WhatsApp Icon
Sinergi Zakat, Wakaf, dan Sedekah Dinilai Jadi Solusi Efektif Atasi Kemiskinan

JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menekankan pentingnya menyatukan berbagai instrumen filantropi Islam, seperti zakat, infak, sedekah, wakaf, dan dana sosial keagamaan lainnya untuk memperkuat upaya pengentasan kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua BAZNAS RI, Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., dalam kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing bertajuk “Sinergi Pilar Filantropi Islam untuk Pengentasan Kemiskinan” yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV pada Selasa (23/6/2026). Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan dan amil BAZNAS Provinsi maupun Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia secara daring.

Dalam pemaparannya, Zainut menjelaskan bahwa setiap instrumen filantropi Islam memiliki fungsi dan karakteristik yang berbeda. Namun, apabila dikelola secara terpadu dalam satu ekosistem, seluruh instrumen tersebut dapat menghasilkan dampak sosial dan ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

Menurutnya, zakat dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan usaha produktif guna meningkatkan kemandirian ekonomi umat. Sementara itu, wakaf berperan dalam penyediaan aset dan infrastruktur produktif, sedangkan infak dapat digunakan untuk mendukung program pelatihan serta pendampingan usaha.

Selain itu, sedekah juga memiliki fungsi penting sebagai bantuan darurat bagi masyarakat yang sedang menghadapi kondisi rentan. Oleh karena itu, berbagai instrumen filantropi Islam perlu saling mendukung dan tidak berjalan secara terpisah agar manfaat yang diberikan dapat lebih optimal.

Zainut menuturkan, intervensi filantropi Islam dapat dilakukan secara bertahap, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar dan bantuan darurat, pemulihan kondisi masyarakat pascakrisis, pemberdayaan ekonomi, hingga mendorong transformasi sosial dan ekonomi yang berkelanjutan. Pendekatan tersebut dinilai mampu meningkatkan kontribusi filantropi Islam dalam mendukung pembangunan nasional.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pihak untuk mengubah paradigma filantropi yang selama ini berfokus pada bantuan sesaat menjadi upaya transformasi sosial yang berkelanjutan. Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan jangka pendek mustahik, tetapi juga harus mampu mendorong pemulihan ekonomi, memperluas akses ekonomi, serta meningkatkan kemandirian masyarakat.

Zainut juga menyoroti masih adanya berbagai tantangan yang dihadapi bangsa, seperti kemiskinan, persoalan kesejahteraan sosial, dan kerentanan ekonomi. Menurutnya, tantangan tersebut membutuhkan solusi yang tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi, tetapi juga berlandaskan nilai solidaritas dan spiritualitas.

Ia berharap sinergi seluruh pilar filantropi Islam dapat terus diperkuat sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Dengan demikian, pembangunan yang berkelanjutan, berkeadilan, dan inklusif dapat terwujud serta dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.***

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Lampung Utara melalui rekening berikut:

BSI: 7269938824
Bank Lampung: 3820301170699
CIMB Niaga Syariah: 860008928800
BPRS Kotabumi : 01101005294

a.n. BAZNAS Lampung Utara, atau melalui laman resmi https://kablampungutara.baznas.go.id   dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***

 

25/07/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS LAMPUNG UTARA FASILITASI BEASISWA SANTRI TAHFIDZ 2026

KOTABUMI-- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung membuka Program Beasiswa Santri Tahfiz Al-Qur'an Tahun 2026. Program ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS Provinsi Lampung dalam mendukung pendidikan generasi muda serta mendorong lahirnya para penghafal Al-Qur'an yang berprestasi dan berakhlak mulia.

Program beasiswa ini ditujukan bagi santri putra berusia 13 hingga 20 tahun yang berasal dari keluarga kurang mampu (dhuafa), berdomisili di Provinsi Lampung, serta memiliki hafalan minimal 3 juz Al-Qur'an. Melalui program ini, BAZNAS Provinsi Lampung berupaya memberikan akses pendidikan yang lebih luas bagi para santri yang memiliki potensi dan semangat belajar tinggi.

Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Iskandar Zulkarnain menyampaikan  hal tersebut, saat memberikan sambutan pada “Lebaran Yatim dan Disabilitas Tahun 1448 H” di Masjid Agung Al Jami’ Kotabumi (7/7).

Menurut Iskandar program beasiswa ini merupakan bagian dari upaya pengelolaan zakat yang tidak hanya berorientasi pada bantuan konsumtif dan zakat produktif, tetapi juga pemberdayaan melalui sektor pendidikan dan dakwah.

"Melalui Beasiswa Santri Tahfiz Al-Qur'an, BAZNAS Provinsi Lampung berharap dapat membantu para santri dalam mengembangkan kapasitas keilmuan dan hafalan Al-Qur'an sehingga kelak menjadi generasi yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama," ujarnya. Calon santri datang dari desa. Setiap desa ada calon penghapal Al-Qur'an. Ini program unggulan BAZNAS Provinsi Lampung untuk anak-anak yang memiliki kemampuan menghapal Qur'an 30 juz untuk setiap desa.

Menurut  Ketua Baznas Lampung Utara, Budi Cipto Utomo, Lampung Utara memperoleh jatah 10 calon peserta, namun saat menghadiri acara di Masjid Agung Al Jami’, karena tingginya animo calon peserta diberikan jatah 10 lagi. “Alhamdulillah Baznas Provinsi Lampung memberikan tambahan kuota,” ujar Budi Cipto Utomo.

Saat menghadiri Rakor Baznas Provinsi Lampung, ternyata jumlah pendaftar dari Lampung Utara hingga 16 Juli telah mencapai 21 calon peserta. Dan diberikan tambahan menjadi 25. “Artinya diberikan tambahan lagi 4 calon peserta,” ujar Dadang Iskandar, Waka III yang menghadiri Rakor.

Calon peserta diwajibkan memenuhi seluruh persyaratan administrasi yang telah ditetapkan, termasuk melampirkan dokumen identitas, surat keterangan tidak mampu, surat rekomendasi, bukti hafalan Al-Qur'an, serta dokumen pendukung lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.

BAZNAS Lampung Utara menurut Budi Cipto Utomo, dalam Pilar Lampura Taqwa Program Bidang Dakwah, menyalurkan zakat untuk para guru ngaji, namun diakui Budi jumlahnya masih sangat terbatas. Menurutnya penyaluran zakat sebagai insentif buat guru ngaji juga sebagai Upaya meningkatkan Literasi Alquran di kalangan Masyarakat terutama anak usia dini.

Ketua Baznas Lampung Utara mengajak Masyarakat untuk menjadi muzaki atau munfik ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik khususnya di bidang dakwah. Caranya dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Lampung Utara dengan cara transfer via rekening:

BSI                             : 7269938824

CUMB Niaga Syariah : 860008928800

Bank Lampung          : 3820301170699

BPRS Kotabumi         : 01101005294

a.n. Baznas Lampung Utara, atau melalui laman resmi https://kablampungutara.baznas.go.id  dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***

23/07/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Lampung Utara Hadiri Rakor BAZNAS se-Provinsi Lampung, Perkuat Sinergisitas Program

BANDAR LAMPUNG — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Utara menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) BAZNAS se-Provinsi Lampung yang diselenggarakan pada Kamis, 16 Juli 2026, bertempat di Hotel Emersia Bandar Lampung.

Rakor dibuka oleh Ketua Baznas Provinsi Lampung, Iskandar Zulkarnaen. Dihadiri oleh BAZNAS kabupaten/kota se-Provinsi Lampung sebagai forum koordinasi dan konsolidasi dalam memperkuat sinergisitas program, meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta menyamakan langkah dalam pelaksanaan program BAZNAS di seluruh wilayah Provinsi Lampung. Baznas Lampung Utara mengutus Dadang Ishak Iskandar, Wakil Ketua III.

Dalam rakor tersebut, sejumlah agenda strategis menjadi pembahasan, di antaranya program beasiswa tahfiz Al-Qur'an, digitalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa, Riset ZIS, penyampaian laporan BAZNAS kabupaten/kota, sistem pengendalian internal dan pelaksanaan audit, serta isu strategis daerah yang berkenaan dengan ZIS.

Pembahasan berbagai agenda tersebut diharapkan dapat memperkuat tata kelola kelembagaan BAZNAS sekaligus mendorong pengelolaan ZIS yang semakin profesional, transparan, akuntabel, dan berdampak bagi masyarakat.

Bagi BAZNAS Kabupaten Lampung Utara, keikutsertaan dalam Rakor BAZNAS se-Provinsi Lampung menjadi bagian penting dalam membangun koordinasi dan sinergi antarlembaga. Melalui forum ini, berbagai program dan kebijakan dapat dikomunikasikan secara lebih baik sehingga pelaksanaannya di daerah dapat berjalan selaras dengan arah dan tujuan bersama. Pada forum ini Baznas Lampung Utara melaporkan dengan penerimaan ZIS hingga triwulan II serta pendistribusiannya. Juga disampaikan program-program kolaborasi seperti Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) dan Lumbung Pangan.

Sinergisitas antarlembaga BAZNAS menjadi salah satu kunci dalam mengoptimalkan potensi zakat dan memperluas manfaatnya bagi para mustahik. Dengan koordinasi yang kuat, inovasi program, serta tata kelola yang baik, BAZNAS diharapkan mampu terus menghadirkan pelayanan dan program pemberdayaan yang semakin efektif bagi masyarakat.

BAZNAS Kabupaten Lampung Utara berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dan meningkatkan kualitas pengelolaan ZIS sebagai bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui zakat.

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Kabupaten Lampung Utara melalui rekening berikut:

  • BSI: 7269938824
  • Bank Lampung: 3820301170699
  • CIMB Niaga Syariah: 860008928800
  • BPRS Kotabumi: 01101005294
22/07/2026 | Kontributor: Humas
Zakat sebagai Tax Credit Menguat, BAZNAS Optimistis Perkuat Penerimaan Pajak dan Zakat

Jakarta – Wacana menjadikan zakat sebagai pengurang pajak secara langsung (tax credit) kembali mengemuka. Gagasan ini dinilai berpotensi memperkuat pengelolaan zakat nasional sekaligus meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam menunaikan zakat dan membayar pajak.

Hal tersebut mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) Jurnalisme Filantropi yang diselenggarakan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Komisi VIII DPR RI, Yayasan Halaqoh Tadarus Al-Qur'an, dan Lazismu di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Sabtu (18/7/2026).

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko, menegaskan bahwa zakat dan pajak bukanlah dua kewajiban yang saling bertentangan. Sebaliknya, keduanya dapat saling melengkapi sebagai instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki peluang besar untuk mengintegrasikan sistem zakat dan perpajakan secara lebih optimal. Langkah tersebut diyakini mampu memperkuat program pemberdayaan ekonomi umat, mengurangi kemiskinan, meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, hingga mendukung penanggulangan bencana.

Saat ini, zakat yang disalurkan melalui BAZNAS maupun Lembaga Amil Zakat (LAZ) resmi telah diakui sebagai pengurang penghasilan kena pajak (tax deduction). Namun, Singgih menilai sudah saatnya Indonesia mulai mengkaji skema tax credit, yakni zakat menjadi pengurang langsung atas pajak yang terutang.

"Gagasan ini memiliki potensi besar untuk mendorong masyarakat menunaikan zakat melalui lembaga resmi. Selain meningkatkan penghimpunan zakat, tata kelolanya juga akan semakin akuntabel, transparan, dan profesional," ujarnya.

Meski demikian, ia menekankan bahwa penerapan kebijakan tersebut memerlukan kajian yang komprehensif. Berbagai aspek, mulai dari harmonisasi regulasi, integrasi sistem digital antara otoritas perpajakan dan BAZNAS, hingga dampaknya terhadap penerimaan negara, perlu dipersiapkan secara matang.

Karena itu, Singgih berharap kolaborasi antara pemerintah, DPR, akademisi, organisasi kemasyarakatan Islam, dan para pemangku kepentingan lainnya dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang realistis serta mudah diimplementasikan.

ax Credit Berpotensi Kepatuhan Pajak dan Zakat

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan, menyampaikan optimisme bahwa penerapan skema tax credit tidak akan menurunkan penerimaan pajak negara. Sebaliknya, pengalaman di sejumlah negara menunjukkan bahwa kebijakan tersebut justru mampu meningkatkan penghimpunan zakat sekaligus kepatuhan wajib pajak.

Menurut Rizaludin, kekhawatiran bahwa tax credit akan mengurangi pendapatan negara sebenarnya telah lama muncul. Namun, hasil penelitian di negara lain, seperti Malaysia, menunjukkan bahwa penerimaan zakat dan pajak justru sama-sama mengalami peningkatan.

"Pengalaman di Malaysia menunjukkan bahwa ketika insentif zakat diperkuat melalui skema tax credit, penghimpunan zakat meningkat dan penerimaan pajak juga tetap tumbuh," jelasnya.

Ia menjelaskan, Indonesia saat ini masih menerapkan sistem tax deduction yang hanya mengurangi penghasilan kena pajak. Skema serupa juga diterapkan di beberapa negara seperti Kanada dan Inggris. Menurutnya, manfaat yang dirasakan masyarakat melalui sistem tersebut masih relatif terbatas karena tidak secara langsung mengurangi jumlah pajak yang harus dibayarkan.

Oleh sebab itu, BAZNAS memandang skema tax credit dapat menjadi insentif yang lebih menarik, terutama bagi korporasi maupun muzaki dengan nilai zakat yang besar.

"Daripada memperdebatkan kewajiban zakat melalui regulasi, akan lebih baik jika negara menghadirkan insentif yang mendorong masyarakat secara sukarela menunaikan zakat melalui lembaga resmi," ujar Rizaludin.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pembahasan mengenai harmonisasi zakat dan pajak diperkirakan akan semakin relevan menjelang revisi Undang-Undang Pengelolaan Zakat pada 2027, sebagaimana amanat Mahkamah Konstitusi.

Sebagai langkah awal, BAZNAS mengusulkan agar skema tax credit diuji coba secara terbatas, salah satunya di Provinsi Aceh yang telah memiliki sistem pengelolaan zakat sebagai bagian dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) khusus.

Melalui sinergi antara pemerintah, ulama, akademisi, dan media, BAZNAS berharap kebijakan tersebut dapat menjadi fondasi penguatan ekosistem filantropi Islam di Indonesia. Selain meningkatkan penghimpunan zakat, skema tax credit juga diharapkan mampu menjaga keberlanjutan fiskal negara sekaligus menghadirkan sistem insentif yang lebih adil bagi para muzaki.***

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Lampung Utara melalui rekening berikut:

BSI                            : 7269938824

 

Bank Lampung          : 3820301170699
CIMB Niaga Syariah  : 860008928800
BPRS Kotabumi         : 01101005294

a.n. Badan Amil Zakat Nasional Lampung Utara, atau melalui laman resmi https://kablampungutara.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat
22/07/2026 | Kontributor: Humas
Perkuat Ekosistem Halal dan Ziswaf, Pemprov-KDEKS Susun RAD Ekonomi Syariah 2027

Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah Tahun 2027 sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan. Penyusunan RAD tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Lampung yang digelar di Balai Keratun, Bandar Lampung, Selasa (21/7).

Rapat koordinasi dibuka oleh Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, dan dihadiri oleh Direktur Eksekutif Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Lampung H. Ardiansyah, S.H., Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Bimo Epyanto, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung Otto Fitriandy, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Dr. Drs. H. Iskandar Zulkarnain, M.H., para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta berbagai mitra kerja yang turut mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Provinsi Lampung.

Dalam sambutannya, Jihan menegaskan bahwa pengembangan ekonomi syariah bukan sekadar agenda administratif, melainkan bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurutnya, Provinsi Lampung memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu penggerak ekonomi syariah nasional. Potensi tersebut didukung oleh posisi Lampung sebagai lumbung pangan nasional, berkembangnya sektor UMKM, jaringan pesantren yang luas, peluang ekspor komoditas unggulan, serta besarnya potensi pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) secara produktif.

"Ekosistem ekonomi syariah tidak cukup hanya diukur dari bertambahnya lembaga keuangan syariah saja. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana seluruh rantai nilai saling berhubungan, saling berkesinambungan, dan saling berintegrasi," ujar Jihan.

Melalui penyusunan RAD Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah Tahun 2027, Pemerintah Provinsi Lampung mendorong sinergi lintas sektor untuk memperkuat berbagai aspek, mulai dari sertifikasi halal, perluasan akses pembiayaan syariah, peningkatan literasi masyarakat, digitalisasi layanan, hingga pengembangan industri halal, pariwisata halal, dan pemberdayaan UMKM.

Selain itu, optimalisasi pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) juga menjadi salah satu fokus dalam pengembangan ekosistem ekonomi syariah di Lampung. Pengelolaan ZISWAF yang produktif diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengurangi kesenjangan sosial, serta memperkuat pemberdayaan ekonomi umat.

Pada kesempatan tersebut, Provinsi Lampung juga mencatat prestasi membanggakan dengan meraih tiga penghargaan pada Anugerah Adinata Syariah 2026, salah satunya pada kategori The New Emerging Sharia Economic Region. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah secara berkelanjutan.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, KDEKS, Bank Indonesia, OJK, BAZNAS, perangkat daerah, dan berbagai mitra strategis lainnya, penyusunan RAD Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah Tahun 2027 diharapkan menjadi pedoman dalam memperkuat daya saing daerah, memperluas inklusi ekonomi syariah, serta mewujudkan pembangunan yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan bagi masyarakat Lampung.***

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Lampung Utara melalui rekening berikut:

BSI: 7269938824

Bank Lampung: 3820301170699

CIMB Niaga Syariah: 860008928800

BPRS Kotabumi: 01101005294

a.n. BAZNAS Lampung Utara, atau melalui laman resmi https://kablampungutara.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat

22/07/2026 | Kontributor: Humas

Berita Terbaru

BAZNAS Lampung Utara Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Desa Bandar Abung
BAZNAS Lampung Utara Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Desa Bandar Abung
LAMPUNG UTARA (18/12) – Bentuk kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Utara. BAZNAS menyalurkan bantuan kepada dua keluarga korban kebakaran di Desa Bandar Abung, Kecamatan Abung Surakarta, [Rabu/17/12]. Musibah kebakaran hebat yang terjadi Senin (16/12) sore menghanguskan dua unit rumah beserta seluruh isinya milik Bapak Sopian dan Ibu Fitriani. Kondisi bangunan yang rata dengan tanah menyisakan kesedihan mendalam bagi para korban yang kini kehilangan tempat tinggal. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua I BAZNAS Lampung Utara, Harry Romadhon. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS memberikan bantuan berupa uang tunai dan logistik darurat untuk meringankan beban para korban dalam memenuhi kebutuhan mendesak. "Kami hadir sebagai bentuk empati dan tanggung jawab sosial dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS. Semoga bantuan yang tidak seberapa ini bisa sedikit mengobati duka dan membantu Bapak Sopian serta Ibu Fitriani untuk bangkit kembali," ujar Harry Romadhon di lokasi. Sinergi kuat terlihat dengan hadirnya jajaran Pemerintah Daerah, yakni Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Maryadi serta Kepala Dinas Sosial (Kadis Sosial) Imam Hanafi. Kedua kepala dinas tersebut turut menyerahkan bantuan sesuai bidang masing-masing, mulai dari pemulihan dokumen kependudukan yang terbakar hingga bantuan logistik pangan dan perlengkapan keluarga. Kehadiran para pejabat daerah dan BAZNAS, serta Camat Abung Surakarta M. Nur di tengah lokasi bencana menjadi angin segar bagi keluarga korban. Bapak Sopian menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian cepat yang diberikan oleh pemerintah dan BAZNAS. Dengan adanya sinergi antara lembaga pengelola zakat dan pemerintah daerah ini, diharapkan proses pemulihan pascabencana bagi warga Desa Bandar Abung dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran. Terima kasih kepada para muzaki yang telah menyalurkan zakat, infaq dan sedekahnya melalui Baznas Lampung Utara.
BERITA18/12/2025 | Humas
Lumbung Pangan Baznas Sukses Swasembada Pangan Lampung Utara
Lumbung Pangan Baznas Sukses Swasembada Pangan Lampung Utara
BLAMBANGAN PAGAR (16/12) – Program Lumbung Pangan di Kabupaten Lampung Utara terus menunjukkan progres positif. Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Harapan Maju yang berlokasi di Desa Jagang, Kecamatan Blambangan Pagar, melaporkan telah menyelesaikan 100 persen tahapan penanaman padi di lahan seluas 20 hektare. Keberhasilan ini merupakan bagian dari upaya penguatan stok pangan daerah yang melibatkan sedikitnya 30 petani setempat secara intensif. Target Tanam Tepat Waktu Seperti dilaporkan Pendamping Lapangan, Rizki, Proses penanaman dilakukan secara serentak guna menjaga pola tanam yang seragam dan meminimalisir serangan hama. Adapun jadwal pelaksanaan dimulai sejak 20 November dan berhasil diselesaikan sepenuhnya pada 3 Desember 2025. "Seluruh area seluas 20 hektare kini sudah tertanami. Kami mengapresiasi kedisiplinan para petani dalam mengikuti jadwal tanam yang telah ditentukan," ujar Bapak Musa perwakilan pengurus Gapoktan Harapan Maju. Keunggulan Varietas Paktiwi Menurut Pak Musa Pada musim tanam kali ini, Gapoktan Harapan Maju memilih untuk menggunakan Varietas Paktiwi. Pemilihan jenis padi ini didasarkan pada beberapa pertimbangan teknis, di antaranya: Potensi Hasil: Memiliki produktivitas yang tinggi per hektarenya. Ketahanan: Dikenal cukup tangguh terhadap serangan hama dan penyakit tanaman tertentu. Kualitas Gabah: Menghasilkan kualitas beras yang sesuai dengan kebutuhan pasar dan konsumsi warga. Namun menurut Pak Musa, dalam anggota Gapoktannya tidak semua menggunakan varietas Paktiwi ada juga menggunakan jenis varietas Melati Jumbo. "Kedua varietas terseut memiliki keunggulan masing-masing." katanya. Harapan Kedepan Dengan selesainya fase penanaman ini, fokus selanjutnya bagi 30 petani di Desa Jagang adalah pada tahap perawatan, pemupukan, dan pengairan yang terjadwal. Program lumbung pangan ini diharapkan tidak hanya menjamin ketersediaan beras di tingkat desa, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi para anggota Gapoktan Harapan Maju saat masa panen tiba. Masalah yang dihadapi para petani menurut Rizki, masalah yang di hadapi kelompok ini adalah gulma yang mulai banyak dan ada sebagian di bersihkan secara manual ada yg di semprot menggunakan pestisida dan hama keong mas ada sebagian yang di bersihkan secara manual dan ada yg di semprot menggunakan pestisida. Para petani berharap dan memperkirakan panen sudah bisa dilakukan antara minggu ke-2 dan ke-3 Maret 2026. "Semoga hasilnya memuaskan," ujar para anggota gapoktan penuh harap
BERITA16/12/2025 | Humas
BAZNAS Lampung Utara Buka Rekening Khusus Donasi Bencana Alam: Salurkan Bantuan untuk Korban di Dalam dan Luar Daerah
BAZNAS Lampung Utara Buka Rekening Khusus Donasi Bencana Alam: Salurkan Bantuan untuk Korban di Dalam dan Luar Daerah
Kotabumi, 6/12 2025] – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lampung Utara secara resmi membuka rekening khusus untuk menampung donasi dari masyarakat yang ingin berkontribusi dalam membantu korban bencana alam. Pembukaan rekening ini merupakan bagian dari pelaksanaan program strategis Baznas Tanggap Bencana (BTB). Rekening donasi ini dibentuk untuk menjadi wadah utama bagi kepedulian masyarakat, dengan fokus ganda: Bantuan Bencana Nasional: Mendukung penyaluran bantuan ke daerah-daerah yang dilanda bencana di luar Lampung Utara, seperti Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Kesiapsiagaan Lokal: Memastikan ketersediaan dana cepat tanggap untuk membantu korban bencana alam yang terjadi di wilayah Kabupaten Lampung Utara sendiri. Ketua Baznas Lampung Utara, Budi Cipto Utomo, menyampaikan bahwa inisiatif ini sangat penting untuk menjamin bahwa bantuan dapat disalurkan secara cepat, tepat, dan akuntabel kepada mereka yang membutuhkan, baik di tingkat nasional maupun lokal. Ayo Berbagi dan Salurkan Donasi Anda! Baznas Lampung Utara mengajak seluruh elemen masyarakat, instansi pemerintah, swasta, dan komunitas untuk bersama-sama meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak musibah. Salurkan kepedulian Anda melalui: Dompet Bencana Baznas Lampung Utara Bank Syariah Indonesia (BSI) Nomor Rekening: 7336421963 Setiap rupiah yang Anda donasikan akan disalurkan sepenuhnya untuk program penanganan dan pemulihan pascabencana. Apresiasi untuk Para Donatur Pendidikan Pada kesempatan ini, Baznas Lampung Utara juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada lembaga pendidikan yang telah menunjukkan kepedulian luar biasa terhadap korban bencana alam. Terima kasih khusus disampaikan kepada: SMP Kemala Bhayangkari SMPN 3 Kotabumi Ganesha Operation (GO) Donasi yang telah dikumpulkan oleh lembaga-lembaga ini merupakan wujud nyata semangat gotong royong dan kemanusiaan. Kami berterima kasih karena donasi tersebut telah langsung disalurkan ke Baznas RI untuk disalurkan ke wilayah bencana. Semoga aksi mulia ini menjadi inspirasi bagi semua pihak. Mari bersama-sama wujudkan kepedulian, karena bantuan sekecil apapun akan sangat berarti bagi korban bencana.
BERITA10/12/2025 | Humas
Baznas Lampung Utara Salurkan Bantuan Zakat Produktif untuk 30 Pelaku Usaha Mikro
Baznas Lampung Utara Salurkan Bantuan Zakat Produktif untuk 30 Pelaku Usaha Mikro
Kotabumi, [2/12] – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lampung Utara (LU) kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi umat. Sebanyak 30 pelaku usaha mikro menerima bantuan zakat produktif pada hari ini, sebagai realisasi kerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Lampung Utara dalam rangka Program Revitalisasi Kantor Urusan Agama (KUA). Para penerima bantuan mendatangi kantor Baznas LU didampingi oleh para penyuluh KUA dari berbagai kecamatan, menandai sinergi yang kuat antara Baznas dan Kemenag dalam menyalurkan dana zakat secara tepat sasaran. Ketua Baznas Lampung Utara, Budi Cipto Utomo, dalam sambutannya menekankan pentingnya perluasan peran KUA. Menurutnya, tugas KUA tidak seharusnya terbatas pada urusan pernikahan saja. "Peran KUA harus diperluas, bukan hanya pada urusan nikah, tetapi juga bagaimana KUA dapat turut serta dalam membina dan mengembangkan usaha keluarga di wilayah kerjanya," ujar Budi Cipto Utomo yang juga mantan Kepala Kemenag Lampung Utara. Ia berharap bantuan zakat produktif ini dapat menjadi modal penguatan bagi para pelaku usaha mikro agar dapat mengembangkan usahanya dan meningkatkan taraf hidup keluarga. Komitmen Pemberdayaan Baznas LU Penyerahan bantuan kali ini menegaskan kembali fokus Baznas LU pada sektor pemberdayaan usaha mikro. Sebelumnya, dalam rangkaian peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2025, Baznas Lampung Utara juga telah menyerahkan bantuan usaha mikro serupa kepada 39 pelaku usaha, termasuk sejumlah santri. Program zakat produktif ini dirancang untuk mengubah mustahik (penerima zakat) menjadi muzaki (pemberi zakat) di masa depan, melalui pemberian modal usaha yang diharapkan dapat berputar dan berkembang. Kolaborasi dengan KUA dan penyuluh agama diharapkan dapat memberikan pendampingan dan pembinaan yang berkelanjutan bagi para penerima bantuan.
BERITA05/12/2025 | Humas
Pimpinan Baznas Lampung Utara Hadiri Rakorda Baznas Provinsi Lampung
Pimpinan Baznas Lampung Utara Hadiri Rakorda Baznas Provinsi Lampung
Bandar Lampung – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lampung Utara turut serta dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Baznas Provinsi Lampung yang berlangsung di Hotel Emersia, Bandar Lampung, selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 Desember 2025. Kehadiran delegasi dari Baznas Lampung Utara dipimpin langsung oleh Ketua Baznas, Budi Cipto Utomo, didampingi oleh Wakil Ketua I, Harry Romadhon, dan Wakil Ketua III, Dadang Iskandar. Rakorda Baznas Provinsi Lampung secara resmi dibuka oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal. Acara ini mengusung tema sentral, yaitu "Menguatkan Baznas Dalam Mewujudkan Lampung Maju". Tema ini menekankan pentingnya peran strategis Baznas dalam mengoptimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk mendukung program pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Lampung. Selama pelaksanaan Rakorda, sejumlah agenda penting dibahas untuk menyelaraskan program kerja Baznas di tingkat kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Salah satu agenda utamanya adalah: Penyampaian Laporan kinerja Baznas Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung tahun berjalan. Pembahasan dan Penetapan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) untuk Tahun 2026. Ketua Baznas Lampung Utara Budi Cipto Utomo menjelaskan bahwa kehadiran BAZNAS Kabupaten Lampung Utara dalam Rakorda ini adalah bagian dari komitmen untuk membawa perubahan nyata di daerah. Materi dan arahan yang diberikan menjadi dorongan kuat agar pengelolaan zakat di Lampung Barat semakin transparan, responsif, dan berdampak luas bagi mustahik. Sedangka Waka III Dadang Iskandang yang membidangi Perencanaan, Keuangan dan Laporan menyampaikan bahwa dalam Rakorda ini akan dibahas tentang Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun 2026. Pembahasan RKAT ini penting karena menyangkut proyeksi penerimaan dari berbagai sumber bukan hanya zakat atau infaq tapi juga CSR dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL). Target berapa banyak mustahik yang akan menjadi penerima manfaat dari lima program: Ekonomi, Pendidikan, Kesehatan, Kemanusiaan, dan Dakwah. Dadang Iskandar menegaskan bahwa orientasi pendistribusian ZIS nanti akan lebih diarahkan ke sektor dan usaha produktif sehingga akan memberi dampak kepada mustahik untuk bisa berusaha, sebagaimana harapan yang ditegaskan Gubernur Rahmat Mirzani. "Kurangi zakat yang sifat konsumtif, salurkan lebih banyak ke usaha-usaha produktif mustahik," demikian Waka III itu menegaskan.
BERITA05/12/2025 | Humas
GUBERNUR LAMPUNG LAUNCHING GERAKAN SADAR ZAKAT
GUBERNUR LAMPUNG LAUNCHING GERAKAN SADAR ZAKAT
Bandarlampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meluncurkan "Gerakan Sadar Zakat" saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung di Hotel Emersia Bandarlampung, Kamis (4/12/2025). Rakorda Baznas yang dibuka Gubernur Mirza dihadiri Wakil Ketua Baznas RI Prof. Ir. Muhammad Nadratuzzaman Hosen, M.Si. Ph.D. Ketua Baznas Lampung Iskandar Zulkarnain, Sekdaprov Marindo Kurniawan anggota Forkopimda, Ketua TP PKK Purnama Wulan Sari Mirza, dan para kepala/wakil kepala daerah 15 kabupaten kota se Provinsi Lampung.. Program Gerakan Sadar Zakat menurut Gubernur Lampung merupaka gerakan penyadaran akan pentingnya zakat sebagai pemenuhan kewajiban rukun Islam yang ke-3. Gubernur Lampung melanjutkan, ditengah tantangan yang dihadapi pemerintah dan pemerintah daerah adalah mencari dan manambah pendapatan daerah untuk mendukung program-program pembangunan yang membutuhkan pembiayaan yang sangat besar. "Potensi Zakat sangat besar dan sangat menentukan terutama dalam program penanggulangan kemiskinan," tegas Gubernur Mirza. Gubernur mencontohkan dalam sejarah Islam bahwa Khalifah Umar bin Abdul Azis pada masa pemerintahan Bani Umayyah yang hanya memerintah selama 3 tahun, menerapkan kebijakan penarikan zakat dari orang-orang mampu, dan hanya dalam waktu 2 tahun kemiskinan di wilayah kekuasaannya dapat dientaskan berkas peran zakat yang dikelolanya. Bahkan setelah itu, hampir seluruh warganya rela dan ikhlas memberikan sedekah hartanya untuk mambantu masa kekhalifahannya.. Gubernur menegaskan bahwa tidak ada keraguan untuk menarik zakat dari warga masyarakat karena perintahnya jelas merupakan satu kewajiban kepada yang mampu. Sedangkan dalam pengelolannya, Gubernur menambahkan, telah jelas juga dasar hukumnya yaitu Undang-undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat dan Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014. "Jadi bagi kepala daerah jangan ada keraguan lagi untuk mengeluarkan kebijakan pengeluaran zakat," tegasnya. Gubernur Mirza mengajak para kepala daerah memberikan dukungan penuh terhadap gerakan sadar zakat dan membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat OPD, kecamatan hingga desa/kelurahan. Namun gubernur juga mengingatkan agar Baznas harus menjadi lembaga yang dipercaya masyarakat dalam mengelola ZIS secara akurat, terbuka, tepat sasaran, dan akuntabel. “Ciptakan rasa percaya pada masyarakat bahwa Baznas adalah lembaga yang dipercaya dalam penyaluran dan pengelolaan zakat, infaq dan shodaqoh," demikian Gubernur Mirza menegaskan. Sementara itu, Wakil Ketua Baznas Prof Dr. Ir. Muhammad Nadratuzzaman Hosen, menyampaikan apresiasi atas peluncuran Gerakan Sadar Zakat di Provinsi Lampung. Menurutnya, langkah ini merupakan upaya memperluas jangkauan zakat dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat kurang mampu. Ia menegaskan bahwa Baznas RI siap mendukung program-program strategis daerah, mulai dari pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, penanganan kemanusiaan, dan penanggulangan kemiskinan di daerah.Karena itu Prof Nadra menjelaskan Baznas RI terus berinovasi dalam penciptaan produk dan fasilitas digital untuk memudahkan masyarakat menyalurkan zakatnya. "Kita terus melakukan transformasi digital agar penyaluran zakat dari para muzaki menjadi sangat mudah," jelas Wakil Ketua Bidang Teknologi dan Informasi itu.
BERITA04/12/2025 | Humas
Baznas Lampung Utara Serahkan 2 Unit Rumah Layak Huni, Beri Asa Baru bagi Buruh Tani
Baznas Lampung Utara Serahkan 2 Unit Rumah Layak Huni, Beri Asa Baru bagi Buruh Tani
Lampung Utara – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lampung Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam pengentasan kemiskinan dengan menyerahkan dua unit Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) tahun 2025 kepada dua warga mustahik di Desa Surakarta, Kecamatan Abung Timur pada Senin (1/12). Dua penerima manfaat yang berprofesi sebagai buruh tani/kebun tersebut adalah Roni Saputra dan Saleh. Keduanya kini dapat bernapas lega setelah sekian lama hidup di rumah yang kondisinya tidak layak huni. Proses rehabilitasi kedua rumah ini memakan waktu kurang lebih 40 hingga 50 hari kerja. Dengan kerja cepat dan gotong royong, kini rumah Roni dan Saleh telah berdiri kokoh, aman, dan nyaman untuk dihuni. Ungkapan Syukur Penerima Manfaat Roni Saputra dan Saleh tak kuasa menahan rasa syukur mereka atas bantuan yang diterima. "Kami sangat berterima kasih kepada Baznas Lampung Utara dan seluruh muzaki yang telah menyalurkan hartanya. Selama ini kami tinggal di rumah yang sangat tidak layak, dan sekarang, alhamdulillah, kami punya rumah baru yang nyaman," ujar salah satu penerima manfaat dengan mata berkaca-kaca. Ajakan Menyisihkan Zakat, Infak, dan Sedekah Pimpinan Baznas Lampung Utara yang menyerahkan RLHB yaitu Waka I Harry Romadhon dan Waka II Yudi Surono menyampaikan bahwa program RLHB ini merupakan salah satu program unggulan yang fokus pada perbaikan kualitas hidup masyarakat kurang mampu. "Kami menyadari, di Lampung Utara ini, jumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) masih sangat banyak. Oleh karena itu, kami mengajak kepada seluruh masyarakat Lampung Utara yang diberikan kemampuan lebih, para pengusaha, dan seluruh ASN untuk tidak ragu menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS)-nya melalui Baznas Lampung Utara," tegasnya. Dana ZIS yang terkumpul akan dikelola secara transparan dan profesional, dan salah satu hasilnya adalah melalui program RLHB yang telah dirasakan langsung manfaatnya oleh Bapak Roni dan Bapak Saleh. Dengan berzakat, masyarakat mampu tidak hanya membersihkan hartanya, tetapi juga turut serta memberikan harapan dan kehidupan yang lebih baik bagi para mustahik.
BERITA01/12/2025 | Humas
BAZNAS Lampung Utara Salurkan Bantuan bagi Korban Puting Beliung di Blambangan Pagar
BAZNAS Lampung Utara Salurkan Bantuan bagi Korban Puting Beliung di Blambangan Pagar
LAMPUNG UTARA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Utara bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak bencana angin puting beliung di Desa Blambangan, Kecamatan Blambangan Pagar, pada Selasa (18/11/2025). Bencana yang terjadi pada Senin sore, 17 November 2025 lalu, dilaporkan merusak puluhan hunian warga. Berdasarkan data yang diterima Kantor Baznas Lampung Utara tercatat sebanyak 30 rumah warga terdampak, dengan rincian 3 unit rumah mengalami rusak berat dan 27 unit rumah mengalami rusak ringan, serta atap klas sekolah. Bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Ketua II Yudi Surono dan Waka III Dadang Iskandar kepada perwakilan warga yang tertimpa musibah. Penyerahan bantuan ini turut disaksikan Andriani, SE.MM (Camat Blambangan Pagar) dan Adi Kurniawan Kades Blambangan, serta dari Dinas Sosial Lampung Utara. Wakil Ketua II BAZNAS Lampung Utara menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dari para muzakki (pembayar zakat) yang dikelola BAZNAS untuk membantu meringankan beban masyarakat yang sedang tertimpa musibah alam. Camat Blambangan Pagar, Andriani, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas respon cepat BAZNAS Lampung Utara. Beliau berharap bantuan ini dapat membantu warga untuk segera memulai perbaikan rumah, terutama bagi mereka yang kategorinya rusak berat. "Kami sangat berterima kasih atas kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat Blambangan. Semoga bantuan ini menjadi penyemangat bagi warga untuk bangkit kembali setelah musibah ini," ujar Andriani. Hal senada disampaikan Adi Kurniawan Kades Blambangan, menyampaikan terima kasih atas keperdulian warga melalui Baznas Lampung Utara. "Kami atas nama warga terdampak bencana menyampaikan terima kasih," ujar Kades Blambangan. Pemerintah desa dan kecamatan mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang diprediksi masih akan terjadi dalam beberapa pekan ke depan.
BERITA18/11/2025 | Humas
BAZNAS Gelar Sekolah Tani, Edukasi Petani Lampung Tingkatkan Hasil Pertanian Desa Tata Karya
BAZNAS Gelar Sekolah Tani, Edukasi Petani Lampung Tingkatkan Hasil Pertanian Desa Tata Karya
Abung Surakarta, Lampung Utara – Menindak lanjuti Kick Off Program Lumbung Pangan yang dilakukan Bupati Lampung Utara pada 29 Oktober 2025 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyelenggarakan Sekolah Tani yang diikuti oleh 35 penerima manfaat di Aula Pondok Langgar Bhodo, Desa Tata Karya, Kecamatan Abung Surakarta, Lampung Utara, pada Minggu, 9 November 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para petani dengan pengetahuan dan keterampilan guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka. Sekolah Tani ini merupakan inisiatif BAZNAS dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan memberdayakan para petani, khususnya di wilayah Lampung. Acara dibuka dengan penyampaian materi oleh Bapak Harry Ramadhon yang menjelaskan secara komprehensif mengenai Program Lumbung Pangan BAZNAS serta pentingnya Zakat Pertanian. Ia menekankan bagaimana zakat pertanian tidak hanya menjadi kewajiban syariah, tetapi juga dapat menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi umat. Sesi selanjutnya dilanjutkan oleh Bapak Sugeng Hendarto, seorang praktisi dari Pusat Pelatihan Pertanian Organik Terpadu (PPOT) Provinsi Lampung. Bapak Sugeng membekali peserta dengan materi-materi praktis dan inovatif seputar penanganan hama pertanian, teknik pembuatan Zadam Sulfur sebagai pupuk organik, serta metode peningkatan pH tanah menggunakan air kencing sapi. Materi ini disambut antusias oleh para peserta yang aktif berdiskusi dan bertanya. Kegiatan Sekolah Tani ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi para petani penerima manfaat. Dengan bekal ilmu yang didapatkan, mereka diharapkan mampu mengaplikasikan teknik-teknik pertanian modern dan berkelanjutan, sehingga hasil panen meningkat, pendapatan petani bertambah, dan pada akhirnya dapat mewujudkan kemandirian pangan di daerah. BAZNAS berkomitmen untuk terus mendampingi dan memberikan dukungan kepada para petani melalui berbagai program berkelanjutan demi terciptanya masyarakat yang produktif dan sejahtera.
BERITA12/11/2025 | Humas
Sekolah Tani BAZNAS Edukasi Petani Jagang dalam Pengendalian Hama dan Pertanian Organik
Sekolah Tani BAZNAS Edukasi Petani Jagang dalam Pengendalian Hama dan Pertanian Organik
Blambangan Pagar, Lampung Utara – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali menggelar Sekolah Tani sebagai bagian dari program Lumbung Pangan. Kali ini, kegiatan diselenggarakan pada hari Selasa, 11 November 2025, bertempat di halaman rumah Bapak Musa, Gapoktan Harapan Maju, Desa Jagang, Kecamatan Blambangan Pagar. Sebanyak 30 penerima manfaat program lumbung pangan BAZNAS antusias mengikuti pelatihan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan di bidang pertanian. Sekolah Tani ini merupakan wujud nyata komitmen BAZNAS dalam mendukung kemandirian petani dan ketahanan pangan di tingkat lokal. Sesi pertama diawali dengan pemaparan materi oleh Bapak Harry Ramadhon. Beliau memberikan penjelasan mendalam mengenai Program Lumbung Pangan BAZNAS, yang dirancang untuk mendukung ketersediaan pangan dan kesejahteraan petani. Selain itu, Bapak Harry juga menekankan pentingnya Zakat Pertanian sebagai salah satu instrumen syariah untuk memajukan sektor pertanian dan memberdayakan masyarakat. Materi inti kemudian disampaikan oleh Bapak Sugeng Hendarto dari Pusat Pelatihan Pertanian Organik Terpadu (PPOT) Provinsi Lampung. Bapak Sugeng membimbing para petani dengan materi-materi krusial seperti pengendalian hama secara terpadu, metode menjaga ketahanan tanah menggunakan Biosaka, serta teknik pembuatan pestisida nabati, fungisida nabati, dan bakterisida nabati. Sesi ini tidak hanya diisi dengan teori, tetapi juga dilanjutkan dengan praktik langsung dan aplikasinya, sehingga peserta dapat memahami secara komprehensif cara mengimplementasikan pengetahuan tersebut di lahan pertanian mereka. Para peserta terlihat sangat aktif berpartisipasi dalam sesi praktik, menunjukkan semangat tinggi untuk menerapkan ilmu yang mereka peroleh. Melalui kegiatan ini, diharapkan para petani di Desa Jagang mampu mengadopsi praktik pertanian organik yang lebih ramah lingkungan, mengurangi ketergantungan pada bahan kimia berbahaya, serta meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen mereka. BAZNAS berharap Sekolah Tani ini dapat menjadi pemicu bagi peningkatan kesejahteraan petani dan keberlanjutan sektor pertanian di Blambangan Pagar, serta menginspirasi lebih banyak petani untuk menerapkan praktik pertanian yang inovatif dan bertanggung jawab.
BERITA12/11/2025 | Humas
PERKUAT TATA KELOLA BAZNAS LAMPUNG UTARA IKUTI PENGENDALIAN INTERNAL DAN AUDIT INTERNAL
PERKUAT TATA KELOLA BAZNAS LAMPUNG UTARA IKUTI PENGENDALIAN INTERNAL DAN AUDIT INTERNAL
Bandar Lampung, 28/10/2025 — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mengajak seluruh pihak mengoptimalkan pengelolaan zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat dan pengentasan kemiskinan. Hal ini disampaikannya saat memberikan sambutan pembukaan Sosialisasi Pengisian Indeks Zakat Nasional (IZN), Pengendalian Internal dan Audit Internal BAZNAS se-Provinsi Lampung yang digelar di Hotel Emersia. Acara dihadiri Koordinator Jabatan Fungsional Audit BAZNAS RI Iwan Ginda Harahap, Direktur Kajian dan Pengembangan BAZNAS RI Dr. Muhammad Hasbi Zaenal, Plt. Kepala Kanwil Kemenag Lampung H. Erwinto, S.Ag., M.Kom., Direktur Ekonomi Syariah dan BUMN Bappenas Rosy Wediawati, SE., M.Sc., M.Si., Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Drs. H. Iskandar Zulkarnain, M.H., serta pimpinan BAZNAS kabupaten/kota se-Lampung. BAZNAS Lampung Utara mengutur Wakil Ketua III Dadang Ishak Iskandar yang membidangi Perencanaan, Keuangan dan Laporan dan mengirimkan Pelaksana Harian Aini Puspitasari Sari. . Gubernur menegaskan zakat dapat menjadi kekuatan besar bagi kesejahteraan Lampung, terlebih dengan mayoritas penduduk muslim. Ia menyoroti potensi ekonomi umat yang belum tergarap optimal, di mana perputaran uang di Lampung mencapai Rp483 triliun per tahun, namun pengumpulan zakat masih sangat minim. karena itu, katanya, melalui tata kelola zakat yang transparan dan akuntabel, akan meningkatkan kepercayaan dan kesadaran masyarakat untuk menyalurkan zakat, infaq dan shodaqohnya melalui Baznas. Gubernur Rahmat Mirzani menegaskan agar penyaluran zakat tepat sasaran kepada masyarakat miskin dan miskin ekstrem yang di Provinsi Lmapung jumlahnya masih diatas 800 ribu jiwa. Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Iskandar Zulkarnain, melaporkan peningkatan signifikan penghimpunan zakat. Jika tahun lalu hanya Rp70 juta, kini rata-rata mencapai Rp500 juta per bulan atau Rp1,5 miliar sejak awal 2025. Ia juga menyampaikan penyaluran dana BAZNAS RI sebesar Rp479 juta untuk program lumbung pangan dan balai ternak di Lampung Utara, Pesawaran, Tulang Bawang, dan Lampung Timur. Pada Desember 2025, BAZNAS Lampung akan menggelar Rakorda dan mendorong pembentukan Unit Pengumpul Zakat Desa (UPZ) Desa. Baik jajaran pengurus Baznas Provinsi Lampung maupun seluruh peserta yang datang dari utusan 15 Baznas Kabupaten/kota sangat mengapresiasi kehadiran langsung Guibernur Rahmat Mirzani ditengah kesibukannya hadir langsung membuka acara. "Zakat menjadi alternatif utama pembiayaan pembangunan terutama pengentasan kemiskinan di tengah kondisi efisiensi keuangan pemerintah," ucap Gubernur. Gubernur menutup dengan ajakan kolaborasi seluruh elemen untuk menjadikan zakat sebagai gerakan sosial-ekonomi yang menghadirkan keadilan, kesejahteraan, dan kemandirian umat.
BERITA30/10/2025 | Humas
Bupati Lampung Utara Kick Off Program Lumbung Pangan Baznas Lampung Utara
Bupati Lampung Utara Kick Off Program Lumbung Pangan Baznas Lampung Utara
Kotabumi – Usai pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97, Bupati Lampung Utara secara resmi meluncurkan (kick off) Program Lumbung Pangan Baznas Lampung Utara, Selasa (28/10/2025), di Halaman Pemkab Lampung Utara. Program ini merupakan salah satu inovasi Baznas Kabupaten Lampung Utara dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya para petani. Lumbung Pangan Baznas Lampung Utara mencakup lahan seluas 67,25 hektare, melibatkan 3 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang tersebar di: Desa Tata Karya, Kecamatan Abung Surakarta, Desa Jagang, Kecamatan Blambangan, dan Desa Kembang Gading, Kecamatan Abung Selatan. Sebanyak 129 petani ikut terlibat langsung dalam pelaksanaan program ini. Melalui Lumbung Pangan Baznas, para petani akan mendapatkan bantuan sarana produksi pertanian, seperti benih, pupuk, dan pendampingan usaha tani. Dalam sambutannya, Bupati Lampung Utara mengapresiasi langkah Baznas yang terus berinovasi dalam menyalurkan zakat secara produktif dan berkelanjutan. “Program Lumbung Pangan ini diharapkan dapat membantu petani mengurangi beban pengeluaran untuk kebutuhan sarana produksi pertanian, sekaligus meningkatkan pendapatan mereka. Ini adalah bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah dan Baznas dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati. Sementara itu, pihak Baznas Lampung Utara menegaskan bahwa program ini menjadi bagian dari Zakat Produktif Pertanian, yang bertujuan menumbuhkan kemandirian pangan dan ekonomi umat di tingkat desa. ???? Mari bersama berzakat untuk pemberdayaan umat! Dukungan dari masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sangat berarti untuk melanjutkan berbagai program sosial dan ekonomi Baznas Lampung Utara. ???? Salurkan ZIS Anda melalui: BSI, Bank Lampung, dan Bank Syariah Kotabumi, atau secara digital melalui QRIS dan website: ???? https://kablampungutara.baznas.go.id/bayarzakat ? Baznas Lampung Utara — Amanah, Profesional, dan Bermanfaat untuk Umat.
BERITA29/10/2025 | Humas
Baznas Lampung Utara Salurkan Zakat Produktif untuk 50 Pelaku Usaha Mikro
Baznas Lampung Utara Salurkan Zakat Produktif untuk 50 Pelaku Usaha Mikro
Kotabumi – Dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lampung Utara menyalurkan zakat produktif bagi 50 pelaku usaha mikro di wilayah setempat. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis pada Upacara Peringatan Sumpah Pemuda, Selasa 28 Oktober 2025, di Halaman Pemkab Lampung Utara. Acara tersebut turut dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Lampung Utara Man Kodri, Kadisdukcapil Maryadi, dan Kadispora Martahan. Dari pihak Baznas Lampung Utara hadir Wakil Ketua I Harry Romadhon dan Wakil Ketua II Yudi Surono, yang secara langsung menyerahkan bantuan zakat produktif kepada para penerima manfaat. Usai penyerahan simbolis di Pemkab, kegiatan dilanjutkan di Halaman Stadion Sukung Kotabumi, di mana Baznas Lampung Utara membagikan bantuan usaha mikro secara langsung kepada 50 pelaku usaha dari berbagai kecamatan di Lampung Utara. Melalui program ini, Baznas berharap agar zakat produktif yang disalurkan dapat menumbuhkan kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil, serta menjadi modal pengembangan usaha agar semakin maju dan berdaya saing. “Semoga zakat produktif ini benar-benar dimanfaatkan dengan baik oleh para penerima, sehingga mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga,” ujar Wakil Ketua I Baznas Lampung Utara Harry Romadhon. Baznas Lampung Utara terus berkomitmen menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara tepat sasaran, transparan, dan berkelanjutan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. ???? Mari bersama peduli dan berbagi! Salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui Baznas Kabupaten Lampung Utara agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. ???? Melalui transfer ke rekening resmi Baznas Lampung Utara: BSI, Bank Lampung, Bank Syariah Kotabumi, atau melalui QRIS dan website: https://kablampungutara.baznas.go.id/bayarzakat ? Baznas Lampung Utara — Amanah, Profesional, dan Bermanfaat untuk Umat.
BERITA29/10/2025 | Humas
Semangat Hari Santri 2025: Baznas Salurkan Zakat Produktif untuk Santri Pelaku Usaha dan UMKM
Semangat Hari Santri 2025: Baznas Salurkan Zakat Produktif untuk Santri Pelaku Usaha dan UMKM
Bertepatan dengan Hari Santri Nasional Tahun 2025, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lampung Utara menyalurkan Zakat Produktif kepada 70 santri pelaku usaha dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Penyaluran zakat produktif ini secara simbolis dilaksanakan dalam sebuah acara yang dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Lampung Utara, Kepala Kantor Kemenag Lampung Utara, Pengurus Baznas Lampung Utara, tokoh masyarakat, dan para santri penerima manfaat di Kompleks Pondok Pesantren Al Salafy Miftahul Huda, Tata Karya, Abung Surakarta. Bantuan zakat produktif yang disalurkan bertujuan untuk menjadi tambahan modal usaha bagi para santri yang sudah merintis atau menjalankan usaha mikro. Langkah ini merupakan upaya nyata Baznas Lampung Utara untuk mentransformasikan zakat dari sekadar konsumtif menjadi produktif, yang diharapkan dapat memutus rantai kemiskinan secara mandiri. Ketua Baznas Lampung Utara, Budi Cipto Utomo, menyampaikan bahwa para santri tidak hanya dididik dalam ilmu agama, tetapi juga dibekali semangat kewirausahaan. "Melalui zakat produktif ini, kami berharap usaha-usaha mikro yang dijalankan oleh para santri dan pelaku UMKM dapat tumbuh, berkembang, dan menjadi pilar ekonomi keluarga dan komunitas. Mereka adalah motor penggerak ekonomi umat di masa depan," ujarnya. Total 70 penerima ini diseleksi berdasarkan potensi usaha dan komitmen mereka untuk mengembangkan usahanya. Diharapkan, dana zakat ini akan menjadi stimulus yang signifikan, memberikan dampak jangka panjang, dan menginspirasi santri lainnya untuk menjadi pribadi yang mandiri dan berdaya saing. Momentum Hari Santri Nasional Tahun 2025 di Lampung Utara ini menjadi bukti bahwa semangat keislaman dan kemandirian ekonomi berjalan beriringan, mewujudkan santri yang unggul, berakhlak, dan berdaya secara finansial.
BERITA22/10/2025 | Humas
BUPATI LAMPUNG UTARA SERAHKAN BANTUAN USAHA MIKRO BAZNAS
BUPATI LAMPUNG UTARA SERAHKAN BANTUAN USAHA MIKRO BAZNAS
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lampung Utara menyalurkan Zakat Produktif untuk 15 Pelaku Usaha Mikro. Penyerahan dilakukan Bupati Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, m.sI. Bertempat di Ruang Siger Pemda Lampung Utara. Dalam sambutannya, Bupati Lampung Utara memberikan apresiasi kepada Baznas Lampung Utara yang telah bekerja keras mengumpulkan dan menyalurkan amanah zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari para Muzaki. Bupati juga secara khusus mengimbau kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara untuk turut berpartisipasi aktif dalam gerakan zakat. "Saya mengajak seluruh ASN untuk menyisihkan sebagian dari penghasilannya dan menyerahkannya melalui Baznas Lampung Utara. Zakat yang kita keluarkan tidak akan mengurangi harta, justru akan membersihkan dan melipatgandakannya. Ini adalah wujud ketaatan kita sekaligus kontribusi nyata kita dalam membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan, terutama dalam mengembangkan usaha mikro," ujar Bupati. Acara yg dikemas dlm bentuk kerjasama SEHATI (Sinergi Kemanusiaan dan Administrasi Kependudukan Terintegrasi) antara Baznas Lampung Utara dan Disdukcapil Kab. Lampung Utara dihadiri oleh Kerua Baznas Lampung Iskandar Zulkarnaen, para kepala OPD dan Camat. Momentum ini menegaskan sinergi antara pemerintah daerah, Baznas, dan masyarakat dalam upaya pengentasan kemiskinan serta peningkatan kesejahteraan di Lampung Utara.
BERITA16/10/2025 | Humas
Baznas Bangun Dua Rumah Layak Huni di Desa Surakarta, Abung Timur
Baznas Bangun Dua Rumah Layak Huni di Desa Surakarta, Abung Timur
Lampung Utara, 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pembangunan Rumah Layak Huni Baznas bagi warga kurang mampu. Tahun 2025 ini, Baznas membangun dua unit rumah layak huni di Desa Surakarta, Kecamatan Abung Timur. Program ini dilaksanakan selama 9 minggu dengan melibatkan masyarakat setempat, pemerintah desa, dan Baznas Lampung Utara. Kedua penerima manfaat, Roni Saputra dan Saleh, merupakan warga yang telah lama tinggal di rumah tidak layak huni dan masuk dalam kategori prioritas penerima bantuan sosial. Ketua Baznas Lampung Utara, dalam keterangannya, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata dari pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) yang amanah dan tepat sasaran. “Alhamdulillah, berkat kepercayaan para muzaki dan donatur yang menyalurkan ZIS-nya melalui Baznas, kita bisa membantu dua keluarga di Desa Surakarta agar memiliki tempat tinggal yang lebih layak dan sehat. Kami juga beterima kasih atas kerjasama yang baik dengan anggota DPR RI Komisi VIII,” ujarnya. Selain membantu memperbaiki kualitas hidup warga, program ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Baznas terus berupaya agar lebih banyak rumah tidak layak huni di Lampung Utara yang dapat diperbaiki melalui dana zakat, infaq, dan sedekah. Melalui kesempatan ini, Baznas Lampung Utara mengajak seluruh masyarakat, ASN, pelaku usaha, dan dermawan untuk terus menyalurkan zakat, infaq, dan sedekahnya melalui Baznas. “Masih banyak saudara-saudara kita di Lampung Utara yang tinggal di rumah tidak layak huni dan membutuhkan uluran tangan kita semua. Mari bersama-sama wujudkan Lampung Utara yang lebih sejahtera melalui zakat, infaq, dan sedekah,” tambahnya. Pembangunan rumah layak huni ini menjadi bukti nyata bahwa zakat yang disalurkan melalui Baznas tidak hanya membantu mustahik secara ekonomi, tetapi juga menghadirkan keadilan sosial dan keberkahan bagi seluruh umat.
BERITA07/10/2025 | Humas
BAZNAS Lampung Utara Salurkan Zakat: Ringankan Beban Lansia Dhuafa dan Penderita Stroke
BAZNAS Lampung Utara Salurkan Zakat: Ringankan Beban Lansia Dhuafa dan Penderita Stroke
Kotabumi, [Tanggal hari ini] – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam menyalurkan amanah zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, bantuan disalurkan kepada dua warga dhuafa di Jl. Merpati Gg. Dara 3, Kelurahan Tanjung Aman, Kecamatan Kotabumi Selatan. Dua penerima manfaat tersebut adalah Nenek Siti (76 tahun), seorang lansia dhuafa yang hidup dengan keterbatasan ekonomi, dan Ibu Lisnaini (53 tahun), yang saat ini sedang menderita sakit stroke. Bantuan yang diberikan berupa santunan biaya hidup dan kebutuhan pokok yang diharapkan dapat meringankan beban Nenek Siti dan Ibu Lisnaini dalam menjalani kehidupan sehari-hari serta membantu biaya pengobatan Ibu Lisnaini. Wakil Ketua III BAZNAS Lampung Utara, Dadang Iskandar, menyampaikan bahwa penyaluran ini merupakan bentuk tanggung jawab BAZNAS sebagai pengelola dana ZIS untuk memastikan dana tersebut tepat sasaran, terutama kepada kelompok fakir dan miskin, seperti lansia dhuafa dan penderita penyakit kronis yang tidak mampu. “Ini adalah wujud kepedulian dari para Muzaki (pembayar zakat) yang dikelola oleh BAZNAS. Kami berharap bantuan ini menjadi penyemangat dan meringankan beban hidup Nenek Siti dan Ibu Lisnaini. Kesehatan dan kesejahteraan mereka adalah prioritas kami,” ujar Dadang Iskandar. Apresiasi untuk Sinergi Masyarakat dan Aparatur Dalam kesempatan ini, BAZNAS Lampung Utara juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas peran aktif dan sinergi yang terjalin baik di tingkat Kelurahan hingga warga masyarakat. Ucapan terima kasih secara khusus ditujukan kepada: Bapak Lurah Tanjung Aman atas dukungan dan fasilitasinya. Ketua RT setempat yang telah mengidentifikasi dan memvalidasi data mustahik dengan akurat. Babinkamtibmas yang turut mengawal dan memastikan proses penyaluran berjalan lancar dan aman. Warga Masyarakat di Jl. Merpati Gg. Dara 3 yang telah menunjukkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama. Sinergi antara BAZNAS, Pemerintah Kelurahan, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci suksesnya program penyaluran bantuan ini. Hal ini membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang kuat, penanggulangan kemiskinan dan perhatian terhadap kaum dhuafa dapat berjalan optimal. BAZNAS Lampung Utara mengajak seluruh umat Muslim di Lampung Utara untuk terus menunaikan zakatnya melalui lembaga resmi BAZNAS agar semakin banyak masyarakat dhuafa yang bisa merasakan manfaatnya. Salurkan melalui https://kablampungutara.baznas.go.id
BERITA02/10/2025 | Humas
Baznas Lampung Utara Luncurkan “Baznas Online” — Mudahkan Muzaki Menyalurkan Zakat, Infaq, dan Sedekah
Baznas Lampung Utara Luncurkan “Baznas Online” — Mudahkan Muzaki Menyalurkan Zakat, Infaq, dan Sedekah
Lampung Utara, 2025 — Dalam upaya meningkatkan pelayanan dan kemudahan bagi masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat, infaq, dan sedekah (ZIS), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lampung Utara resmi meluncurkan layanan digital “Baznas Online”. Layanan ini memungkinkan para muzaki dan calon muzaki untuk menyalurkan ZIS secara mudah, cepat, dan aman melalui berbagai saluran pembayaran digital, di antaranya: Transfer ke rekening Baznas Lampung Utara di BSI Norek 726993824, Bank Lampung Norek 3820301170699, dan Bank Syariah Kotabumi Norek 01101005294 . Pembayaran digital melalui QRIS. Akses langsung ke website resmi Baznas Lampung Utara di http://kablampungutara.baznas.go.id/bayarzakat. Wakil Ketua III Baznas Lampung Utara, Dadang Ishak Iskandar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peluncuran layanan ini merupakan langkah nyata dalam mendukung transformasi digital pengelolaan zakat di daerah. “Baznas Online hadir untuk mempermudah masyarakat yang ingin berzakat, berinfaq, dan bersedekah tanpa harus datang langsung ke kantor. Cukup melalui ponsel atau perangkat digital, semua bisa dilakukan dengan cepat dan transparan,” ujarnya. Melalui sistem ini, masyarakat juga dapat memantau berbagai program dan kegiatan Baznas Lampung Utara, termasuk laporan penyaluran dana ZIS kepada para mustahik. Dengan demikian, muzaki akan semakin yakin bahwa dana yang disalurkan benar-benar digunakan untuk kemaslahatan umat dan pemberdayaan masyarakat miskin di Lampung Utara. Baznas Lampung Utara mengajak seluruh masyarakat, ASN, pelaku usaha, dan kaum dermawan untuk memanfaatkan layanan Baznas Online sebagai sarana menunaikan kewajiban dan menebar keberkahan. “Mari bersama-sama kita wujudkan masyarakat Lampung Utara yang lebih sejahtera melalui zakat, infaq, dan sedekah. Dengan Baznas Online, berzakat kini semakin mudah dan penuh berkah,” tutupnya.
BERITA26/09/2025 | Humas
BAZNAS LAMPUNG UTARA BANTU KORBAN KEBAKARAN
BAZNAS LAMPUNG UTARA BANTU KORBAN KEBAKARAN
BAZNAS Lampung Utara menyalurkan zakat membantu korban kebakaran a.n. Sagiman, warga Dusun 3 Desa Bindu, Kecamatan Abung Kunang. Kondisi rumah Sagiman hampir seluruhnya habis terbakar, mengiyasakan tembok karena bangunan tersebut semi permanen. Tidak ada korban jiwa, hanya salah satu anggota keluarga Dahlan mengalami sedikit luka bakar. Bantuan diberikan Harry Romadhon (Waka I) dan Yudi Surono (Waka II) diterima langsung Sagiman dan isteri.
BERITA14/09/2025 | Humas
BAZNAS LU BANTU SISWA SMK
BAZNAS LU BANTU SISWA SMK
BAZNAS Lampung Utara kembali menyalurkan zakatnya membantu 24 siswa yang diserahkan Wakil Ketua II Yudi Surono dan Wakil Ketua III Dadang Ishak Iskandar bertempat di Kantor SMK Muhammadiyah Kotabumi disaksikan Kepala Sekolah Ibu Agustyanna, S.Pd. Salah satu bentuk kegiatan BAZNAS Lampung Utara dalam Program PELITA ZANNAH menurut Dadang Iskandar adalah Lampura Cerdas, yaitu kegiatan-kagiatan yang sasarannya adalah membantu anak-anak didik yang kurang mampu. Diharapkan ke depan BAZNAS Lampung Utara dapat juga memiliki program bea siswa bukan hanya untuk tingkat pendidikan dasar dan menengah, tapi juga pendidikan tinggi. Kepala Sekolah Ibu Agustyanna menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan BAZNAS Lampung Utara sehingga anak-anak didiknya yang kurang mampu dapat terbantu.
BERITA08/09/2025 | Humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Lampung Utara.

Lihat Daftar Rekening →