM LUMBUNG PANGAN HORTIKULTURA
KOTABUMI – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lampung Utara terus berinovasi dalam mengoptimalkan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah. Kali ini, fokus diarahkan pada sektor pertanian melalui pengembangan Program Lumbung Pangan yang menyasar Kelompok Wanita Tani (KWT) di seluruh kecamatan se-Lampung Utara. Program ini tidak hanya sekadar memberikan bantuan modal, tetapi dirancang sebagai langkah strategis untuk memperluas kawasan tanaman hortikultura dan memperkuat peran perempuan dalam ketahanan pangan daerah. Karena itu dalam pengembangan program lumbung pangan ini Baznas Lampung Utara juga bekerjasama dengan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura. Fokus Utama Program: Perluasan Hortikultura: Mendorong pemanfaatan lahan kurang produktif dan pekarangan untuk komoditas sayur-mayur dan buah-buahan bernilai ekonomi tinggi. Pemberdayaan Wanita Tani: Menempatkan ibu-ibu anggota KWT sebagai pilar utama dalam pengelolaan lumbung pangan di tingkat desa/kecamatan. Peningkatan Pendapatan: Mengubah hasil kebun menjadi sumber penghasilan tambahan yang signifikan bagi keluarga petani. Harapan Kedepan Dengan adanya dukungan dari Baznas, diharapkan lumbung pangan ini menjadi motor penggerak ekonomi mikro. Harapan besarnya adalah terciptanya kemandirian pangan di tingkat rumah tangga, sehingga keluarga petani tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan konsumsi sendiri, tetapi juga mampu memasok pasar lokal secara konsisten. "Zakat yang ditunaikan masyarakat, kini kembali dalam bentuk produktivitas pangan. Kami berharap program ini mampu mengangkat derajat ekonomi keluarga petani di Lampung Utara secara berkelanjutan," demikian penjelasan Ketua Baznas Lampung Utara, Budi Cipto Utomo. Pemberian bantuan Program Lumbung Pangan Hortikultura diserahkan Ibu Ketua TP PKK Lampung Utara, drg. Meri Farida, saat kunjungan kerja Bupati Lampung Utara ke dua kecamatan: Abung Tengah dan Abung Kunang. Bantuan program lumbung pangan diterima Ketua KWT Ibung Dihi, Munsiah dan Ketua KWT Melati Putih, Suyati. Program Lumbung Pangan memang menjadi program unggulan Baznas Lampung Utara, sebelumnya program ini di fokuskan pada komoditas padi di tiga kecamatan: Abung Surakarta, Abung Selatan, dan Blambangan Pagar yang melibatkan 3 Gapoktan seluas 67,25 hektare dengan jumlah petani 129 orang.
BERITA30/04/2026 | Humas
Asa di Tengah Keterbatasan: Baznas Lampung Utara Pastikan Mutiara dan Saskia Tetap Sekolah
Asa di Tengah Keterbatasan: Baznas Lampung Utara Pastikan Mutiara dan Saskia Tetap Sekolah
KOTABUMI – Pendidikan adalah hak setiap anak, namun bagi sebagian orang, biaya operasional harian seringkali menjadi tembok tinggi yang menghalangi mimpi. Hal inilah yang sempat dirasakan oleh Mutiara dan Saskia, dua siswi Kelas 11 MAN 1 Kotabumi yang kini bernapas lega setelah mendapatkan dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lampung Utara. Lahir dari keluarga yang menggantungkan hidup sebagai buruh harian lepas, kondisi ekonomi orang tua keduanya memang jauh dari kata cukup. Penghasilan yang tidak menentu setiap harinya memaksa keluarga ini harus memilih antara kebutuhan dapur atau biaya pendukung pendidikan anak-anak mereka. Bahkan Mutiara sudah lebih 7 tahun hidup tanpa kasih sayang ibunya yang meninggal sekitar tahun 2018. Melihat kondisi tersebut, Baznas Lampung Utara bergerak cepat dengan melakukan koordinasi intensif bersama pihak sekolah. Dari hasil koordinasi tersebut, pihak MAN Kotabumi berkomitmen memberikan keringanan dengan membebaskan seluruh kewajiban biaya pendidikan bagi kedua siswi tersebut. Namun, persoalan tidak berhenti di situ. Meski biaya sekolah telah digratiskan, kebutuhan operasional sehari-hari seperti transportasi, perlengkapan belajar, dan kebutuhan penunjang lainnya masih menjadi beban berat bagi Mutiara dan Saskia. Di sinilah Baznas Lampung Utara hadir untuk menutup celah tersebut agar keduanya tetap bisa fokus menuntut ilmu tanpa perlu cemas akan biaya harian. Zakat Anda, Harapan Mereka Keberhasilan bantuan ini merupakan bukti nyata betapa kuatnya dampak dari zakat, infaq, dan sedekah yang dikelola secara profesional. Di luar sana, masih banyak "Mutiara" dan "Saskia" lain yang sedang berjuang melawan keterbatasan demi masa depan yang lebih baik. Wakil Ketua Bidang Pendistribusian, Yudi Surono, menyampaikan kepada Bapak/Ibu dan seluruh warga yang memiliki kelebihan rezeki untuk menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah melalui Baznas Lampung Utara. "Kami mengetuk hati bapak/ibu untuk menyisihkan sebagian rezekinya membantu para mustahik," katanya. Harta yang kita titipkan bukan sekadar angka, melainkan beasiswa bagi mereka yang haus ilmu, makanan bagi mereka yang lapar, dan jembatan bagi anak-anak bangsa untuk meraih cita-citanya. Mari bersinergi, ringankan beban sesama, dan bersihkan harta kita dengan berbagi. Salurkan Zakat, Infaq, dan Sedekah Anda sekarang. Karena setiap rupiah yang Anda berikan, adalah investasi akhirat yang tak terputus. Rekening BSI 7269938824, BPRS Kotabumi 01101005294 dan Bank Lampung 3820301170699
BERITA29/04/2026 | Humas
Baznas Lampung Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Hulu Sungkai
Baznas Lampung Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Hulu Sungkai
Lampung Utara — Baznas Lampung kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran yang terjadi di Desa Gedung Raja, Kecamatan Hulu Sungkai. Peristiwa kebakaran yang terjadi pada 21 April lalu tersebut menghanguskan sebagian besar bangunan rumah milik Johan Fernando. Harta benda juga ludes terbakar, termasuk seluruh dokumen keluarga. Dalam kejadian itu, korban juga mengalami luka bakar serius hingga mencapai sekitar 40% pada bagian tubuhnya dan harus dirawat. Sebagai bentuk kepedulian, Baznas Lampung Utara melalui Wakil ketua I Harry Romadhon dan Kepala Dinas Sosial Imam Hanafi, menyalurkan bantuan meringankan beban korban dan keluarga musibah, dan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Maryadi selain membantu juga membereskan dokumen keluarga yang hangus terbakar. Plt Camat Hulu Sungkai Zulham A, Razak dalam kesempatan tersebut mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dalam penggunaan listrik di rumah serta meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca ekstrem yang dapat memicu terjadinya bencana. Diharapkan bantuan yang diberikan dapat membantu proses pemulihan korban serta menjadi penguat semangat bagi keluarga yang terdampak. Terima kasih kepada para muzaki yang telah menyalurkan Zakat, Infaq dan Sedekah melalui Baznas Lampung Utara. BSI Norek 7269938824, BPRS Kotabumi 01101005294, dan Bank Lmapung 3820301170699. #BaznasLampung #PeduliSesama #BantuanKemanusiaan #LampungUtara #HuluSungkai
BERITA29/04/2026 | Humas
BAZNAS Lampung Utara Salurkan Bantuan Kesehatan untuk Fania, Bocah Pejuang Epilepsy
BAZNAS Lampung Utara Salurkan Bantuan Kesehatan untuk Fania, Bocah Pejuang Epilepsy
KOTABUMI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Utara kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, bantuan biaya kesehatan disalurkan kepada Fania Fillo Rahmawati, seorang bocah berusia 8 tahun yang tengah berjuang melawan diagnosa penyakit G40.8-Other Epilepsy. Menurut penuturan Yusnia, orang tua Fania, awalnya adalah ketika Fania berusia 4 tahun, sering jatuh dan kejang. Dari waktu ke waktu kondisi Fania perkembanganya semakin parah dan cukup berat. Setelah menderita selama kurang lebih empat tahun, sembilan bulan yang lalu ia harus menjalani prosedur operasi pembuatan lubang di tenggorokan (trakeostomi) di RS Abdoel Moeloek, Bandar Lampung. Lubang tersebut kini menjadi jalur utama pernafasannya yang harus dirawat dengan sangat intensif. Perjuangan Berat di Tengah Keterbatasan Keluarga Fania, yang tinggal di Dusun Tanjung Bulan, Desa Sawojajar, Kotabumi Utara Lampung Utara, menghadapi tantangan ekonomi yang besar dalam merawat putri mereka. Ayah Fania, Haryadi, hanyalah seorang buruh tani dengan penghasilan yang tidak menentu. Sementara itu, kebutuhan medis Fania sangatlah spesifik dan berbiaya tinggi: Pergantian Alat Rutin: Karet penutup lubang operasi di tenggorokannya harus diganti secara berkala setiap tiga bulan sekali. Kebutuhan Alat Medis: Fania membutuhkan alat penyedot dahak (suction) untuk mencegah penyumbatan pada saluran nafasnya. Harga alat ini tergolong sangat mahal bagi keluarga buruh tani seperti Pak Haryadi. "Kami sangat berterima kasih atas bantuan dari BAZNAS. Sebagai buruh tani, biaya pengobatan dan pembelian alat medis ini terasa sangat berat bagi kami. Bantuan ini sangat berarti untuk kelanjutan pengobatan Fania," ungkap Haryadi dengan penuh haru. Menggugah Kepedulian Sesama Penyaluran zakat ini merupakan amanah dari para muzzaki (pembayar zakat) yang dikelola oleh BAZNAS untuk membantu meringankan beban kesehatan warga Lampung Utara. Bantuan ini diharapkan dapat menjamin keberlangsungan perawatan Fania agar ia tetap bisa bernafas dengan baik dan menjalani hari-harinya. Mari kita berikan semangat untuk Fania agar terus kuat dalam proses penyembuhannya. Perjuangan Fania adalah pengingat bagi kita semua akan pentingnya rasa syukur dan kepedulian sosial. Salurkan Kepedulian Anda Satu tindakan kecil dari kita bisa menjadi harapan besar bagi mereka yang sedang berjuang. Ketua Baznas Lampung Utara, Budi Cipto Utomo, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menyalurkan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) melalui BAZNAS Lampung Utara. Harta yang kita bersihkan bukan hanya menjadi pahala, tetapi juga menjadi penyambung nafas dan senyum bagi anak-anak seperti Fania. "Salurkan ZIS langsung ke kantor atau transfer dan QRIS. Kunjungi website Baznas Lampung Utar," ujar Budi. Mari bergotong royong, ringankan beban sesama, dan tebar kebaikan melalui zakat.
BERITA17/04/2026 | Humas
Sinergi Baznas Lampung Utara dan UPZ: Capaian Zakat Tembus Miliaran Rupiah
Sinergi Baznas Lampung Utara dan UPZ: Capaian Zakat Tembus Miliaran Rupiah
KOTABUMI – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lampung Utara merilis capaian membanggakan terkait penghimpunan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) selama momentum Ramadan 1447 H. Melalui kolaborasi solid dengan 124 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat Masjid dan Mushola, total dana umat yang berhasil dihimpun mencapai angka yang signifikan. Rincian Penghimpunan Dana Umat Berdasarkan data yang dihimpun per hari ini, total dana yang terkumpul dari para dermawan (Muzaki) di Lampung Utara terbagi dalam beberapa kategori: Kategori Penghimpunan Jumlah Nominal Zakat Fitrah Rp2.010.345.550 Zakat Mal Rp311.537.500 Infaq Rp138.070.500 Fidyah Rp11.796.200 Keberhasilan ini didorong oleh antusiasme warga yang tinggi, dengan tercatat sebanyak 48.500 orang pembayar Zakat Fitrah dan 1.145 orang pembayar Zakat Mal. Jumlah ini jauh meningkat dibanding tahun lalu. Penyaluran Tepat Sasaran Seluruh dana yang terkumpul telah disalurkan kepada mereka yang berhak menerima (Mustahik). Tercatat sebanyak 14.500 penerima manfaat di seluruh penjuru Lampung Utara telah merasakan dampak langsung dari kedermawanan masyarakat melalui program pendistribusian Baznas dan UPZ. Apresiasi dan Harapan ke Depan Ketua Baznas Lampung Utara Budi Cipto Utomo menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus UPZ Masjid dan Mushola yang telah bekerja keras menjadi garda terdepan dalam pelayanan zakat. "Kami sangat mengapresiasi dedikasi 124 UPZ yang telah bekerja maksimal. Kami berharap kesadaran masyarakat dalam berzakat dan berinfaq tidak berhenti di bulan Ramadan saja, melainkan terus meningkat sebagai gaya hidup di bulan-bulan lainnya," ungkap Budi Cipto Utomo didampingi Waka III Bidang Keuangan dan Pelaporan Dadang Iskandar. Budi Cipto Utomo melanjutkan bahwa menjadi perpanjangan tangan dalam mengelola ZIS bukanlah tugas yang ringan, namun membutuhkan integritas dan pengabdian, hanya Allah SWT yang bisa membalasnya. Dia juga mendoakan semoga Allah SWT senantiasa memberkahi harta para muzaki dan munfiq yang telah menyalurkan kewajibannya. "Semoga Allah membalas segala kebajikan dan amal sholeh para amil, muzaki dan munfiq," katanya. Ketua Baznas juga mendorong agar UPZ di tingkat Masjid dan Mushola terus aktif memberikan edukasi kepada jamaah mengenai pentingnya zakat, infaq, dan sedekah sebagai instrumen untuk mensucikan harta dan membantu sesama. Dan tanpa bosan-bosan Ketua Baznas Lampung Utara juga mengajak kepada masyarakat Lampung Utara yang diberikan kelapangan rezeki untuk menyisihkan sebagian hartanya dengan berzakat, berinfaq dan bersedekah. "Meski hanya serupiah bantuan muzaki dan munfiq sangat berarti bagi yang membutuhkan," katanya. #Pelita_zannah
BERITA15/04/2026 | Humas
Dari Tangan di Bawah Menjadi Tangan di Atas: 129 Petani Lumbung Pangan BAZNAS Lampung Utara Tunaikan Zakat Pertanian
Dari Tangan di Bawah Menjadi Tangan di Atas: 129 Petani Lumbung Pangan BAZNAS Lampung Utara Tunaikan Zakat Pertanian
LAMPUNG UTARA – Sebuah pemandangan mengharukan sekaligus membanggakan mewarnai musim panen raya di Kabupaten Lampung Utara kali ini. Bukan sekadar merayakan keberhasilan produksi padi, sebanyak 129 petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) penerima manfaat Program Lumbung Pangan BAZNAS melakukan aksi nyata yang menginspirasi: menyerahkan zakat pertanian mereka kembali kepada BAZNAS Lampung Utara. Para petani yang berasal dari tiga kecamatan—Abung Surakarta, Abung Selatan, dan Blambangan—ini merupakan bukti hidup dari keberhasilan program pemberdayaan ekonomi umat. Program Lumbung Pangan yang mereka terima sebelumnya telah memberikan dukungan berupa modal usaha, pendampingan teknis, hingga penguatan kelembagaan tani. Transformasi Mustahik Menjadi Muzakki Penyerahan zakat ini menjadi simbol transformasi luar biasa. Jika sebelumnya para petani ini merupakan Mustahik (penerima zakat), kini melalui kerja keras dan keberkahan program, mereka mampu berdiri tegak sebagai Muzakki (pemberi zakat). "Dulu kami dibantu untuk bangkit. Kini, setelah panen melimpah, kami ingin memastikan bahwa di dalam setiap bulir padi kami ada hak saudara-saudara kami yang lain yang harus ditunaikan melalui zakat," ujar salah satu perwakilan petani dengan mata berkaca-kaca saat menyerahkan zakatnya. Keberhasilan di Tiga Kecamatan Keberhasilan ini tersebar merata di wilayah intervensi program: Kecamatan Abung Surakarta: Menunjukkan ketahanan pangan yang solid meski menghadapi tantangan cuaca. Kecamatan Abung Selatan: Berhasil mengoptimalkan lahan dengan produktivitas tinggi. Kecamatan Blambangan: Menampilkan kekompakan Gapoktan dalam manajemen pasca panen. Komitmen BAZNAS Lampung Utara Ketua BAZNAS Lampung Utara Budi Cipto Utomo menyambut baik inisiatif para petani ini. Menurutnya , fenomena ini adalah tujuan tertinggi dari setiap program pendayagunaan zakat, yaitu kemandirian ekonomi yang diiringi dengan ketaatan spiritual. "Ini adalah siklus kebaikan yang luar biasa. Zakat yang dikelola dengan amanah melalui Program Lumbung Pangan, ternyata tidak hanya menghasilkan padi, tetapi juga melahirkan kesadaran berzakat yang tinggi. 129 petani ini telah memberi pelajaran berharga tentang arti syukur yang sebenarnya," ungkap Budi Cipto didampingi Rizki Yandika Pendamping Program Lumbung Pangan. Menuju Lampung Utara yang Berdaya Melalui momen ini, diharapkan para petani di Lampung Utara semakin semangat dalam mengolah lahan mereka dengan cara-cara yang berkah. Gerakan "Mustahik Menjadi Muzakki" ini menjadi energi baru bagi pembangunan ekonomi kerakyatan berbasis zakat di wilayah Lampung Utara. Panen kali ini bukan sekadar tentang angka tonase padi, melainkan tentang mekarnya harapan dan kemuliaan hati para petani untuk terus berbagi. #pelita_zannah #zakatmenguatkanindonesia
BERITA09/04/2026 | Humas
Rumah Ditinggal Mudik Ludes Terbakar, Baznas Lampung Utara Bergerak Cepat Salurkan Bantuan
Rumah Ditinggal Mudik Ludes Terbakar, Baznas Lampung Utara Bergerak Cepat Salurkan Bantuan
HULU SUNGKAI (25/3) – Musibah memilukan menimpa keluarga Suradi, warga RT/RW 002/002 Desa Bonglai Tengah, Kec. Hulu Sungkai. Lampung Utara saat sedang menjalankan tradisi mudik Lebaran ke Pulau Jawa. Rumah berbahan kayu milik warga tersebut rata dengan tanah setelah dilalap si jago merah pada Minggu malam (22/3/2026) sekitar pukul 20.30 WIB. Kades Bonglai Tengah, dalam laporannya menyebutkan bahwa penyebab kebakaran diduga akibat konsleting listrik saat rumah dalam keadaan kosong. "Pemilik rumah sedang mudik lebaran ke Jawa sekeluarga," ujar Rama Doni, Kades Bonglai Tengah. Menanggapi kejadian tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lampung Utara bersama jajaran Pemerintah Daerah, dalam hal ini Kadis Sosial, Imam Hanafi, dan Kadisduk Capil, Maryadi Muchtar, langsung turun ke lokasi untuk memberikan dukungan moril maupun materil bagi korban terdampak. Kronologi Kejadian Kades Bonglai Tengah menuturkan, api pertama kali terlihat saat kondisi lingkungan sedang sepi karena pemilik rumah tengah mudik. Karena sebagian besar konstruksi bangunan terbuat dari material kayu yang mudah terbakar, api dengan cepat membesar dan melahap seluruh isi bangunan dalam waktu singkat. Meski warga sekitar sempat berusaha memadamkan api, bangunan tersebut tetap tidak terselamatkan. Sinergi Lintas Sektor Penyaluran bantuan ini dilakukan secara kolaboratif sebagai bentuk kehadiran negara dan kepedulian sesama bagi warga yang tertimpa musibah: Baznas Lampung Utara: Menyerahkan santunan tunai guna meringankan beban ekonomi keluarga korban untuk memenuhi kebutuhan mendesak yang diserahkan oleh Harry Romadhon, Wakil Ketua I Dinas Sosial (Dinsos): Menyalurkan bantuan logistik berupa bahan pangan (sembako), perlengkapan tidur, dan peralatan dapur darurat, yang diserahkan oleh Kadis Imam Hanafi Disdukcapil Lampung Utara: Melakukan jemput bola untuk mendata dan memproses kembali dokumen kependudukan (KK, KTP, dan Akta) milik keluarga yang ikut hangus terbakar dalam peristiwa tersebut, dan diserahkan oleh Kadis Maryadi Muchtar. "Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa saudara kita. Harapannya, santunan dari dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat ini dapat sedikit mengobati duka keluarga, terlebih di momen menjelang Hari Raya ini," ujar Harry Romadhon di lokasi. Pesan untuk Masyarakat Pada saat penyerahan bantuan, hadir juga Camat Hulu Sungkai, Herwan. Pihak berwenang kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik agar memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman, mencabut aliran listrik yang tidak perlu, serta menitipkan pengawasan rumah kepada tetangga atau pamong setempat guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
BERITA25/03/2026 | Humas
Sinergi Tekan Kemiskinan Ekstrem: BAZNAS Lampung Utara Paparkan Program Terpadu "Pelita Zannah" di Forum Bappeda
Sinergi Tekan Kemiskinan Ekstrem: BAZNAS Lampung Utara Paparkan Program Terpadu "Pelita Zannah" di Forum Bappeda
KOTABUMI (10/3) – Upaya percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrem dan peningkatan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lampung Utara terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Dalam Forum Perangkat Daerah yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lampung Utara baru-baru ini, BAZNAS Lampung Utara hadir membawa terobosan strategis melalui pemanfaatan dana umat. Undangan khusus dari Bappeda ini menjadi momentum penting bagi BAZNAS untuk menyelaraskan program kerja lembaga dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), khususnya dalam intervensi kantong-kantong kemiskinan di tingkat desa. Inovasi Program "Pelita Zannah" Dalam forum tersebut, melalui Waka III BAZNAS Lampung Utara, Dadang Iskandar, memaparkan skema program terpadu bertajuk Pelita Zannah (Program Eliminasi Kemiskinan Terpadu melalui Zakat Infaq dan Sedekah). Program ini dirancang sebagai solusi ganda: menanggulangi kemiskinan sekaligus menstimulus pertumbuhan ekonomi lokal melalui pendayagunaan zakat produktif. Berbeda dengan bantuan konsumtif yang bersifat sekali habis, Pelita Zannah fokus pada pemberian modal usaha, pengembangan ternak kambing, lumbung pangan, pendampingan teknis, dan penyediaan sarana prasarana bagi keluarga prasejahtera agar memiliki penghasilan yang berkelanjutan. "Melalui Pelita Zannah, kami ingin mengubah status mustahik (penerima zakat) menjadi munfiq atau bahkan muzakki (pemberi zakat) di masa depan. Fokus kami adalah pemberdayaan ekonomi berbasis potensi desa, sehingga zakat tidak hanya sekadar bantuan sosial, tetapi menjadi mesin penggerak ekonomi warga," ujar Dadang Iskandar BAZNAS Lampung Utara. Pada kesempatan tersebut Dadang Iskandar juga memaparkan data progres Program Pelita Zannah yang dimulai pertengah tahun 2024. Salah satu kegiatan yang sudah sangat dirasakan pada penerima manfaat adalah bantuan indukan kambing dari 136 ekor yang disalurkan selama kurang lebih 2 tahun sudah berkembang menjadi 422 ekor dan bantuan modal usaha untuk 135 pelaku usaha mikro. "Mereka bisa memanfaatkan anak-anak kambing untuk memenuhi kebutuhan hidupnya," ujar Waka III Baznas LU itu. Integrasi Data dan Sasaran Pihak Bappeda Lampung Utara menyambut baik inisiatif ini. Integrasi program BAZNAS ke dalam Forum Perangkat Daerah diharapkan dapat memastikan bahwa bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih dengan program bantuan pemerintah daerah lainnya. Dengan sinkronisasi data kemiskinan ekstrem yang dimiliki Bappeda, program Pelita Zannah akan diarahkan secara presisi ke wilayah-wilayah yang membutuhkan intervensi ekonomi paling mendesak. Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat pencapaian target penurunan angka kemiskinan di Lampung Utara pada tahun anggaran mendatang. Melalui langkah kolaboratif ini, pemerintah daerah dan BAZNAS optimistis bahwa pengelolaan zakat yang profesional dan produktif akan menjadi pilar penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Lampung Utara secara menyeluruh.
BERITA11/03/2026 | Humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Lampung Utara.

Lihat Daftar Rekening →