Masjid Agung Al Jami Kotabumi: Menanti Sentuhan dan Kebangkitan Kembali sebagai Pusat Syiar Islam
21/06/2026 | Penulis: Humas
Dokumentasi Baznas LU
Kotabumi – Di tengah hiruk-pikuk pusat perekonomian Kota Kotabumi, berdiri sebuah bangunan yang sarat sejarah dan menjadi saksi perjalanan perkembangan Islam di Kabupaten Lampung Utara, yakni Masjid Agung Al Jami' Kotabumi. Masjid yang selesai dibangun pada tahun 1972 ini merupakan salah satu aset Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara yang memiliki nilai historis dan strategis bagi masyarakat.
Berlokasi di jantung Kota Kotabumi, Masjid Agung Al Jami' dikelilingi berbagai pusat aktivitas masyarakat, seperti perkantoran Bank Mandiri, BRI, BCA, Mandiri Taspen, serta Pasar Kotabumi yang saat ini sedang dalam proses rehabilitasi. Posisi yang sangat strategis tersebut sejatinya menjadikan masjid ini sebagai pusat ibadah, dakwah, dan pemberdayaan umat yang ramai dikunjungi setiap hari.
Namun, seiring berjalannya waktu, kondisi Masjid Agung Al Jami' semakin memerlukan perhatian. Perawatan sarana dan prasarana yang belum optimal serta jumlah jamaah yang terus menyusut menjadi tantangan tersendiri. Padahal, masjid ini pernah menjadi pusat aktivitas keislaman yang sangat hidup di Lampung Utara.
Pada masa kejayaannya, sejumlah organisasi Islam menjadikan Masjid Agung Al Jami' sebagai pusat kegiatan dan perkantoran, di antaranya Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), Dewan Masjid Indonesia (DMI), hingga Badan Amil Zakat, Infaq dan Sedekah (BAZIS) yang kini berkembang menjadi BAZNAS. Dari masjid inilah berbagai kegiatan dakwah, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan umat pernah tumbuh dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Ketua BAZNAS Lampung Utara Budi Cipto Utomo berharap Masjid Agung Al Jami' dapat kembali menjadi pusat syiar Islam yang modern, inklusif, dan mampu menjawab kebutuhan umat di era saat ini. Dengan dukungan pemerintah daerah, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan Islam, dunia usaha, serta seluruh masyarakat, masjid ini memiliki peluang besar untuk bangkit dan kembali menjadi kebanggaan Lampung Utara.
"Masjid bukan hanya tempat menunaikan salat, tetapi juga pusat peradaban umat. Kita berharap Masjid Agung Al Jami' kembali hidup dengan berbagai kegiatan keagamaan, pendidikan, pembinaan generasi muda, dan pemberdayaan ekonomi umat," ujar Budi Cipto Utomo.
Momentum pembangunan dan revitalisasi kawasan pusat Kota Kotabumi, termasuk rehabilitasi Pasar Kotabumi, diharapkan menjadi peluang untuk menghidupkan kembali fungsi strategis Masjid Agung Al Jami'. Kehadiran para pegawai perbankan, pedagang, pelaku usaha, dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar masjid dapat menjadi kekuatan besar untuk memakmurkan rumah Allah tersebut.
Ketua BAZNAS Lampung Utara mengajak seluruh masyarakat khususnya warga Kotabumi para pegawai kantor pemerintah dan swasta untuk bersama-sama meramaikan Masjid Agung Al Jami' Kotabumi dengan memperbanyak salat berjamaah, mengikuti kajian keislaman, kegiatan sosial, serta mendukung upaya perbaikan dan pengembangan masjid. Dengan kebersamaan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat, Masjid Agung Al Jami' diharapkan dapat kembali menjadi ikon religius Kabupaten Lampung Utara sekaligus pusat syiar Islam yang modern, maju, dan membawa keberkahan bagi daerah.
Ustadz Dr. Sanusi Marzuki mengutarakan, Rosulullah meskipun sudah membangun Masjid Nabawi yang besar, namun dia tidak melupakan Masjid Quba yang pertama dibangunnya ketika berhijrah. "Setiap hari Sabtu Nabi Muhammad Saw selalu mengajak para sahabatnya untuk sholat berjamaah di Masjid Quba," ungkapnya. Ungkapan Ustadz Sanusi seolah mengingatkan meskipun sudah dibangun Islamic Center tapi Masjid Jami' jangan dilupakan apalagi ditinggalkan.
Ketua DMI Lampura, Ahmad Shaybani dan Ketua PDM Ahmad Junaidi sepakat, sesuai dengan keinginan Bupati Hamartoni Ahadis untuk menggiatkan kembali aktifitas Masjid Jami' akan dilakukan restrukturisasi pengurus DKM Masjid Agung Al Jami' Kotabumi dan berkoordinasi dengan Bagian Kesra. Selanjutnya akan disusun rencana kegiatan dan kajian rutin ke-Islam-an seperti tausiyah singkat (kultum) pada waktu atau saat jamaah masjid cukup ramai.
"Dan sesungguhnya yang memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir..." (QS. At-Taubah: 18).
Mari bersama memakmurkan Masjid Agung Al Jami' Kotabumi, menjaga warisan sejarah, dan menghidupkan kembali pusat syiar Islam kebanggaan Lampung Utara.
Berita Lainnya
BAZNAS Lampung Utara Berpartisipasi dalam Acara Ponpes Daarul Khair Kotabumi
BAZNAS Lampung Utara Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Disabilitas di Penagan Ratu
Optimalkan Syiar Islam, Bupati Lampung Utara Minta Safari Subuh Diperluas dan Dorong Baznas Aktifkan Masjid Jami Kotabumi
BAZNAS Lampung Utara Salurkan Bantuan Biaya Pengobatan untuk Warga yang Berjuang Melawan Penyakit
BAZNAS Lampung Utara Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Buruh Tani di Desa Surakarta
Jelang Idul Fitri 1447 H, Baznas Lampung Utara Salurkan 300 Paket Sembako untuk Mustahik
Program Rumah Layak Huni BAZNAS Lampung Utara Hadirkan Harapan bagi Keluarga Dhuafa
Asa di Tengah Keterbatasan: Baznas Lampung Utara Pastikan Mutiara dan Saskia Tetap Sekolah
Lebaran Yatim dan Peduli Penyandang Disabilitas 1448 H, BAZNAS Lampung Utara Siapkan Kolaborasi Bersama Lembaga Zakat
BAZNAS Lampung Utara Salurkan Bantuan Kesehatan untuk Fania, Bocah Pejuang Epilepsy
Rumah Ditinggal Mudik Ludes Terbakar, Baznas Lampung Utara Bergerak Cepat Salurkan Bantuan
Kemenhaj Dukung Tata Kelola Dam oleh BAZNAS, Jemaah Haji Bisa Bayar di Tanah Air
Dari Tangan di Bawah Menjadi Tangan di Atas: 129 Petani Lumbung Pangan BAZNAS Lampung Utara Tunaikan Zakat Pertanian
Sinergi Tekan Kemiskinan Ekstrem: BAZNAS Lampung Utara Paparkan Program Terpadu "Pelita Zannah" di Forum Bappeda
BAZNAS LAMPUNG UTARA DORONG KEMANDIRIAN EKONOMI LEWAT PROGRAM LUMBUNG PANGAN HORTIKULTURA

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Lampung Utara.
Lihat Daftar Rekening →