WhatsApp Icon
Tunjukkan Keteladanan, Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis Serahkan Zakat Penghasilan melalui BAZNAS

KOTABUMI – Langkah nyata dalam menunjukkan keteladanan sebagai seorang pemimpin ditunjukkan oleh Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis. Pada Selasa (14/07/2026), Bupati secara resmi menyerahkan zakat penghasilan pribadinya langsung melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Utara. Prosesi penyerahan zakat yang berlangsung khidmat ini digelar di rumah dinas Bupati.

Langkah ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban pribadi sebagai seorang Muslim, melainkan juga instrumen penggerak bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), pejabat daerah, pelaku usaha, hingga masyarakat luas di Lampung Utara. Melalui momentum ini, Bupati berharap kesadaran akan pentingnya berzakat melalui lembaga resmi penyeleksi dan penyalur zakat pemerintah dapat semakin meningkat pesat demi kemaslahatan umat.

Wujud Ketaatan dan Keteladanan Pemimpin

Sebagai kepala daerah, Hamartoni Ahadis menekankan bahwa penyerahan zakat penghasilan ini merupakan bentuk ketaatan mutlak kepada perintah Allah SWT sekaligus wujud kepedulian sosial terhadap sesama. Beliau menginginkan tindakan nyata ini dapat menjadi stimulus moral bagi para pejabat publik dan ASN di Lampung Utara agar segera membersihkan hartanya melalui zakat.

"Zakat adalah kewajiban yang tidak boleh kita abaikan sebagai umat Muslim yang diberikan kelebihan rezeki. Hari ini, saya menyerahkan zakat penghasilan saya secara langsung melalui BAZNAS Lampung Utara. Saya berharap langkah kecil ini dapat memicu dan menginspirasi seluruh ASN, para pejabat di lingkungan Pemkab Lampung Utara, pelaku usaha, hingga masyarakat yang sudah memenuhi syarat muzaki (wajib zakat) untuk segera menyusul," ujar Bupati Hamartoni usai menyerahkan zakatnya.

Bupati juga menegaskan pentingnya mempercayakan pengelolaan dana umat ini kepada lembaga yang memiliki legalitas dan profesionalisme tinggi.

"Saya mengajak seluruh masyarakat dan ASN di Lampung Utara untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) mereka melalui BAZNAS Lampung Utara. Kita tidak perlu ragu, karena BAZNAS dikelola secara amanah, profesional, transparan, dan akuntabel. Pendistribusiannya pun terukur dan memberikan manfaat yang nyata serta langsung menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan," tambahnya secara lugas.

Apresiasi Tinggi dari BAZNAS Lampung Utara

Ketua BAZNAS Kabupaten Lampung Utara, Budi Cipto Utomo, menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas keteladanan yang ditunjukkan oleh orang nomor satu di Lampung Utara tersebut. Menurutnya, langkah Bupati Hamartoni merupakan dorongan moral yang luar biasa bagi penguatan gerakan zakat di wilayah berjuluk Bumi Ragam Tunas Lampung ini.

"Kami sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati Hamartoni Ahadis atas kepercayaan dan keteladanannya. Pemimpin yang mengawali gerakan zakat dengan dirinya sendiri adalah contoh terbaik. Hal ini tentu akan meningkatkan kepercayaan  publik terhadap BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat resmi pemerintah," ungkap Ketua BAZNAS Lampung Utara.

Lebih lanjut, Ketua BAZNAS menjelaskan bahwa seluruh dana zakat, infak, dan sedekah yang terhimpun akan dikelola secara profesional sesuai syariat dan regulasi yang berlaku. Dana tersebut nantinya didistribusikan secara merata kepada delapan golongan penerima zakat (asnaf) melalui berbagai program unggulan BAZNAS Lampung Utara, yang meliputi:

  • Lampura Taqwa: Program bantuan untuk bidang keagamaan, pembinaan dai, bantuan sarana ibadah, dan syiar Islam.
  • Lampura Sehat: Bantuan layanan kesehatan bagi keluarga kurang mampu yang kesulitan mengakses pengobatan.
  • Lampura Cerdas: Pemberian beasiswa pendidikan bagi siswa dan mahasiswa berprestasi dari keluarga prasejahtera agar terhindar dari putus sekolah.
  • Lampura Makmur: Program pemberdayaan ekonomi umat melalui pemberian modal usaha mandiri dan pendampingan UMKM.
  • Lampura Peduli: Program respons cepat darurat bencana dan bantuan kemanusiaan langsung bagi masyarakat yang tertimpa musibah.

Selain kelima program tersebut, BAZNAS Lampung Utara juga menggulirkan program akselerasi pengentasan kemiskinan ekstrem, yaitu PELITA ZANNAH (Program Eliminasi Kemiskinan melalui Zakat, Infak, dan Sedekah). Program ini dirancang khusus untuk mengintegrasikan bantuan modal usaha, pembinaan spiritual, dan pemenuhan kebutuhan dasar mustahik secara komprehensif agar mereka dapat mandiri secara finansial.

Mengubah Mustahik Menjadi Muzaki

BAZNAS Lampung Utara berkomitmen agar dana zakat yang dihimpun tidak hanya bersifat konsumtif atau sekali habis, melainkan diarahkan pada program-program produktif. Penyaluran zakat produktif difokuskan untuk membantu pengentasan kemiskinan secara struktural, pemberdayaan ekonomi mustahik (penerima zakat), peningkatan kualitas pendidikan, jaminan kesehatan, bantuan kemanusiaan, serta kegiatan dakwah yang menyasar wilayah-wilayah pelosok.

Dengan pendekatan produktif ini, BAZNAS berupaya merubah status penerima zakat (mustahik) agar kelak di masa depan bisa mandiri dan naik kelas menjadi pembayar zakat (muzaki).

Harapan untuk Kesejahteraan Lampung Utara

Menutup rangkaian kegiatan tersebut, BAZNAS Lampung Utara menaruh harapan besar agar sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga amil zakat terus terjalin erat. Dengan adanya teladan dari Bupati Hamartoni Ahadis, diharapkan kesadaran berzakat di kalangan ASN dan masyarakat umum di Kabupaten Lampung Utara mengalami lompatan yang signifikan. Setelah menyerahkan zakat, pimpinan langsung memperoses dan menyerahkan bukti pembayaran zakat kepada Bupati Hamartoni.

Semakin banyak muzaki yang mempercayakan penyaluran zakatnya melalui BAZNAS Lampung Utara, maka akan semakin besar pula daya jangkau dan manfaat yang dapat disebarluaskan. Dengan demikian, zakat benar-benar hadir sebagai solusi konkret dalam menekan angka kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan, dan mewujudkan Kabupaten Lampung Utara yang maju, agamis, dan sejahtera.

14/07/2026 | Kontributor: Humas
Lebaran Yatim dan Disabilitas 1448 H, BAZNAS Lampung Utara Salurkan Santunan dan Berbagai Program Pemberdayaan Mustahik

Kotabumi – BAZNAS Lampung Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan melalui kegiatan Lebaran Yatim dan Disabilitas Tahun 1448 H/2026 M. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Agung Al Jami' Kotabumi ini menjadi momentum berbagi kasih sayang sekaligus memperkuat semangat kepedulian sosial di bulan Muharram.

Acara dihadiri oleh Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis, unsur Forkopimda, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Iskandar Zulkarnaen, Ketua BAZNAS Lampung Utara Budi Cipto Utomo, para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, Camat Kotabumi, Lurah Cempedak, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para muzaki dan mustahik.

Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Lampung Utara menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, meliputi santunan kepada 52 anak yatim dhuafa, bantuan 5 unit kursi roda bagi penyandang disabilitas, bantuan Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) kepada 3 mustahik, serta penyerahan santunan Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris (alm.) Ustadz M. Effendi, marbot Masjid Al Amin Sukajadi, Bumi Raya.

Dalam sambutannya, Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BAZNAS Lampung Utara atas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang dinilai profesional, amanah, serta tepat sasaran. Menurutnya, berbagai program yang dijalankan BAZNAS telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi bagian penting dalam mendukung program pembangunan serta pengentasan kemiskinan di Kabupaten Lampung Utara.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Lampung Utara. Secara khusus, beliau menekankan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara agar menyalurkan ZIS melalui BAZNAS sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama sekaligus memperkuat penghimpunan dana umat untuk kemaslahatan masyarakat.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Iskandar Zulkarnaen, menyampaikan bahwa BAZNAS Provinsi Lampung akan terus memperkuat sinergi dengan BAZNAS kabupaten/kota. Ia menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dukungan kepada daerah melalui berbagai program yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun di tingkat provinsi sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Ketua BAZNAS Lampung Utara, Budi Cipto Utomo, dalam laporannya menyampaikan bahwa hingga Juni 2026, penghimpunan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di BAZNAS Lampung Utara telah mencapai Rp659.729.400,-, sedangkan penyaluran kepada para mustahik telah terealisasi sebesar Rp377.416.800,-. Dana tersebut disalurkan melalui berbagai program unggulan BAZNAS di bidang kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, dakwah, dan sosial keagamaan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzaki, para ASN, masyarakat, dunia usaha, serta seluruh pihak yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Lampung Utara. Kepercayaan ini menjadi amanah bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan dan memastikan setiap dana yang dihimpun dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi mustahik," ujar Budi Cipto Utomo.

Melalui kegiatan Lebaran Yatim dan Disabilitas ini, BAZNAS Lampung Utara berharap dapat menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim, penyandang disabilitas, dan keluarga mustahik, sekaligus mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus memperkuat budaya berbagi. Dengan semakin meningkatnya penghimpunan zakat, infak, dan sedekah, diharapkan semakin banyak masyarakat yang dapat diberdayakan sehingga cita-cita mewujudkan kesejahteraan umat dan mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Lampung Utara dapat tercapai secara berkelanjutan.

08/07/2026 | Kontributor: Humas
Program Rumah Layak Huni BAZNAS: Menghadirkan Harapan bagi Warga Kurang Mampu

Kotabumi – Rumah bukan sekadar tempat berteduh, tetapi juga menjadi fondasi bagi terciptanya kehidupan yang sehat, aman, dan bermartabat. Namun, hingga saat ini masih banyak warga di Kabupaten Lampung Utara yang hidup di bawah garis kemiskinan dan menempati rumah yang tidak layak huni. Kondisi bangunan yang rapuh, atap bocor, lantai tanah, hingga minimnya fasilitas dasar menjadi realitas yang harus dihadapi sebagian masyarakat setiap hari.

Sebagai wujud kepedulian terhadap mustahik dan masyarakat kurang mampu, BAZNAS Lampung Utara terus menjalankan Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Program ini bertujuan membantu masyarakat miskin agar dapat tinggal di rumah yang lebih aman, sehat, dan nyaman sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup mereka.

Ketua Baznas Lampung Utara, Budi Cipto Utomo menjelaskan, pada Tahun 2025, BAZNAS Lampung Utara telah berhasil merealisasikan pembangunan dan rehabilitasi 2 unit rumah layak huni bagi keluarga penerima manfaat kolaborasi dengan Baznas RI. Sementara itu, pada Tahun 2026, BAZNAS Lampung Utara menargetkan pembangunan dan rehabilitasi 5 unit rumah layak huni, di mana 2 unit di antaranya akan segera direalisasikan melalui kolaborasi antara BAZNAS Lampung Utara dan BAZNAS Provinsi Lampung.

Program Rumah Layak Huni BAZNAS mencakup berbagai bentuk perbaikan dan peningkatan kualitas hunian, antara lain:

1. Perbaikan struktur bangunan rumah yang mengalami kerusakan berat maupun sedang.
2. Peningkatan kualitas lantai, dinding, dan atap rumah.
3. Penyediaan fasilitas dasar rumah layak huni.
4. Peningkatan kesehatan, keamanan, dan kenyamanan lingkungan tempat tinggal penerima manfaat.

Budi Cipto Utomo melanjutkan bahwa kebutuhan bantuan rumah layak huni masih sangat besar dibandingkan dengan kemampuan pendanaan yang tersedia saat in. Oleh karena itu, dukungan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan agar lebih banyak keluarga miskin dapat merasakan manfaat program ini.

"Setiap zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan melalui BAZNAS tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan konsumtif mustahik, tetapi juga menjadi investasi sosial yang mampu mengubah kualitas hidup keluarga penerima manfaat dalam jangka panjang. Rumah yang layak akan memberikan rasa aman, meningkatkan kesehatan keluarga, dan menjadi tempat tumbuh kembang yang baik bagi anak-anak," ujarnya Budi Cipto Utomo.

BAZNAS Lampung Utara mengajak para muzakki, dermawan, dan masyarakat luas untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS guna mendukung keberlanjutan Program Rumah Layak Huni. Setiap kontribusi yang diberikan akan menjadi amal jariyah yang manfaatnya terus dirasakan oleh penerima bantuan.

Selain itu, BAZNAS Lampung Utara juga mengundang BUMN, BUMD, perbankan, serta dunia usaha untuk berpartisipasi melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kolaborasi antara lembaga zakat, pemerintah, dan dunia usaha diyakini akan mempercepat pengentasan kemiskinan serta memperluas jangkauan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Melalui semangat gotong royong dan kepedulian bersama, Program Rumah Layak Huni BAZNAS diharapkan dapat menjadi salah satu solusi nyata dalam menghadirkan hunian yang lebih layak, sehat, dan bermartabat bagi masyarakat Lampung Utara. Zakat, Infak, Sedekah dan donasi dapat di salurkan ke Rekening Baznas Lampung Utara:

BSI     : 7269938824

Bank Lampung : 3820301170699

Bank Syariah Kotabumi : 01101005294

Bank BNI  : 2918191817

CIMB Niaga Syariah : 860008928800

Mari bersama BAZNAS Lampung Utara membangun harapan, menghadirkan hunian yang layak, dan mewujudkan kehidupan yang lebih sejahtera bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Karena rumah yang layak adalah hak setiap keluarga Indonesia. ????????

Tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda melalui BAZNAS Lampung Utara. Bersama, kita bangun rumah, bangun harapan, dan bangun masa depan.

24/06/2026 | Kontributor: Humas
Lebaran Yatim dan Peduli Penyandang Disabilitas 1448 H, BAZNAS Lampung Utara Siapkan Kolaborasi Bersama Lembaga Zakat

Kotabumi – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Utara akan berpartisipasi dalam pelaksanaan Lebaran Yatim dan Peduli Penyandang Disabilitas Tahun 1448 Hijriah, sebuah gerakan kepedulian nasional yang bertujuan menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan penyandang disabilitas melalui berbagai program santunan, pendidikan, serta pemberdayaan.

Kegiatan ini akan dilaksanakan secara kolaboratif bersama berbagai Lembaga Amil Zakat (LAZ), organisasi sosial keagamaan, dan para pemangku kepentingan lainnya di bawah koordinasi Kementerian Agama Kabupaten Lampung Utara. Melalui sinergi tersebut diharapkan semakin banyak anak yatim dan penyandang disabilitas yang merasakan manfaat serta perhatian dari masyarakat.

Secara nasional, pencanangan dan pelaksanaan Lebaran Yatim dan Peduli Penyandang Disabilitas Tahun 1448 H akan dilaksanakan secara serentak pada Kamis, 25 Juni 2026 bertepatan dengan 10 Muharam 1448 Hijriah. Kegiatan pusat direncanakan berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi Kementerian Agama RI, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, dan Masjid Istiqlal Jakarta, yang akan menjadi momentum penguatan gerakan kepedulian terhadap anak yatim dan penyandang disabilitas di seluruh Indonesia.

Ketua BAZNAS Kabupaten Lampung Utara menyampaikan bahwa momentum 10 Muharam yang dikenal sebagai Hari Raya Anak Yatim hendaknya menjadi pengingat bagi seluruh umat Islam untuk meningkatkan kepedulian sosial, khususnya terhadap anak-anak yatim yang membutuhkan dukungan pendidikan dan pembinaan untuk meraih masa depan yang lebih baik.

"Anak yatim adalah amanah umat. Mereka membutuhkan perhatian, kasih sayang, serta dukungan pendidikan yang berkelanjutan. Begitu pula penyandang disabilitas yang memerlukan akses dan kesempatan yang setara untuk berkembang. Melalui program ini, kita ingin menghadirkan kebahagiaan sekaligus memperkuat semangat inklusi sosial," ujarnya.

Pada peringatan tahun ini, BAZNAS Lampung Utara akan menggalang dukungan masyarakat melalui zakat, infak, sedekah, dan donasi kemanusiaan yang akan disalurkan untuk berbagai kebutuhan, antara lain bantuan pendidikan anak yatim, perlengkapan sekolah, santunan, bantuan sosial bagi penyandang disabilitas, serta program pemberdayaan yang mendukung kemandirian mereka.

BAZNAS Lampung Utara mengajak seluruh masyarakat, aparatur sipil negara, pelaku usaha, perbankan, lembaga pendidikan, serta para dermawan untuk bersama-sama menyukseskan gerakan Lebaran Yatim dan Peduli Penyandang Disabilitas 1448 H. Setiap bantuan yang diberikan akan menjadi investasi kebaikan yang membantu mewujudkan masa depan yang lebih cerah bagi mereka yang membutuhkan. Untuk kebutuhan santunan bagi Yatim Disabilitas, dapat disalurkan ke Rekening Baznas Lampung Utara, yaitu:

1. BSI (7269938824),

2. Bank Lampung (3820301170699),

3. Bank Syariah Kotabumi (01101005294),

4. BNI (2918191817),

5. CIMB Niaga Syariah (860008928800)

Untuk informasi lebih lanjut dan konfirmasi dapat mengubungi Call Center Baznas Lampung Utara: 082280808049.

Mari jadikan 10 Muharam 1448 H sebagai momentum berbagi kebahagiaan, menguatkan harapan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap anak yatim serta penyandang disabilitas. Dengan kebersamaan dan gotong royong, kita dapat menghadirkan lebih banyak senyum, harapan, dan kesempatan bagi generasi penerus bangsa.

 

"Muliakan Yatim, Peduli Disabilitas, Tebarkan Kebaikan untuk Indonesia yang Lebih Berdaya."

24/06/2026 | Kontributor: Humas
Masjid Agung Al Jami Kotabumi: Menanti Sentuhan dan Kebangkitan Kembali sebagai Pusat Syiar Islam

Kotabumi – Di tengah hiruk-pikuk pusat perekonomian Kota Kotabumi, berdiri sebuah bangunan yang sarat sejarah dan menjadi saksi perjalanan perkembangan Islam di Kabupaten Lampung Utara, yakni Masjid Agung Al Jami' Kotabumi. Masjid yang selesai dibangun pada tahun 1972 ini merupakan salah satu aset Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara yang memiliki nilai historis dan strategis bagi masyarakat.

Berlokasi di jantung Kota Kotabumi, Masjid Agung Al Jami' dikelilingi berbagai pusat aktivitas masyarakat, seperti perkantoran Bank Mandiri, BRI, BCA, Mandiri Taspen, serta Pasar Kotabumi yang saat ini sedang dalam proses rehabilitasi. Posisi yang sangat strategis tersebut sejatinya menjadikan masjid ini sebagai pusat ibadah, dakwah, dan pemberdayaan umat yang ramai dikunjungi setiap hari.

Namun, seiring berjalannya waktu, kondisi Masjid Agung Al Jami' semakin memerlukan perhatian. Perawatan sarana dan prasarana yang belum optimal serta jumlah jamaah yang terus menyusut menjadi tantangan tersendiri. Padahal, masjid ini pernah menjadi pusat aktivitas keislaman yang sangat hidup di Lampung Utara.

Pada masa kejayaannya, sejumlah organisasi Islam menjadikan Masjid Agung Al Jami' sebagai pusat kegiatan dan perkantoran, di antaranya Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), Dewan Masjid Indonesia (DMI), hingga Badan Amil Zakat, Infaq dan Sedekah (BAZIS) yang kini berkembang menjadi BAZNAS. Dari masjid inilah berbagai kegiatan dakwah, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan umat pernah tumbuh dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Ketua BAZNAS Lampung Utara Budi Cipto Utomo berharap Masjid Agung Al Jami' dapat kembali menjadi pusat syiar Islam yang modern, inklusif, dan mampu menjawab kebutuhan umat di era saat ini. Dengan dukungan pemerintah daerah, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan Islam, dunia usaha, serta seluruh masyarakat, masjid ini memiliki peluang besar untuk bangkit dan kembali menjadi kebanggaan Lampung Utara.

"Masjid bukan hanya tempat menunaikan salat, tetapi juga pusat peradaban umat. Kita berharap Masjid Agung Al Jami' kembali hidup dengan berbagai kegiatan keagamaan, pendidikan, pembinaan generasi muda, dan pemberdayaan ekonomi umat," ujar Budi Cipto Utomo. 

Momentum pembangunan dan revitalisasi kawasan pusat Kota Kotabumi, termasuk rehabilitasi Pasar Kotabumi, diharapkan menjadi peluang untuk menghidupkan kembali fungsi strategis Masjid Agung Al Jami'. Kehadiran para pegawai perbankan, pedagang, pelaku usaha, dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar masjid dapat menjadi kekuatan besar untuk memakmurkan rumah Allah tersebut.

Ketua BAZNAS Lampung Utara mengajak seluruh masyarakat khususnya warga Kotabumi para pegawai kantor pemerintah dan swasta untuk bersama-sama meramaikan Masjid Agung Al Jami' Kotabumi dengan memperbanyak salat berjamaah, mengikuti kajian keislaman, kegiatan sosial, serta mendukung upaya perbaikan dan pengembangan masjid. Dengan kebersamaan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat, Masjid Agung Al Jami' diharapkan dapat kembali menjadi ikon religius Kabupaten Lampung Utara sekaligus pusat syiar Islam yang modern, maju, dan membawa keberkahan bagi daerah.

Ustadz Dr. Sanusi Marzuki mengutarakan, Rosulullah meskipun sudah membangun Masjid Nabawi yang besar, namun dia tidak melupakan Masjid Quba yang pertama dibangunnya ketika berhijrah. "Setiap hari Sabtu Nabi Muhammad Saw selalu mengajak para sahabatnya untuk sholat berjamaah di Masjid Quba," ungkapnya.  Ungkapan Ustadz Sanusi seolah mengingatkan meskipun sudah dibangun Islamic Center tapi Masjid Jami' jangan dilupakan apalagi ditinggalkan.

Ketua DMI Lampura, Ahmad Shaybani dan Ketua PDM Ahmad Junaidi sepakat, sesuai dengan keinginan Bupati Hamartoni Ahadis untuk menggiatkan kembali aktifitas Masjid Jami' akan dilakukan restrukturisasi pengurus DKM Masjid Agung Al Jami' Kotabumi dan berkoordinasi dengan Bagian Kesra. Selanjutnya akan disusun rencana kegiatan dan kajian rutin ke-Islam-an seperti tausiyah singkat (kultum) pada waktu atau saat jamaah masjid cukup ramai.  

"Dan sesungguhnya yang memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir..." (QS. At-Taubah: 18).

Mari bersama memakmurkan Masjid Agung Al Jami' Kotabumi, menjaga warisan sejarah, dan menghidupkan kembali pusat syiar Islam kebanggaan Lampung Utara.

21/06/2026 | Kontributor: Humas

Berita Terbaru

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Lampung Utara.

Lihat Daftar Rekening →